Search the web
Sign In
New User? Sign Up
tranzworks · Hipnotis, Hipnoterapi, Hypnotic Selling
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Want to share photos of your group with the world? Add a group photo to Flickr.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
Systemic NLP   Message List  
Reply | Forward Message #122 of 1443 |

Dear temen temen,

Seperti juga anda, saya juga merasa bingung karena banyaknya istilah dan pendekatan baru yang dikembangkan dari NLP, ada NAC dari Tonny Robbins, 6 logical level dari Robert Dilts, Neuro Semantics dari Michael Hall, Design Human Engineering dari Richard Bandler dan New Code dari John Grinder,  karena penasaran saya pun mencari cari informasi tentang itu, akhirnya ketemu juga, dan berikut ini saya ingin sharing tentang apa yang saya dapatkan,  semoga ini bisa membantu temen temen yang tertarik pada NLP.

 

Sebenarnya semua teknik yang digunakan adalah sama, cuma dalam pendekatan dan aplikasi/integrasi semua teknik secara kesuluruhan (bhs kerennya Systemic NLP) di pakai model yang berbeda beda, menurut saya tidak ada model yang lebih unggul dari yang lain, masing2 memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri, karena prinsip dasar NLP adalah flexibilitas dengan menciptakan pilihan sebanyak mungkin, maka ada baiknya kalau kita tidak hanya terpaku hanya pada satu model saja (salah satu presupposition atau konsep pemikiran dasar dari NLP,”Setiap orang mampu membuat pilihan yang terbaik, kalaupun ternyata pilihannya tidak baik, ini hanya karena pilihannya tidak cukup banyak, jadi dia sudah memilih yang terbaik dari semua pilihan yang tersedia baginya).

 

