Masalah dana, daerah luas menghambat upaya penanggulangan TB di
Indonesia
Oleh: GlobalHealthReporting.org, 13 Agustus 2008
Masalah dana dan daerah geografis yang sangat luas menghambat upaya
Indonesia untuk menanggulangi TB. Hal ini baru-baru ini dikatakan oleh
Jane Soepardi, seorang petugas di Departemen Kesehatan (Depkes)
Republik Indonesia.
Menurut Soepardi, hampir 60% dana TB Indonesia berasal dari lembaga
donor asing, dan "donor itu dapat menghentikan dananya" bila tidak
diatur dengan baik. Soepardi menambahkan bahwa ketidakaturan dana
memogokkan upaya penanggulangan TB Indonesia dan memberi tantangan
untuk mencapai target TB. Tambahan, pemerintah Indonesia yang
didesentralisasikan memperumit upaya TB, karena beberapa wilayah tidak
memberi prioritas pada penanggulangan TB akibat masalah keuangan,
dikatakan Soepardi.
Soepardi menambahkan bahwa beberapa wilayah tidak melakukan DOTS, yang
juga menambah kesulitan dalam penanggulangan TB di Indonesia. Menurut
Depkes, 37% rumah sakit di Indonesia menerapkan DOTS pada Januari 2007,
walau tidak semua mempunyai ketetapan ketaatan harian yang keras.
Gerakan Terpadu Penganggulangan TB Nasional (Gerdunas) Indonesia
bertujuan untuk memperluas akses pada diagnosis dan pengobatan TB yang
bermutu, mengobati dua juta pasien TB dan mencegah 500.000 kematian
pada 2010. Rencana ini melibatkan LSM, asosiasi profesional dan
kelompok agama untuk meningkatkan kepedulian mengenai TB. Namun gerakan
ini belum melakukan surveilans di antara Odha, dan data mengenai kasus
TB yang resistan terhadap obat belum tersedia.
Menurut Depkes, keadaan TB di Indonesia "tidak dapat diterima," dengan
500.000 kasus baru setiap tahun dan rata-rata 300 warga Indonesia
meninggal karena penyakit tersebut setiap hari, walau ada akses secara
gratis pada pengobatan TB di puskesmas. WHO dalam 2008 Global TB
Report-nya menempatkan Indonesia pada urutan ketiga dalam daftar 22
negara dengan beban TB tertinggi di dunia. Walau angka penemuan kasus
di Indonesia melebihi target WHO 70% untuk pertama kali pada 2006,
negara tersebut tidak mencapai target itu pada 2007 dan menemukan hanya
69% kasus TB aktif. Namun, Soepardi mengatakan dia optimis bahwa
Indonesia dapat mencapai target WHO tahun ini.
Ringkasan: Funding Issues, Sprawling Geography Hinders Efforts To
Control TB in Indonesia, Health Official Says
<http://kaisernetwork.org/daily_reports/rep_index.cfm?DR_ID=53932>
Sumber: TB battle hampered by geography and lack of funds
<http://www.irinnews.org/Report.aspx?ReportId=79766>
--
Chris W. Green (chrisg@...)
Divisi Pelatihan dan Informasi
Yayasan Spiritia, Jakarta
Tel: (021) 422-5163 Fax: (021) 4287 1866
Situs web: <http://spiritia.or.id>