Kumpulan Berita Media Massa
HIV-AIDS dan Narkoba
Dari Tanggal: 5 October 2009 Sampai Tanggal: 12 October 2009
_____
1. 103 Warga Tewas karena AIDS
Kaltim Post Online, 08 Oktober 2009
Sudah 1.200 Mengidap HIV, Terbanyak di Samarinda
SAMARINDA - Samarinda dan Balikpapan menjadi kota tersubur penyebaran
HIV/AIDS di Kaltim. Data yang dimiliki Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim
menunjukkan, dari 194 penderita AIDS di Kaltim, tercatat 103 di antaranya
meninggal dunia. Dari jumlah itu, Balikpapan ditasbihkan sebagai "pemecah
rekor" terbanyak 44 warganya meninggal, disusul Samarinda 36 orang.
"Selain AIDS, di Kaltim sudah ditemukan 1.200 kasus HIV," ungkap Wakil
Gubernur Kaltim Farid Wadjdy saat membuka Rapat Koordinasi Program Terpadu
Penanggulangan HIV/AIDS, Narkoba, TB-Paru, DBD, dan Zoonosis di Hotel Grand
Sawit Samarinda, kemarin (7/10).
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1802>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1802
_____
2. Nigeria to develop own HIV/AIDS vaccine
Waspada Online, 08 Oktober 2009
LAGOS - Nigeria is now pushing to develop its own vaccine to prevent
HIV/AIDS infection, the Nigerian Tribune newspaper reported on Tuesday,
citing a top official.
John Idoko, director general, Nigeria's National Agency for Control of AIDS
(NACA), said while flagging off the National HIV/AIDS Strategic Framework
Plan for 2010 to 2015, in Abuja on Monday.
According to him, with the latest discovery, it was very possible to develop
preventive HIV vaccines, adding that Nigeria would need 5.7 billion U.S.
dollars to fight the disease during the period.
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1801>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1801
_____
3. Bayi di Jember Terinfeksi HIV/AIDS Stadium Tiga
Surya Online, 08 Oktober 2009
Kamis, 8 Oktober 2009 | 17:00 WIB | Posts by: Sugeng Wibowo | Kategori:
Berita Terkini, Tapal Kuda
JEMBER | SURYA Online - Seorang bayi berusia 19 bulan di Kabupaten Jember,
Jawa Timur (Jatim), terinfeksi HIV/AIDS dan menjalani rawat inap di Rumah
Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soebandi Jember.
Koordinator klinik "Voluntary Councelling and Testing" (VCT) RSUD dr
Soebandi Jember, dr Justina Evi Tyaswati, SpKJ, Kamis (8/10), membenarkan
adanya seorang bayi yang terinfeksi HIV/AIDS.
"Kemungkinan bayi itu tertular HIV/AIDS dari kedua orang tuanya yang sudah
meninggal dunia," kata dr Evi.
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1800>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1800
_____
4. Dewan: Pindah SK ke Karimunjawa!
Solo Pos, 08 Oktober 2009
Semarang (Espos)
Anggota DPRD Jateng mengusulkan agar lokalisasi pelacuran terbesar di Kota
Semarang, Sunan Kuning (SK), dipindahkan ke Pulau Karimunjawa, Jepara.
"Kita jangan bicara masalah halal dan haram untuk menangani masalah
pelacuran ini," kata anggota Dewan dari Fraksi PPP, Khayatulmaki kepada
wartawan di Gedung Berlian, Semarang, Rabu (7/10).
Dia mencontohkan Malaysia yang melokalisasi perjudian di Pulau Genting,
serta hanya orang tertentu saja boleh memasuki kawasan tersebut.
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1799>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1799
_____
5. Didiagnosa HIV - Ozzy Osbourne Sempat Putus Asa
Harian Global. 08 Oktober 2009
Betapa terkejutnya Ozzy Osbourne saat mendapat kabar bahwa ia dinyatakan
positif mengidap virus HIV.Untungnya hasil diagnosa sementara itu ternyata
salah dan Ozzy akhirnya bisa bernafas lega. Tapi paling tidak, rocker gaek
ini sempat merasa stres berat saat menerima kabar pertama.
