Harian "Riau Pos", Pekanbaru, Jumat, 19 Maret 2004
MEDAN (RP) - Tampak wajah kuyu serta lemas terpancar dari wajah
seorang mahasiswa tinggi Medan ini, berinisial BK (20), warga kawasan
Tembung yang di rawat di RS Haji, Medan pada beberapa hari lalu
karena terjangkit positif AIDS.
Yang lebih tragis, BK terpaksa akan dibawa pulang oleh keluarganya
karena tidak mampu membeli obat AIDS, sebab Boy dari kalangan
keluarga sederhana. Tetapi, saat keluarganya berkemas-kemas untuk
pulang, pihak RS Haji menahannya karena melihat sesak nafas Boy harus
dibatu oksigen.
Karena ingin mengetahui secara pasti kondisi BK, RPG langsung ke RS
Haji, tepatnya menuju ruangan BK yang sedang dirawat. Dari pantauan
RPG melalui kaca jendela kamar BK dirawat, terlihat pada tangan Boy
terpasang jarum infus serta tabung oksigen. Sedangkan Boy tampak
nafasnya tersengal-sengal seperti susah untuk bernafas.
Sementara itu, kondisi tubuh BK sangat kurus seperti tinggal tulang
saja. Namun, kulit tubuhnya masih membaik dan belum terlihat
menghitam ataupun kulitnya mengelupas. Di ruangan kamar BK tersebut,
tampak seorang ibu dengan penuh kasih sayang mengusap-usap dahi BK
dengan raut muka bersedih.
Namun, saat ditanya, ibu BK menolak memberikan keterangan. Sementara
itu, keterangan dari Dr Umar Zein selaku Ketua Tim penanganan pasien
AIDS di Medan mengatakan, kondisi BK masih lemas serta sesak nafas.
Sedangkan untuk pola makanan yang diberikan RS Haji kepada BK saat
ini dengan banyak diberikan gizi dan kalori untuk daya tahan
tubuh. `'Pola makannya biasa dan tidak ada pantangannya. Tapi lebih
banyak diberikan makanan bergizi,'' kata Umar Zein.
Umar Zein menambahkan, BK terjangkit AIDS akibat penggunaan narkotika
melalui jarum suntik. Diprediksikan sejak dari SMA dia menggunakan
narkotika melalui jarum suntik. Pasalnya, sebelum terjangkit AIDS
tentunya melalui proses dulu yakni HIV. Pada gejala pertama ialah
HIV, keadaan BK masih sehat-sehat saja seperti layaknya manusia yang
sehat karena tidak merasakan sakit pada tubuhnya bahkan menularkan
penyakitnya kepada orang lain bila melakukan hubungan seksual.
Setelah tiga tahun, barulah mencapai AIDS.
`'Kalau HIV seperti manusia sehat karena tidak merasakan sakit. Jadi,
pada waktu SMA-lah Boy terjangkit HIV dan kini jadi AIDS,'' kata Umar
Zein lagi. Menyoal kenapa dia dirawat di RS Haji, Umar Zein
mengatakan kalau pihak keluarga BK menginginkan dirawat di RS Haji.
Sedangkan RS Haji tidak menolak Boy untuk dirawat di RS tersebut.
(ila/rpg)