Selamat Sejahtera untuk kita semua.
Saya sungguh tertarik dengan hipnosis maupun nlp. Semuanya mengajak
kita untuk menjadi tuan bagi diri kita sendiri. Dalam dunia nlp
maupun hipnosis saya diajarkan untuk tidak mengunakan kata TIDAK,
jangan dan yang sejenisnya dalam mensugesti seseorang atau diri
kita. hampir semua buku dalam menjelaskan cara bekerja otak
menyarankan untuk tidak menggunakan kata2 negatif. namun ketika saya
memperhatikan lebih dalam lagi baik bab berikutnya ataupun teknis
lebih jauh-nya ternyata kata TIDAK, BUKAN, JANGAN-pun akhirnya
dianjurkan sebagai skrip dalam hypnoterapi (Hypnoteraphy, ...adi w
gunawan,2006). begitu juga dalam skrip2 dalam pustaka lain seperti
contoh tentang tes sugestifitas. DAlam tes inipun digunakan kata
tidak "semakin anda mencoba melepas tangan anda, semakin TIDAK dpt
dilepas tangan anda" Tidak saja dalam teks berBahasa Idonesia, e book
dalam bahasa inggrispun sering saya dapatkan skrip2 dengan kata2 yang
bersifat negasi. Manakah yang benar..? ataukah ada salah cetak (namun
kenapa banyak pustaka yang menyarankan?) ataukah saya salah memahami?
Hal kedua yang ingin saya utarakan adalah hal ketika dijelaskan cara
kerja otak: jika kita berkata " JANGAN pikirkan gajah warna pink?"
maka justru otak kita terlebih dahulu memikirkan gajah warna pink tsb.
Sementara itu dalam materi self esteem, dijelaskan ketika kita ber-
self talk "saya tidak bisa, saya tidak bisa, saya tidak bisa..!"
justru yang terjadi atau terpikirkan adalah TIDAK BISA-lah kita.(dan
memang biasanya yg terwujud adalah benar2 menjadi TIDAK BISA).
yang menjadi pertanyaan saya adalah mengapa yang terjadi dalam
pikiran, satu hal kata negasi tereliminasi, sementara di satu hal
lain justru kata negasi dapat menjadi bagian dari pikiran itu sendiri.
Mohon kiranya rekan-rekan dapat menjelaskan kepada kami sehingga kami
mendapat pemahaman yang baik. Terima Kasih sebelumnya.
Salam Hangat
Fuady