Search the web
Sign In
New User? Sign Up
tb-hiv_indonesia · TB-HIV Indonesia
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Hear how Yahoo! Groups has changed the lives of others. Take me there.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
Klipping Media Masa Terbaru di www.aids-ina.org   Message List  
Reply | Forward Message #179 of 195 |
Klipping Media Masa Terbaru di www.aids-ina.org

Kumpulan Berita Media Massa
HIV-AIDS dan Narkoba
Dari Tanggal: 24 August 2009 Sampai Tanggal: 31 August 2009


 

1. Tiga Pelayan Pub di Lembata Mengidap HIV

Pos Kupang, 29 Agustus 2009

LEWOLEBA, POS-KUPANG.COM --Peringatan bagi kaum pria yang doyan "makan di luar rumah." Saat ini ada tiga wanita pelayan pub dan karaoke di sejumlah lokasi di Kota Lewoleba, terindikasi mengidap virus human immune deviciency sydrom (HIV).


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1716



2. SPKs jangkau 900 orang rentan HIV/AIDS

Waspada Online, 29 Agustus 2009

MEDAN - Sejak Juni 2008 hingga Agustus 2009 LSM Sumatera Peduli Kesehatan (SPKs) HIV/AIDS telah menjangkau sedikitnya 900 orang kelompok resiko tinggi terkena HIV/AIDS agar mau memeriksakan diri ke Klinik VCT (Voluntary Counselling Testing). Mereka yang termasuk resiko tinggi yakni, PSK (Pekerja Seks Komersil), waria, dan sesama jenis.

Hal ini disampaikan Direktur Program LSM SPKs Hendra, tadi malam.

Hendra mengatakan, daerah-daerah yang sudah dijangkau LSM ini adalah Jl. Gajah Mada Medan, Djamin Ginting Medan, Simpang Selayang Medan, Tj. Morawa, dan Jl. Binjai. “Kami melakukan penjangkauan di oukup-oukup dan di tempat PSK-PSK lainnya. Tapi, dari 900 orang yang dijangkau yang terinfeksi HIV hanya sekitar 10 persen, mungkin saat diperiksa dengan mobile VCT atau klinik VCT belum kelihatan, kan masa inkubasinya 5 sampai 10 tahun.”


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1715



3. Sosialisasi di Wilayah Mansel

Manado Post, 29 Agustus 2009

GMIM BERLIAN

PANITIA HUT ke 75 (GMIM Berlian) melakukan sosialisasi di wilayah Manado Selatan (Mansel), besok (Minggu, 30/8). Sosialisasi ini akan dilaksanakan serentak di beberapa jemaat sesuai pembagian kelompok. Salah satu materi tentang peranan gereja terhadap pemberantasan narkoba dan penularan HIV/AIDS.

Sekretaris Umum Panitia Pdt Lisye Pangkey Sumampouw didampingi Ibu Dewi Bekto Suprapto menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menyosialisasikan bahaya narkoba dan HIV/AIDS. Sebab sampai sekarang jumlah penderita sudah semakin banyak.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1714



4. Parangkusumo rawan HIV/AIDS

Harian Jogja, 29 Agustus 2009

BANTUL: Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul menyatakan, kawasan Pantai Selatan Bantul rawan terhadap penyebaran HIV/AIDS. Data sementara menunjukkan, jumlah penderita HIV/AIDS di Bantul mencapai 9 orang.

Kepala Dinkes Pemkab Bantul, Siti Noor Zaenab mengatakan, jumlah penderita AIDS di Bantul padas emester pertama ini tidak bergeser dari jumlah tahun sebelumnya, yakni sembilan orang. Padahal, pihaknya menengarai ada sejumlah orang yang belum teridentifi kasi.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1713



5. Dirjen P2PL Ingatkan Penderita IMS agar Lebih Waspada HIV/AIDS

Analisa Daily, 29 Agustus 2009

Medan, (Analisa)

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Prof dr Candra Yog Aditama SpP MARS mengingatkan, penderita penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) agar lebih berhati-hati terhadap Human Immunodeficiency Virus/Aquired Immuno Deficiency Syndrome (HIV/AIDS).