  1. NAC (Neuro Associative Conditioning), pendekatan atau model ini di kembangkan oleh Anthonny Robbins dengan menekankan pada salah satu meta program yang membentuk frame pikiran (frame or reference) seseorang dan menentukan bagaimana kita melihat dunia dan merespons terhadap suatu kejadian, yaitu pain dan pleasure. Jadi dalam penyelesaian masalah, kita di berikan 2 pilihan, kalau kita melakukan ini maka untungnya ini, kalau tidak mau ruginya itu, dengan NAC kita memprogram bawah sadar dengan pengkondisian lewat affirmasi yang diulang ulang sampai masuk kedalam trance sehingga affirmasi tersebut akan tertanam ke subconscious mind dan membentuk perilaku yang baru, jadi pemograman dilakukan dengan menanamkan suatu ide atau keyakinan (yang sebelumnya sudah di analisa dengan logika pain – pleasure) langsung ke bawah sadar.
  2. Model 6 logical level, kalau pendekatan dari Robert Dilts adalah sebuah kubus (3 dimensi), dengan 6 logical level di axis z (Lingkungan, perilaku, kemampuan, keyakinan/nilai nilai, indentitas dan spiritual, seperti yang kita pelajari di seminar pak Tommy), kemudian di axis x adalah waktu (masa lalu, masa sekarang dan masa depan) dan di axis y adalah perceptual position (dari sudut pandang anda, sudut pandang lawan anda dan dari sudut pandang orang luar yang tidak berlibat), sumber masalah akan dicari berada di kuadran mana (di axis x,y,z) dan kemudian diselesaikan dengan memperluas peta (mengembalikan informasi yang terhapus/deletion, terdistorsi/distortion dan generalisasi dengan meta model dan reframing), jadi focus ke penyelesaian masalah di level conscious mind dan dengan logika.
  3. Neuro Semantics, model ini dikembangkan oleh Michael Hall dengan menekankan ke meta level dan meta stating (yaitu memberi label pada suatu pikiran, pemikiran tentang suatu pikiran), teorinya adalah sebagai berikut, informasi yang diterima oleh panca indera kita akan diteruskan dalam bentuk sinyal listrik ke otak, kemudian sinyal tersebut akan diterjemahkan di dalam otak dalam bentuk film yang terdiri dari gambar, suara, perasaan dll (VAKOG) dan disebut dengan primary level, itulah peta atau realitas kita tentang dunia disekeliling kita (masih ingat presuposisi “The Map is not the territory?”), kemudian semua yang ada film tersebut kita beri nama atau label (level kedua dimana film tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa, misalnya kalau gambar seperti itu namanya kecoa, kalau perasaan seperti itu namanya dingin dll), kemudian di level ketiga kita menganalisa tentang  bahasa di level kedua dan diassosiasikan dengan perasaan, jadi pemikiran tentang suatu pikiran, misalnya kecoa itu menjijikkan, rasa dingin itu bikin nyaman), dan naik lagi ke level seterusnya (kenapa saya bisa berpikir kecoa itu menjijikan?) dan seterusnya (apakah dengan cara menganalisa seperti itu efektif menghilangkan rasa takut saya terhadap kecoa?) dan seterusnya. Jadi proses meta level ini akan membentuk frame berpikir kita yang kemudian akan membentuk frame lagi tentang frame kita (frame of reference), inilah yang kita sebut dengan meta program kita, nah frame of reference ini kemudian akan membentuk matrix yang bisa dikategorikan menjadi 7 jenis (1.meaning yaitu arti yang kita berikan ttg suatu kejadian, mis kejadian ini menyakitkan, 2.self – yg mentukan persepsi tentang diri kita, mis saya ini bodoh, 3.power – tentukan persepsi tentang keberdayaan atau kemampuan kita, mis saya tidak bisa mengatasi hal ini , 4.time –tentukan persepsi kita tentang waktu, mis saya selalu gagal dan akan gagal terus 5. Others – tentukan persepsi kita tentang org lain, mis; semua orang itu pembohong, 6.world – tentukan persepsi kt ttg dunia, mis dunia ini kejam, 7. intention-yg tentukan goal, visi misi dan tujuan hidup kita dll ), biarpun semua matrix itu berdiri sendiri tapi semua mempengaruhi kualitas film (modality dan submodality)  dalam kepala kita dan yang akan menentukan persepsi dan respons kita terhadap kejadian di dunia sekeliling kita. Jadi kalau kita memiliki masalah, maka akan dicari sumber permasalahannya dimana untuk diselesaikan dengan meta stating. Menurut Michael Hall, keyakinan kita adalah pikiran kita tentang sesuatu yang kita label (meta stating) dengan ya.
  4. Design Human Engineering dari Richard Bandler, dalam model ini Richard Bandler memfokuskan ke pemakaian submodality, hypnosis dan selfhypnosis, dengan selfhypnosis kita akan memproyeksikan atau menghalusinasikan matrix berupa panel2 diudara (semacam sliding anchor) dengan berbagai fungsi, seperti pandangan robot dalam film terminator, dalam pandangan kita ada panel untuk mengatur kecepatan gambar, terang gelap, posisi gambar, kecepatan film, ukuran gambar, demikian juga panel untuk suara dan perasaan, jadi pemograman dilakukan dengan mengubah submodality melalui sliding anchor tersebut, misalnya kalau kita takut melihat kecoa, maka kita akan memutar tombol jarak dan gambarnya dibikin kecil dsb, kalau kita ragu ragu, maka kita akan mencari setting untuk suatu pemikiran yang benar benar kita yakini, kemudian setting ini dipakai untuk hal yang ragu ragu tersebut dll, contoh, saya sendiri juga ada memasang sliding anchor untuk masuk kedalam trance, kalau tombolnya saya turunin kebawah maka saya kan langsung rileks dan masuk ke kedaerah alfa, kalau saya naikkan maka akan masuk kedalam peak state, demikian juga untuk telinga dan mata jg saya pasangkan sliding anchor untuk meningkatkan atau menurunkan kepekaan penglihatan dan pendengaran .
  5. New Code NLP, informasi yang ini masih belum saya dapatkan, denger denger sih pake teknik cross mapping dan collapsing anchor dalam bentuk gerakan, mungkin diantara temen temen ada yang tahu bole dong sharing dikit disini.

 

 

Semoga bermanfaat

 

Salam outstanding

Awie Suwandi CHt, FCH

Balanced Training & Organizer

TranzWorks ~ Institute & Clinic for Hypnotherapy

Member of ISCH (Indonesian Society for Clinical Hypnosis)

Member of IACT (International Association of Counselors dan Therapists)

Tel     : (+6221) 54 35 35 53

Mobile: 0818 19 30 28

Email : awie@...

           awie@...

 

Mailing lists:

http://groups.yahoo.com/group/balanced-wealthmindset/

http://groups.yahoo.com/group/tranzworks/

 



Wed Apr 26, 2006 3:18 am

weacomm
Offline Offline
Send Email Send Email

Forward
Message #122 of 1443 |
Expand Messages Author Sort by Date

Dear temen temen, Seperti juga anda, saya juga merasa bingung karena banyaknya istilah dan pendekatan baru yang dikembangkan dari NLP, ada NAC dari Tonny...
Awie Suwandi (TranzWo...
weacomm
Offline Send Email
Apr 26, 2006
3:18 am
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help