"Saya sempat mengunjungi dokter dan melakukan tes AIDS. Setelah itu dokter
tadi mengatakan bahwa saya positif. Hari itu adalah hari terburuk dalam
hidup saya," ungkap vokalis Black Sabbath ini seperti diberitakan Music
News, Selasa (7/10).
Ozzy sempat tak mengerti karena ia sudah lama meninggalkan gaya hidup
hura-hura yang sempat ia jalani ketika masih aktif di Black Sabbath.
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1798>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1798
_____
6. Lelang Barang Bekas untuk Penanggulangan HIV-AIDS
Detik.Com, 08 Oktober 2009
Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Ingin bisa berperan terhadap penanganan penyakit HIV-AIDS di
Indonesia? Tidak harus dengan kemampuan kedokteran yang dimiliki. Anda bisa
membantu lewat penggalangan dana.
Cara yang diperlukan tidak sulit, malah tergolong mudah. Tinggal lelang
barang-barang Anda yang tidak lagi terpakai.
Taruh barang tersebut di situs Tokobagus.com. Tunggulah sampai ada orang
yang tertarik dengan barang Anda.
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1797>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1797
_____
7. Tiap Kecamatan di Surabaya Tertular HIV/AIDS
Detik.Com, 08 Oktober 2009
Fatichatun Nadhiroh - detikSurabaya
Surabaya - Jumlah penderita HIV/AIDS dari tahun ke tahun terus bertambah. Di
Kota Surabaya hingga Juni 2009, jumlah penderita HIV/AIDS sudah menyebar ke
tiap kecamatan di Surabaya.
"Penderita HIV/AIDS sudah menyebar di semua kecamatan se-Surabaya," kata
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Esti Matiana Rachmie, Kamis
(8/10/2009).
Dia menjelaskan, dari 31 kecamatan di Surabaya jumlah penderita HIV hingga
Juni 2009 mencapai 142 orang. Sedangkan 199 orang lainnya mengalami AIDS.
Total jumlahnya mencapai 341 orang.
Selengkapnya:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1796>
&file=article&sid=1796
_____
8. 103 Warga Kaltim Meninggal karena AIDS
Radar Tarakan, 08 Oktober 2009
Sudah 1.200 Mengidap HIV, Terbanyak di Samarinda
- SAMARINDA - Samarinda dan Balikpapan tampaknya menjadi kota tersubur
menyebaran HIV/AIDS di Kaltim. Data yang dimiliki Dinas Kesehatan (Diskes)
Kaltim menunjukkan, dari 194 penderita AIDS di Kaltim, tercatat 103 di
antaranya meninggal dunia. Dari jumlah itu, Balikpapan ditasbihkan sebagai
"pemecah rekor" terbanyak 44 warganya meninggal, disusul Samarinda 36 orang.
"Selain AIDS, di Kaltim sudah ditemukan 1.200 kasus HIV," ungkap Wakil
Gubernur Kaltim Farid Wadjdy saat membuka Rapat Koordinasi Program Terpadu
Penanggulangan HIV/AIDS, Narkoba, TB-Paru, DBD, dan Zoonosis di Hotel Grand
Sawit Samarinda, kemarin (7/10). Dari data tersebut, pengidap HIV terbesar
ada di Samarinda dengan jumlah 471 orang (selengkapnya lihat tabel).
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1795>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1795
_____
9. Setiap PSK Harus Cek Kesehatan
Galamedia, 08 Oktober 2009
TASIKMALAYA,(GM)-
Untuk menekan HIV/AIDS yang mayoritas ditularkan pekerja seks komersial
(PSK), Konfederasi Anti Pemiskinan (KAP) Indonesia mengumpulkan dan
mengarahkan 20 PSK di Kota Tasik, agar secara sadar memeriksakan
kesehatannya secara intensif.