"Karena penderita Ims jauh berpeluang terjangkit HIV/AIDS mencapai 5 – 9 kali lebih besar dibanding orang-orang yang tidak pernah terkena IMS," katanya saat meninjau klinik IMS Jalan Veteran Medan, Kamis (27/8).


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1712



6. Kawasan Pantai Rawan Penyebaran AIDS

Bernas, 29 AGustus 2009

BANTUL --Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul menyatakan kawasan pantai sangat rawan terhadap penyebaran AIDS. Hal itu didasarkan pada hasil tes yang menunjukkan penyebaran AIDs di kawasan itu paling banyak.

Kepala Dinkes Kabupaten Bantul dr Siti Noor Zaenab, Jumat kemarin mengatakan, penderita AIDS di Kabupaten Bantul pada semester pertama tahun 2009 tidak berubah dari tahun sebelumnya, yakni 9 orang.

Menurut Siti, Dinkes telah melakukan sejumlah tes darah terhadap beberapa orang yang rentan terhadap penyakit mematikan itu. Tes dilakukan di sepanjang Pantai Parangkusumo, Rumah Tahanan (Rutan) Pajangan dan salon plus.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1711



7. RSPI Bantah Telantarkan Penderita HIV/AIDS

Detik.Com, 28 Agustus 2009

Ramadhian Fadillah - detikNews

Jakarta - Pihak Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof Dr Sulianti Saroso membantah telah menelantarkan Kesi selama 14 jam. Kesi baru masuk ke RSPI pukul 12.00 WIB tadi bukan sejak dini hari, seperti pengakuan keluarganya.

"Sudah saya cek, pasien itu baru masuk pukul 12.00 WIB siang tadi, bukan sudah 14 jam, jadi tidak benar kalau kita telantarkan," jelas Direktur RSPI, Sardikin Giriputro ketika dikonfirmasi detikcom, Jumat (28/8/2009).


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1710



8. Kena AIDS, 14 Jam Lebih Kesi Terkatung-katung di RSPI

Detik.Com, 28 Agustus 2009

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews

Jakarta - Naas benar nasib Kesi (39). Ia didiagnosa kena HIV/AIDS. Saat ingin berobat, ia harus terkatung-katung. Ia sudah 14 jam lebih menunggu di ruang IGD Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof Dr Sulianti Saroso. Tapi perawatan tidak kunjung dia dapatkan.

"Saat ini belum dapat perawatan. Ibu masih di IGD, tapi belum ada perawatan. Kata dokter tidak ada kamar kosong," ujar putri Kesi, Nini (26) saat ditemui di RSPI, Jl Sunter Permai Raya, Jakarta Utara, Jumat (28/8/2009).


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1709



9. Mitos dan Fakta Seputar Kondom

Kompas.Com, 28 Agustus 2009

KOMPAS.com — Banyak mitos tentang kondom yang membuat orang ragu menggunakannya. Agar tak salah kaprah, ketahui fakta dan dapatkan manfaatnya.

Mitos: Tetap bisa hamil meski menggunakan kondom
Fakta:
Penggunaan kondom sebenarnya lebih untuk mengurangi risiko terjadinya kehamilan. Jadi, risiko tetap ada meski presentasenya kecil, terutama jika kondom pecah atau bocor.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1708



10. Pasien HIV Ditolak Dirawat di RS Sulianti Saroso

Kompas.Com, 28 Agustus 2009

JAKARTA, KOMPAS.com — Kesi (39), warga Kampung Benting, Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, yang terinfeksi virus HIV tidak bisa dirawat di RS Sulianti Saroso. Alasannya, ruang Dahlia di rumah sakit hanya untuk pasien flu babi.

