Search the web
Sign In
New User? Sign Up
tb-hiv_indonesia · TB-HIV Indonesia
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Show off your group to the world. Share a photo of your group with us.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
Penggunaan sirih dan TB   Message List  
Reply | Forward Message #6 of 195 |
Dalam kunjungan saya ke beberapa rumah sakit dan puskesmas di Papua baru-
baru ini, sekali lagi saya menjadi prihatin atas penggunaan sirih oleh
pasien dan pengunjung. Di mana saja dapat dilihat noda berwarna merah,
yang menunjukkan bahwa meludah secara sembarangan sangat umum.

Dengan adanya prevalensi TB yang sangat tinggi di Papua, saya yakin
membiarkan kebiasaan ini meningkatkan risiko penularan TB, termasuk
mungkin TB yang resistan terhadap obat lini pertama (MDR-TB).

Baru ini, ada laporan (di bawah) mengenai hal yang sama diseberang batasan
di PNG. Apakah sudah waktu kita mulai berupaya untuk menghadapi kebiasaan
ini, sedikitnya pada awal di sarana kesehatan? Saya yakin dibutuhkan waktu
yang cukup lama, tetapi saya rasa kita harus coba.

Saya ingat waktu saya kecil di Inggris, di semua toilet umum ada iklan
"Spitting causes consumption (Meludah menyebabkan TB)". Sekarang di
Inggris, kita jarang ketemu orang yang meludah.

Babe
--
Chris W. Green (chrisg@...)
Divisi Pelatihan dan Informasi
Yayasan Spiritia, Jakarta
Situs web: <http://spiritia.or.id>


Larangan sirih di ibu kota PNG dapat mengurangi penyebaran TB

GlobalHealthReporting.org, 10 Januari 2008

Larangan buah pinang/sirih di ibu kota Papua New Guinea (PNG) Port
Moresby dapat membantu mengurangi penyebaran TB di negara tersebut. Hal
ini dikatakan baru-baru ini oleh Rajendra Yadav, seorang ahli TB di
WHO.

Gubernur National Capital District Commission Powes Parkop bersikap
kuat bertentang buah pinang di ibu kota untuk alasan higiene. Menurut
Yadav, orang yang mengunyah sirih lebih mungkin mempunyai kebiasaan
meludah secara sembarangan, yang dapat menyumbang pada penyebaran TB.

"Kami harus mendorong higiene batuk," termasuk menutup mulut dan hidung
saat batuk atau bersin untuk mencegah penyebaran TB dan penyakit lain,
Yadav mengatakan. Dia menambah bawha tidak mungkin TB dapat menularkan
melalui pembagian kapur saat mengunyah sirih.

Menurut WHO, lebih dari 3.000 orang meninggal karena TB setiap tahun di
PNG.

Artikel asli: Betel Nut Ban in Papua New Guinea Capital Could Help
Reduce Spread of TB, WHO Official Says
<http://kaisernetwork.org/daily_reports/rep_index.cfm?DR_ID=49752>
--
Chris W. Green (chrisg@...)
Divisi Pelatihan dan Informasi
Yayasan Spiritia, Jakarta
Tel: (021) 422-5163 Fax: (021) 4287 1866
Situs web: <http://spiritia.or.id>






Sat Jan 12, 2008 2:07 am

wartaaids
Offline Offline
Send Email Send Email

Forward
Message #6 of 195 |
Expand Messages Author Sort by Date

Dalam kunjungan saya ke beberapa rumah sakit dan puskesmas di Papua baru- baru ini, sekali lagi saya menjadi prihatin atas penggunaan sirih oleh pasien dan...
Chris W. Green
wartaaids
Offline Send Email
Jan 12, 2008
2:07 am
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help