Search the web
Sign In
New User? Sign Up
wartaaids
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Show off your group to the world. Share a photo of your group with us.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
Sering Mutauw, Tewas Kena HIV   Message List  
Reply | Forward Message #420 of 3231 |
Sering Mutauw, Tewas Kena HIV

SURABAYA- Korban HIV bertambah lagi. Kali ini, virus mematikan itu
merenggut nyawa Basori (nama samaran), 22 tahun. Berdasarkan surat
kematian yang ditandatangani dr Luki disebutkan bahwa Basori
meninggal pukul 22.00 (10/4) akibat gagal nafas dan positif HIV.

Kematian warga Nginden ini sangat mengagetkan kelaurganya. Sebab
belum genap sehari Basori dirawat di RSU dr Soetomo. "Baru tadi pagi
(Sabtu) masuk IRD. Kok sekarang sudah meninggal," ujar ayah Basori.
Sebelum meninggal, Basori telah lama sakit batuk yang tak kunjung
sembuh. Selain itu, tubuhnya juga makin kurus karena diare
berkepanjangan. "Kira-kira dua bulan ini dia sakit perut dan batuk,"
ucap Sutomo. Saat itu, Basori sudah diminta untuk pergi ke dokter.

Tapi tidak mau hingga badannya kurus seperti tak berdaging. "Eh baru
mau ke dokter ternyata sudah telat. Dia meninggal dunia," imbuhnya.
Perihal virus HIV yang ada ditubuh anak keduanya, ia mengaku tidak
tahu. Tapi, lelaki 45 tahun ini tak menyangkal jika lingkungan sosial
anaknya jelek. "Teman-temannya suka dugem dan ngisap putauw,"
ungkapnya. Karena itu, ia tidak menampik kemungkinan anaknya
mengonsumsi narkoba. "Saya tak tahu. Tapi kemungkinan tersebut memang
ada," lanjutnya dengan nada sedih.

Menurut beberapa temannya yang ditanyai Jawa Pos, korban memang
pecandu putauw. "Dia itu termasuk "tetua". Dia tidak pernah absen
dugem sama kelompoknya," ungkap salah seorang teman korban. Basori
baru berhenti sejak sakit dua bulan lalu. "Sejak sakit, dia hanya di
rumah saja. Tidak bisa kemana-mana," katanya.

Dokter yang merawatnya menjelaskan kondisi Basori memang terbilang
kritis. Kondisi ini diperburuk dengan penyakit diare dan batuk yang
tak kunjung sembuh. "Virus HIV berarti telah merusak saluran
percernaan dan paru-parunya," terangnya. Virus tersebut membuat
korban jadi gagal nafas dan meninggal dunia. (ai)


[Sumber: Jawa Pos, 12 April 2004]





Mon Apr 12, 2004 12:53 am

infokespro
Offline Offline
Send Email Send Email

Forward
Message #420 of 3231 |
Expand Messages Author Sort by Date

Sering Mutauw, Tewas Kena HIV SURABAYA- Korban HIV bertambah lagi. Kali ini, virus mematikan itu merenggut nyawa Basori (nama samaran), 22 tahun. Berdasarkan...
infokespro
Offline Send Email
Apr 12, 2004
12:53 am
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help