Kesi yang tubuhnya terlihat kurus tergeletak di ruang Instalasi Gawat Darurat tanpa diinfus. Padahal, dia sudah dua bulan terakhir tidak bisa makan akibat jamur yang memenuhi lidah dan tenggorokannya.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1707



11. Masyarakat Bali Sering Tolak Jenazah ODHA

Kompas.Com, 28 Agustus 2009

DENPASAR, KOMPAS.com — Masyarakat pedesaan ataupun perkotaan di Pulau Dewata masih sulit hidup bersama orang dengan HIV/AIDS (ODHA), termasuk menerima jenazahnya. Kuatnya penolakan di masyarakat karena mereka masih khawatir dengan penularan penyakit yang dianggap mematikan tersebut dan minim informasi.

Karena itu, kalangan tokoh agama di Pulau Dewata sepakat untuk membantu menghilangkan diskriminasi terhadap ODHA tersebut di masyarakat luas. Bantuan tersebut akan direalisasikan dengan membentuk tim relawan dari kalangan rohaniawan untuk menjadi pendamping. Tim relawan tersebut dari sejumlah lembaga swadaya masyarakat yang sudah aktif ke masyarakat.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1706



12. 9 PSK Pantai Parangkusumo Positif HIV-AIDS

OkeZone.Com, 28 AGustus 2009

BANTUL - Maraknya prostitusi di Kawasan Pantai Selatan Yogyakarta berakibat pada penularan penyakit mematikan HIV-AIDS. Setidaknya dalam kurun satu semeter ini terdapat sembilan pekerja seks komersial (PSK) di kawasan ini dinyatakan positif mengidap HIV-AIDS.

"Jumlah penderita itu masih sama dari bulan Januari 2009 yang lalu hingga bulan ini. Hampir 90 persen lebih penderitanya adalah PSK yang menjajakan diri di kawasan Pantai Selatan Bantul khususnya pantai Parangkusumo," kata Kepala Dinkes Pemkab Bantul Siti Noor Zaenab, Jumat (28/8/2009)

Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1705



13. Satu Bulan Tiga Penderita AIDS Meninggal

Suara Merdeka, 28 Agustus 2009

Blora, CyberNews. Perkembangan penyakit HIV/AIDS di Blora patut diwaspadai. Dalam satu bulan terakhir, warga Blora yang meninggal dunia karena pepenyakit AIDS sebanyak tiga orang. Jumlah tersebut merupakan terbanyak dan sebelumnya tidak pernah terjadi di Blora.

Fenomena gunung es yang penyertai perkembangan penyakit menular seksual tersebut memungkinkan jumlah penderitanya semakin banyak.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1704



14. 80 Persen Pengidap AIDS Perempuan

Batam Pos, 28 Agustus 2009

BATAM (BP) - Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Kota Batam, Nurmadiah mengatakan dari 145 pengidap penderita HIV AIDS selama semester pertama 2009, sebagian besar penderita virus HIV AIDS tersebut perempuan.

”Sebanyak 80 persen penderitanya adalah perempuan, dan kita tidak dapat mengingkari, rata-rata survei yang kita lakukan bekerja sama dengan rumah sakit di Batam, para penderita tersebut adalah PSK,” ujar Nurmadiah kepada Batam Pos di Batam Center, Kamis (27/8).


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1703



15. Penderita IMS memiliki peluang lebih besar terjangkit HIV/AIDS

Waspada Online, 28 Agustus 2009

MEDAN - Penderita penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) memiliki peluang lebih besar terjangkit Human Immunodeficiency Virus/Aquired Immuno Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) dibanding orang yang belum pernah menderita IMS.

“Peluang terjangkit HIV/AIDS mencapai 5 – 9 kali lebih besar dibanding orang-orang yang tidak pernah terkena IMS,” kata direktur jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Departemen Kesehatan RI, Tjandra Yoga Aditama, tadi malam.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1702



16. Pengguna PSK Berisiko Tinggi Terkena HIV

Koran SINDO, 28 Agustus 2009

PALEMBANG (SI) – Ini peringatan keras bagi pria yang biasa berkencan dengan pekerja seks komersial (PSK). Pasalnya, berdasarkan hasil dari pemetaan (mapping) yang dilakukan Badan Narkotika Kota (BNK) Palembang, ternyata pria yang menjadi teman kencan PSK paling besar berpotensi terkena HIV.