"Setiap melayani teman kencannya mereka harus gunakan alat kontrasepsi
seperti kondom," tegas Koordinator Program KAP, Agus Abdulah dalam acara
sosialisasi kesehatan bagi PSK agar tidak tertular atau menularkan HIV/AIDS.
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1794>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1794
_____
10. Dukung Tes HIV/AIDS
Radar Timika, 01 Oktober 2009
Kesehatan
TIMIKA - Dukungan terhadap rencana KPAD Mimika melakukan tes HIV/AIDS pada
aparatur pemerintah di Kabupaten Mimika terus berdatangan. Kali ini dari
Asisten II Setda Mimika, Drs. Taslim Tuhuteru, tokoh agama dan tokoh pemuda.
Taslim mengatakan program KPAD yang akan dilaksanakan pertengahan Oktober
nanti bertujuan menjaga kesehatan aparatur pemerintahan. "Itu hal penting,
tapi jangan dipaksakan juga pada pegawai, karena itu hak asasi seseorang,
mau atau tidak diperiksa," kata Taslim Tuhuteru kepada Radar Timika
disela-sela Semiloka di Hotel Maranu, Rabu (30/9).
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1793>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1793
_____
11. KPA Melihat Trend Kenaikan Penularan HIV/AIDS
Radar Timika, 01 Oktober 2009
TIMIKA - Beberapa pernyataan masyarakat tentang apa kelanjutan hasil tes
HIV/AIDS yang akan dilakukan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten
Mimika pada PNS nanti, langsung mendapat respon dari KPA.
Koordinator Sekretait KPA Mimika, Reynold Ubra mengatakan bahwa yang akan
dilakukan adalah conseling, confirm dan confidensialitas. Dengan demikian
akan ada tindak lanjut dari hasil pemeriksaan HIV/AIDS itu sendiri. Selain
itu, hasil tes, dijamin kerahasiaannya.
Selengkapnya:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1792>
&file=article&sid=1792
_____
12. Di Cimahi, Delapan Bayi Positif HIV AIDS
Surya Online, 07 Oktober 2009
Rabu, 7 Oktober 2009 | 19:05 WIB | Posts by: Sugeng Wibowo | Kategori:
Berita Terkini, Jabar & Banten
CIMAHI | SURYA Online - Delapan orang bayi di Kota Cimahi, Jawa Barat
(Jabar), dinyatakan positif tertular virus HIV/AIDS dari ibu kandungnya.
"Untuk kasus di Cimahi, sudah ada delapan orang bayi yang positif terpapar
HIV, akibat penularan dari ibu kandung kepada anaknya," kata Kepala Seksi
Pengendalian Pemberantasan Penyakit Dalam Dinas Kesehatan Kota Cimahi, dr
Fitriani Manan, MKM, di Kota Cimahi, Rabu (7/10).
Menurut dr Fitriani, jumlah orang dengan HIV-AIDS (ODHA) di Kota Cimahi
terus meningkat setiap tahunnya. Dikatakannya, hingga Mei 2009, tercatat
sudah ada 105 ODHA di Kota Cimahi.
Selengkapnya:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1791>
&file=article&sid=1791
_____
13. Anya Dwinof Serahkan Jam Tangan Kesayangannya
Pikiran Rakyat, 07 Oktober 2009
JAKARTA (PRLM),- Bintang sinetron dan presenter Anya Dwinof ikut partisipasi
dengan melelang barang pribadinya .Anya menyerahkan koleksi pribadinya
berupa jam tangan wanita merk DKNY buatan Amerika.
Bukan hanya Anya Dwinof saja yang ikut menyerahkan barang kesayangannya tapi
ada juga Dewi Sandra .Lena Tan, Drive, Juliete, Irvan Hakim, Anjasmara, Roy,
Krisdayanti, Hendri Boomerang dan beberapa artis lainnya. Anya yang ditemui
di acara KPA luncurkan program galang dana online di room ceria hotel
Shangri La Jakarta Rabu (7/10)
Selengkapnya:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1790>
&file=article&sid=1790
_____
14. GUBSU SYAMSUL ARIFIN: ''Narkoba Makin Meluas''
Harian Global, 07 Oktober 2009
Written by Chandra Sirait
Gubsu Syamsul Arifin SE mengakui peredaran narkoba di Sumut makin meluas.
