Rekan Rudi,
Sebaiknya dalam dialog (panel) di TV, hadir juga Made Budi yang dari
Univ. Cendrawasih tersebut. Jadi, Made Budi harus dikontak dulu.
Apakah Rudi bisa bantu agar teman-teman di TV kontak Made Budi?
Idealnya, yang terlibat dalam dialog tersebut adalah: Made Budi, BPOM,
Pak Zubairi (dari IAS-nya Indonesia), mungkin perlu juga teman yang dari
Litbangkes. Bisa juga ditambah satu orang dari KPA.
Fokus diskusinya dibatasi hanya "APAKAH BETUL BUAH MERAH MENYEMBUHKAN
AIDS?"
Setelah kontak Made Budi, kemudian dikontak BPOM, Pak Zubairi,
Litbangkes.
Karena tujuan kita agar masyarakat awam tidak bingung, maka sebelum
dialog di TV (live), ada baiknya kita diskusi dulu dengan Made Budi.
Ada ide lain?
Salam,
Wirawan
KPAD Bali
Rudi Nuriadi wrote:
>
> Prof Wirawan, Prof Zubairi, Pak Suharto, Bu Naf dan kawan-kawan
> sekalian.
>
> Tampaknya kita perlu cepat bertindak sebelum segalanya serba
> terlambat. Memang sudah makin banyak kawan-kawan yang mulai
> meninggalkan ARV dan beralih ke minuman supplemen tersebut. Hal ini
> dikarenakan daya tarik iklan dan meluasnya ketersediaan di pasar
> dengan harga yang lebih terjangkau (ada beberapa merk yang didatangkan
> secara bulky lalu diecer dalam botol dengan volume yang lebih kecil
> tanpa quality assurance yang jelas).
>
> Saya usulkan agar kawan-kawan di Penebar Swadaya (penerbit Majalah
> Trubus) juga bisa ikut berkontribusi dalam mensponsori pertemuan /
> dialog terbuka semacam itu. Bagaimana Bu Yustina cs?
>
> Saya coba advokasi beberapa kawan di televisi.
>
> Salam dan hormat saya,
> Rudi
>
>
> "Dr. D.N. Wirawan" <ykpdps@...> wrote:
>
> Pak Zubairi, Pak Suharto dan Bu Naf,
>
> Usul saya, agar tidak terus-terusan terjadi disinformasi,
> ada baiknya
> segera dilakukan diskusi/dialog dengan teman kita yang dari
> Universitas
> Cendrawasih di depan publik (TV). Setelah itu, dilanjutkan
> dengan
> konferensi pers dengan media cetak dan elektronik.
>
> Peserta dialog (4-5 orang): misalnya dr. Kartono M, Pak
> Zubairi, Pak
> Samsu, BPOM, dan teman kita yang dari Universitas
> Cendrawasih.
>
> Karena ini berkaitan dengan program penanggulangan AIDS,
> saya rasa KPA
> yang mempunyai tanggung jawab moral untuk memfasilitasinya.
> Dana untuk
> biaya transport, dll dari teman yang dari Papua bisa
> dicarikan pada
> donor agency. Pasti dapat. Kalau tidak dapat, KPAD Bali
> bersedia urunan
> (langsung saja telepon atau e-mail saya).
>
> Biaya untuk TV, mungkin tidak perlu bayar, bahkan mereka
> mungkin amat
> tertarik mendialogkan hal ini. Karena isunya hangat,
> biasanya banyak
> iklan yang mendaftar.
>
> Saya khawatir, jangan-jangan teman kita yang dari Univ.
> Cendrawasih
> tidak pernah mengatakan bahwa buah merah bisa menyembuhkan
> AIDS, tetapi
> media yang mengatakan demikian.
>
> Dialognya secara ilmiah, karena yang dari Univ. Cendrawasih
> juga seorang
> ilmuwan. Saya kira dia pasti mau. Kalau informasinya bisa
> langsung dari
> dia, kemungkinan masyarakat akan lebih percaya.
>
> Di Thailand, beberapa tahun yang lalu juga pernah terhadi
> hal seperti
> ini. Waktu itu, puluhan ribu pasien AIDS memakai obat
> tradisional disana
> yang dikatakan mirip seperti buah merah di Indonesia. Lalu
> pemerintahnya
> melaksanakan dialog dan ditayangkan langsung ke publik.
>
> Ini perlu segera dilaksanakan. Di Bali saya lihat banyak
> apotik dan toko
> obat pasang spanduk untuk promosi buah merah. Saya sangat
> khawatir apa
> yang dikatakan Pak Zubairi dan yang terjadi di Thailand
> terjadi juga di
> negara kita. Sebenarnya sudah terjadi, tetapi mungkin belum
> ribuan kasus
> meninggal karena mereka menghentikan ARV dan beralih ke buah
> merah.
>
> Ada ide lain?
>
> Salam,
> Wirawan
> KPAD Bali
>
> zubairi djoerban wrote:
> >
> > Teman-teman Yth.,
> >
> > Di lapangan yang kami hadapi sbb.: akibat
> > disinformasi, beberapa pasien kanker dan AIDS
> > menghentikan pengobatan dan menggantinya dg buah merah
> > Pasien2 tsb kemudian meninggal.
> >
> > Kewajiban siapa melindungi masyarakat, thd info medik
> > yang salah, juga ttg terapi urine, susu kuda liar dsb?
> > Ya kita kewajiban kita semua. Tentu silahkan saja
> > kalau ada yg ingin menggali potensi obat tradisional /
> > nasional, namun dg cara yang benar.
> >
> > Buah merah seperti juga tomat mengandung anti oksidan.
> > Antioksidan melindungi sel dari kerusakan akibat
> > molekul tidak stabil yg disebut radikal bebas
> > Penelitian lab dan binatang menunjukkan antioksidan
> > mencegah kerusakan sel oleh radikal bebas, namun uji
> > klinik tidak konsisten.
> >
> > (beta karoten, lycopene, vitamins C, E, and A
> > Antioksidan terdapat pada makanan yang mengandung
> > sayur dan buah: tomat, mangga, wortel, bayem, jeruk,
> > jambu, semangka, papaya, kacang)
> >
> > Kombinasi beta carotene dan vitamin A tidak ada
> > gunanya buat perokok. Bahkan menyebabkan peningkatan
> > insiden kanker paru dan peningkatan insiden kematian
> > akibat penyakit kardiovaskular dan cardiovascular
> > disease) Journal of the National Cancer Institute,
> > Vol. 95, No. 1, Jan 1, 2003 dan NEJM, 334:1150-1155,
> > 1996 Effects of a Combination of Beta Carotene and
> > Vitamin A on Lung Cancer and Cardiovascular Disease)
> >
> > Zubairi Djoerban
> >
> > __________________________________________________
> > Do You Yahoo!?
> > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection
> around
> > http://mail.yahoo.com
> >
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
>
> ---------------------------------------------------------------
> Yahoo! Groups Links
>
> * To visit your group on the web, go to:
> http://groups.yahoo.com/group/wartaaids/
>
> * To unsubscribe from this group, send an email to:
> wartaaids-unsubscribe@yahoogroups.com
>
> * Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo!
> Terms of Service.
>
> ----------------------------------------------------------------------
> Yahoo! Messenger - Communicate instantly..."Ping" your friends today!
> Download Messenger Now