Tes HIV secara universal dan pengobatan yang segera untuk setiap orang
yang didiagnosis HIV di negara dengan prevalensi HIV tinggi dapat
mengurangi infeksi baru dari 20 per 1.000 menjadi satu per 1.000 dalam
sepuluh tahun. Hal ini berdasarkan temuan percobaan matematis yang
dilakukan oleh WHO.
Temuan tersebut memberi kesan bahwa penularan HIV mungkin dapat
diberantas pada 2020 di negara prevalensi HIV yang tinggi, apabila
adalah mungkin untuk membujuk setiap orang di komunitas untuk melakukan
tes HIV sekali setahun, kemudian menyediakan terapi antiretroviral
(ART) untuk semua orang dengan hasil tes HIV-positif. Penularan
diharapkan menurun apabila lebih banyak orang yang diobati karena ART
mengurangi jumlah HIV dalam air mani dan cairan vagina, sehingga
mengurangi risiko penularan.
Harapan ini dibahas dalam Newsletter "Pengobatan HIV/AIDS dalam
Praktek" (HATIP) 123: Tes HIV secara universal dan pengobatan langsung
dapat mengurangi 95% infeksi HIV dalam 10 tahun, yang dapat dibaca
dengan klik <http://spiritia.or.id/hatip/bacahat.php?artno=0123>
Babe
--
Chris W. Green (chrisg@...)
Divisi Pelatihan dan Informasi
Yayasan Spiritia, Jakarta
Tel: (021) 422-5163 Fax: (021) 4287 1866
Situs web: <http://spiritia.or.id>