Bahkan sampai ke pedesaan. Korbannya pun dari pelajar, mahasiswa, pemuda
sampai orangtua dengan status sosial yang berbeda-beda.
Hal itu dikatakan Gubsu dalam sambutannya yang dibacakan RE Nainggolan,
Sekdaprovsu saat membuka Diklat Training of Trainers (TOT)/pendidikan dan
pelatihan pencegahan dini penyalahgunaan narkoba bagi kalangan guru yang
tergabung dalam PGRI Sumut dan pelajar SMA, SMK Pencawan di aula Martabe
Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (6/10).
Dampak dari pengguna Narkoba melalui jarum suntik saat ini menurut Gubsu
sudah berjumlah 1.802 orang. Di antaranya HIV 820 orang dan AIDS 982 orang.
"Apabila tak kita tangani secara terpadu dan secara dini maka kondisi ini
sangat mengkhawatirkan," katanya.
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1789>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1789
_____
15. Nigeria Kembangkan Sendiri Vaksin HIV/AIDS
TV One, 07 Oktober 2009
Lagos, (tvOne)
Nigeria kini sedang berusaha mengembangkan vaksinnya sendiri untuk mencegah
penularan HIV/AIDS, demikian laporan Nigerian Tribune dengan mengutip
keterangan seorang pejabat tinggi, Selasa.
Direktur Jenderal Lembaga Nasional Nigeria bagi Pemantauan AIDS (NACA) John
Idoko , mengatakan dengan temuan paling akhir, sangat mungkin untuk
mengembangkan vaksin pencegah HIV. John Idoko menambahkan Nigeria akan
memerlukan dana 5,7 miliar dolar AS untuk memerangi penyakit tersebut selama
masa itu.
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1788>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1788
_____
16. Delapan Bayi di Cimahi Positif HIV/Aids
Republika Online, 07 Oktober 2009
CIMAHI--Delapan orang bayi di Kota Cimahi, Jawa Barat, dinyatakan positif
tertular virus HIV/AIDS dari ibu kandungnya."Untuk kasus di Cimahi, sudah
ada delapan orang bayi yang positif terpapar HIV, akibat penularan dari ibu
kandung kepada anaknya," kata Kepala Seksi Pengendalian Pemberantasan
Penyakit Dalam Dinas Kesehatan Kota Cimahi, dr Fitriani Manan, MKM, di Kota
Cimahi, Rabu.
Ia menyatakan, jumlah orang dengan HIV-AIDS (ODHA) di Kota Cimahi terus
menunjukkan peningkatan setiap tahunnya. Dikatakannya, hingga Mei 2009,
tercatat sudah ada 105 ODHA di Kota Cimahi. "Dari data yang ada, sebanyak 73
persen orang yang terpapar HIV-AIDS adalah mereka yang merupakan pengguna
narkoba suntik atau istilahnya penasun," kata dr Fitriani.
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1787>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1787
_____
17. 41 ODHA Meninggal
Surya Online, 07 Oktober 2009
Blitar - SURYA- Selama 5 tahun terakhir sejak 2005 hingga September 2009,
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar mencatat 41 ODHA (Orang Dengan
HIV/AIDS) atau rata-rata 8 orang tiap tahun meninggal. Kabid Pengendalian
Penyakit dan Kesehatan Masyarakat (P2KM) Dinkes Kabupaten Blitar, dr Hari
Purwanto mengatakan, jumlah kasus dan ODHA setiap tahun meningkat.
Data warga Kabupaten Blitar yang melakukan konsultasi ke klinik VCT
(Voluntary Counseling and Testing) di Tulungagung, terdapat 67 penderita HIV
dan 75 orang positif AIDS, sehingga total ada 142 ODHA. "Mereka berasal dari
berbagai latar belakang, mulai ibu rumah tangga, pegawai, PSK sampai TKI,"
jelas Hari.
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1786>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1786
_____
18. Lelang untuk Edukasi HIV-AIDS
Koran SINDO, 07 Oktober 2009
SAKSI amal dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya melalui acara
lelang barang, yang hasilnya disumbangkan untuk beramal.
Hal itu yang terlihat dalam acara Charity for AIDS Have A Heart di Hotel
Shangri-La Jakarta kemarin. Penggagasnya adalah situs jualbeli online
tokobagus.com bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Nasional. Konsepnya
sederhana.Para selebriti secara sukarela menyumbangkan barang-barang
miliknya yang masih berharga untuk dilelang secara onlinedi tokobagus.com.
Hasilnya kemudian akan disumbangkan langsung untuk edukasi HIV-AIDS di
sejumlah wilayah di Indonesia, seperti Bali, Lombok, Jakarta,Bandung.
Menurut Presiden Direktur Tokobagus Arnold Sebastian,HIVAIDS adalah masalah
yang cukup besar di Indonesia. "Karena itu, edukasi seperti ini sangat
penting, terutama bagi generasi muda," ujarnya.
Selengkapnya:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1785>
&file=article&sid=1785
_____
19. 41 Orang di Blitar Tewas Karena HIV/AIDS
Tempo Interaktif, 06 Oktober 2009
TEMPO Interaktif, Jakarta - Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar mengumumkan
terjadinya penularan virus HIV/AIDS secara cepat. Sebanyak 41 orang
dinyatakan meninggal akibat virus mematikan tersebut dalam kurun waktu lima
tahun terakhir.
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan
Kabupaten Blitar Hari Purwanto mengatakan jumlah penderita HIV/AIDS setiap
tahun selalu mengalami peningkatan. Sejak September 2005 - 2009 tercatat 41
orang meninggal dunia dengan jumlah Orang Dengan AIDS (ODHA) sebanyak 142
penderita. "Mereka berprofesi sebagai pegawai, ibu rumah tangga, PSK, hingga
TKI," kata Hari Purwanto, Selasa (6/10).
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1784>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1784
_____
20. Ajari Si Kecil Mengenal Bahaya HIV/AIDS
Kompas.Com, 06 Oktober 2009
KOMPAS.com - Sekitar tiga juta remaja mengalami kontak setiap tahunnya
dengan penyakit menular seksual (PMS) termasuk HIV. Bayangkan jika di antara
mereka ada anak-anak kita. Mengetahui bagaimana cara berkomunikasi yang baik
dengan mereka untuk membicarakan mengenai HIV bisa membantu mengurangi angka
tersebut dan tentu saja membantu mereka untuk mengambil keputusan yang
benar.
Berikut tips-tips untuk mengajak mereka berbicara dari hati ke hati mengenai
HIV. Tingkat kesulitannya memang besar dan waktu yang diperlukan tidak bisa
terukur alias selama masih diperlukan, kita akan terus mengajak mereka untuk
lebih mengenal bahaya HIV.
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1783>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1783
_____
21. Gelar Pelayanan Alat Kontrasepsi
Manado Post, 06 Oktober 2009
BKB dan TNI
PEMERINTAH Kota Bitung berusaha mengurangi penyebaran virus HIV/AIDS. Untuk
itu, Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (KB dan PP)
bekerjasama dengan TNI menggelar pelayanan alat kontrasepsi KB. Hal ini
diwujudkan dalam Bhakti Karya TNI, KB dan Kesehatan.
Dikatakan Kepala Badan KB dan PP Kota Bitung Drs Johanis Ticoalu, kegiatan
ini bertujuan mensosialisasikan alat kontrasepsi sekaligus sosialiasi bahaya
virus HIV/AIDS yang sangat mematikan. "Wilayah yang dilakukan Bhakti Karya
ini di Kecamatan Lembeh Utara, Girian dan di Aertembaga yang akan terus
digelar hingga Oktober ini," tuturnya
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1782>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1782
_____
22. Pendataan PSK: Satpol PP Libatkan RT Setempat
Sijori Mandiri, 06 Oktober 2009
RANAI- Bisnis esek-esek di Kabupaten Natuna diperikirakan akan semakin
marak. Prediksi ini diperkuat dengan dugaan adanya pertambahan jumlah PSK
(pekerja seks komersial) baru sekitar 25 persen yang masuk ke daerah ini.
Berdasar hasil pendataan Satpol PP, sampai Lebaran Idul Fitri atau bulan
September lalu, jumlah PSK di daerah ini ada sekitar 200 orang. Dengan
pertambahan 25 persen, maka diperkirakan jumlah PSK yang ada saat ini bisa
mencapai 50 orang.
Guna mengetahui jumlah PSK sebenarnya, Satpol PP akan segera melakukan
pendataan ulang yang dilakukan dengan melibatkan Ketua RT (rukung tetangga)
di lingkungan setempat terutama di titik-titik yang selama ini menjadi
sentra pemukiman PSK.
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1781>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1781
_____
23. Anak-anak Ancaman Warisan HIV/AIDS
Koran SINDO, 06 Oktober 2009
BANDUNG (SI) - Jawa Barat menduduki urutan pertama provinsi pengidap
HIV/AIDS terbesar di Indonesia dengan 3.162 kasus dan 579 orang dinyatakan
meninggal.
Kota Bandung menjadi penyumbang terbesar jumlah pengidap HIV/AIDS sebanyak
1.948 orang per Maret 2009.Kebanyakan penderita adalah anak di bawah lima
tahun (balita) yang mendapat warisan dari orangtuanya.Mereka hanya korban
penyakit warisan yang tidak ada bedanya dengan anak kebanyakan. Mereka
memiliki masa depan, cita-cita, dan keinginan sebagaimana anak kebanyakan.
Hal itulah yang ingin ditampilkan oleh Q-Munity pada pameran foto korban
penyakit warisan HIV/AIDS bertajuk What About Us di Pusat Kebudayaan
Perancis (CCF), Jalan Purnawarman,Kota Bandung.
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1780>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1780
_____
24. Vaksin AIDS capai kemajuan
Harian Terbit, 01 Oktober 2009
Harian Terbit, BANGKOK - Bagi penderita AIDS, ada kabar menggembirakan
karena sebuah vaksin penyakit mematikan tersebut telah mengalami kemajuan.
Karena itu para saintis dan para pemimpin pemerintah di Thailand mulai
mencoba meningkatkan vaksin tersebut yang kemajuannya menjadi pertama kali
terjadi di dunia setelah mampu melindungi satu dari tiga orang pasien HIV
dalam riset terbesar di Thailand. Tapi ini belum cukup untuk segera
dilakukan, jelas para periset.
Kemunduran riset atas AIDS belakangan ini memicu banyak saintis untuk
berpikir tentang vaksin yang akan mendatangkan keberhasilan. Organisasi
Kesehatan Dunia (WHO) dan agen PBB UNAIDS mengatakan hasil ini menciptakan
harapan baru dalam industri kesehatan meski kemungkinan akan membutuhkan
waktu bertahun-tahun sebelum vaksin tersebut dipasarkan.
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1779>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1779
_____
25. Kondom Gel Pelindung Wanita Terhadap HIV
Manado Post, 05 Oktober 2009
Seksualitas
Hubungan seks menjadi salah satu sarana penularan virus mematikan HIV yang
menyebabkan penyakit AIDS. Sekarang semakin banyak pengidap virus ini, dan
tak bisa dielakkan lagi penularannya. Salah satu saran yang selalu
dikampanyekan untuk mengurangi penularan virus tersebut adalah para pria
selalu harus menggunakan kondom saat berhubungan sebagai perlindungan.
Kondom yang kita kenal selama ini berbentuk karet dan digunakan oleh kaum
pria. Tetapi, saat ini para peneliti di Amerika menurut laporan 'US
Scientists' sedang mengembangkan kondom yang berbentuk gel. Kondom ini
nantinya bisa melindungi kaum wanita dari penularan virus HIV melalui
hubungan seks.
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1778>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1778
_____
26. Gowongan Lor, Rumah dan Rumah Waria di Yogyakarta
Kompas.Com, 04 Oktober 2009
Laporan wartawan KOMPAS Lukas Adi Prasetya
KOMPAS.com-Mami Vinolia menyadari, kaum waria membutuhkan rumah yang jangan
hanya diartikan sebatas rumah fisik, melainkan rumah secara jiwa. Terlepas
dari semua kekurangannya, waria adalah manusia biasa yang ingin diterima
sebagai bagian dari masyarakat.
Hampir tiga tahun, Keluarga Besar Waria (Kebaya), sebuah lembaga swadaya
masyarakat, menempati bangunan rumah di Kampung Penumping , Gowongan, Jetis,
Kota Yogyakarta. Kebaya adalah LSM yang bergerak dalam pemberdayaan waria,
dan anggotanya para waria.
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1777>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1777
_____
27. PSK Ingin Hidup Sehat
Pikiran Rakyat, 04 Oktober 2009
KARAWANG, (PRLM).-Sedikitnya 36 pekerja seks komersial (PSK) perwakilan dari
19 kota/kabupaten se-Jawa Barat menyelenggarakan Musyawarah Besar Wanita
Pekerja Seks Komersial (PSK) di Kabupaten Karawang. Mereka bersepakat
membicarakan masalah penanggulangan HIV- AIDS di Jawa Barat selama dua hari,
2-3 Oktober 2009, terutama terkait dengan jaminan fasilitas kesehatan dari
negara.
Menurut relawan Aliansi Strategis Utara Tengah dan Selatan (Altras), Rudi,
pertemuan itu terselenggara karena adanya kesadaran para PSK untuk hidup
sehat kendati profesinya rawan terjangkit penyakit seksual menular. Mereka
menyadari cepatnya penyakit seksual itu menular ke kalangan umum. "Karena
itu mengharapkan pemerintah menjamin kemudahan layanan kesehatan," kata
Rudi.
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1776>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1776
_____
28. Mungkinkah?
Kaltim Post Online, 04 Oktober 2009
Catatan Sofyan Masykur
RAMADAN lalu, petinggi Departemen Hukum dan HAM Pusat dan Kaltim dalam acara
seremonial di Samarinda menyatakan rumah tahanan (rutan) dan lembaga
pemasyarakatan (lapas) bebas narkoba dan AIDS. Hal serupa sudah dinyatakan
pula oleh Kanwil Hukum dan HAM Kaltim diwakili Rachmad Prio Sutardjo juga
Kepala Devisi Pemasyarakatan ketika tampil sebagai salah satu pembicara
Seminar Strategi Pola Budaya Bebas Narkoba yang dilaksanakan Badan Litbang
Provinsi Kaltim, 18 Agustus lalu di Samarinda.
Petinggi ASEAN dan Indonesia, kalangan Badan Narkotika Nasional (BNN),
maupun Badan Narkotika Provinsi (BNP) khususnya, sepakat bahwa masyarakat
ASEAN, Indonesia dan Kaltim sama-sama bebas dari narkoba pada 2015. Jika
dihitung mundur, dengan titik star tahun 2010 nanti, maka implementasi
pernyataan itu, sudah dapat terlaksana hanya dalam kurun waktu 5 tahun.
Mungkinkah itu?
Selengkapnya:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1775>
&file=article&sid=1775
_____
29. Mukomuko Aman dari HIV/AIDS
Bengkulu Ekspress, 04 Oktober 2009
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mukomuko, Edy Rusdi SH MKes mengungkapkan,
kepastian kondisi ini setelah dilakukan pengecekan ke lapangan dan lokasi
yang diduga terjakit virus tersebut. Tahun 2007 lalu kita sudah melakukan
pengecekan seperti di penjara dan tempat yang dicurigai. Hasilnya negatif,
tandasnya.
Edi pun menjelaskan, ciri-ciri seseorang terkena penyakit tersebut
terjadinya penurunan daya tahan tubuh. Ini bisa dilihat jika seseorang
terkena virus tersebut mudah terkena flu yang lama sembuhnya. Jika sudah
stadium lanjut akan rentas mengalami komplikasi berbagai penyakit seperti
penyakit diare, insfeksi saluran pernafasan, berat badan terus menurun
sehingga penderita tampak kurus kering. Infeksinya bisa melalui hubungan
seks, dan pengunaan jarum suntik yang tidak steril, urainya panjang lebar.
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1774>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1774
_____
30. Prostitution thrives after Ramadan rest
the Jakarta Post Online, 03 Oktober 2009
Agus Maryono, The Jakarta Post , Purwokerto | Sat, 10/03/2009 2:04 PM | The
Archipelago
Hundreds of female sex workers have returned to the tourist site of
Baturaden, located in Banyumas regency in the southwestern part of Central
Java, after a month's break for Ramadan.
Their numbers are expected to increase as it has been claimed some sex
workers will bring new members.
"This is common," Baturaden Tourist Community Association (PMPB) leader,
Tekad Santoso, told The Jakarta Post on Thursday.
"After their rest during Ramadan, the numbers *of sex workers* will rise,
and Baturaden will be full of new faces." He predicted prostitute numbers
would rise by up to 15 percent.
"There are usually about 200 women. But when they finish celebrating Idul
Fitri in their hometowns, this figure will grow as they will bring along
their friends," Tekad said.
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1773>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1773
_____
31. 5 Fakta HIV/AIDS yang Perlu Diketahui Remaja!
Kompas.Com, 02 Oktober 2009
KOMPAS.com - Kasus HIV/AIDS di Indonesia makin mengkhawatirkan. Di Indonesia
secara kumulatif kasus pengidap HIV dan AIDS mulai Januari 1987 hingga 31
Maret 2009 terdiri dari HIV 6.668 kasus, AIDS 16.964 kasus.
Proporsi kumulatif untuk kasus AIDS menurut golongan usia, antara lain di
bawah usia satu tahun mencapai 135, usia satu hingga empat tahun mencapai
175, usia lima hingga empat belas tahun mencapai 88.
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1772>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1772
_____
32. Elizabeth Taylor, Fashion untuk HIV
OkeZone.Com, 02 Oktober 2009
BUKAN Elizabeth Taylor namanya bila melakukan segala sesuatunya dengan
biasa-biasa saja. Sahabat karib almarhum Michael Jackson ini berencana
"meminjamkan" gaya klasiknya dalam sebuah peragaan mode yang ditujukan guna
menggalang dana bagi penderita HIV dan AIDS.
Rencana aktris gaek tersebut akan diwujudkan pada acara galang dana yang
diselenggarakan peritel raksasa Macy's yang bertema Macy's Passport
Fundraiser.
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1771>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1771
_____
33. Pelayanan Dinkes Manado Terbengkalai
Berita Manado, 01 Oktober 2009
Manado - Program pelayanan kesehatan mulai digalakan pemerintah kota Manado,
untuk menjadikan kota sehat demi kesehatan warga kota, Dinas Kesehatan
(Dinkes) Manado sebagai instansi teknis kesehatan kota wajib memberikan
pelayanan demi menata kesehatan.
Ironisnya Dr. Ivone Kaunang, MA Kepala Dinas Kesehatan kota Manado sulit
sekali untuk ditemui karena sering tak berada ditmpat saat jam kerja, hal
ini diakui Fatmawati Dewi mahasiswi Unsrat, "kami ketika ada penelitian,
sulit sekali mencari data di Dinkes Manado, akhirnya ke Dinkes Sulut,"
ujarnya.
Selengkapnya:
<
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1770>
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1770
_____
-----------------------------------------------
Pengelola aids-ina.org
A better way in strengthening strategic information to guide a more
effective
Dukung dan kunjungi terus <
http://www.aids-ina.org/>
<
http://www.aids-ina.org/> www.aids-ina.org
[Non-text portions of this message have been removed]