Kepala BNK Kota Palembang Zailani UD menjelaskan, mapping yang dilakukan BNK tersebut telah dibuat sejak Juli lalu dan melalui penjangkau yang diterjunkan khusus untuk mendapatkan data penderita HIV dan AIDS. “Kami sarankan warga yang termasuk risiko tinggi, seperti waria, PSK, termasuk pasangannya dan pengguna jarum suntik, untuk periksakan diri, apakah terkena HIV atau tidak,” jelasnya kemarin.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1701



17. Agamawan Sepakat Tak Diskriminasi Jenazah Pengidap HIV/AIDS

Tempo Interaktif, 27 Agustus 2009

TEMPO Interaktif, Denpasar - Kalangan tokoh agama di Bali sepakat untuk tak akan melakukan diskriminasi terhadap jenazah pengidap HIV/AIDS. Pengurus Parisadha Hindu Dharma Indonesia Bali Raka Santeri menyatakan, diskriminasi terjadi karena masyarakat masih menggunakan perasaan saat menangani jenazah. "Padahal virus sudah tidak menular beberapa saat ketika pengidapnya meninggal," ujarnya Kamis (27/8).

Pihaknya akan membentuk tim relawan untuk mendampingi kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat terjun ke desa-desa di Bali untuk menyosialisasikan masalah ini.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1700



18. Target AIDS Terancam Gagal

Suara Pembaharuan, 27 Agustus 2009

Evaluasi Program MDGs

[JAKARTA] Target Millennium Development Goals (MDGs) yang berakhir tahun 2015, khususnya tujuan keenam, yakni penanganan berbagai penyakit menular paling berbahaya, terutama Human Immunodeficiency Virus (HIV)/Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Indonesia, terancam gagal. Hingga saat ini kasus HIV/AIDS masih tinggi yang menurut estimasi terbaru 2009 dari Departemen Kesehatan (Depkes) masih mencapai sekitar 277.000 orang.

Kasubdit AIDS dan Penyakit Menular Seksual (PMS) Departemen Kesehatan, Dyah Mustikawati yang dihubungi SP di Jakarta, Selasa (25/8) bahkan menyebutkan, angka ini diperkirakan akan meningkat menjadi 501.000 pada 2014, seiring dengan terjadinya kasus baru (infeksi baru HIV). Sebab, setiap tahun terjadi peningkatan sekitar 50.000 kasus baru yang terinfeksi HIV.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1699



19. 3,6 Juta Pecandu Narkoba di Indonesia

Suara Merdeka, 27 Agustus 2009

Jambi, CyberNews. Widya Iswara Balai Diklat Badan Narkotika Nasional (BNN), RA Kadarmanta, S.Sos, MM, mengatakan, di Indonesia saat ini terdata ada 3,6 juta pecandu nakotika dan obat-obatan (narkoba).

Ketika memberikan sambutan pada rapat koordinasi Badan Narkotika Provinsi (BNP) Jambi di Jambi, Rabu, ia menjelaskan, berdasarkan pengamatan pakar, sebenarnya karakteristik kejahatan narkoba yang muncul ke permukaan saat ini hanya 10 persen.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1698



20. Empat Napi di Nusakambangan Idap HIV/AIDS

Republika Online, 27 Agustus 2009

CILACAP--Pengelola penjara di Nusakambangan Kabupaten Cilacap diminta meningkatan kewaspadaan. Hal ini karena, berdasarkan temuan KPA (Komisi Penanggulangan AIDS) Kabupaten Cilacap, di lingkungan penjara Nusakambangan ditemukan empat napi yang mengidap virus HIV (human immunodeficiency virus) penyebab penyakit AIDS.

''Mereka kami temukan dalam kegiatan VCT (voluntary counsulting and testing) mobile yang kita lakukan selama setahun ini,'' jelas Ketua KPA (Komite Penanggulangan AIDS) Cilacap, Sardjono, Kamis (27/8). Saat ditanya tepatnya di LP mana napi pengidap HIV itu ditahan, Sardjono enggan menyebutkan.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1697



21. 22 Penderita AIDS Tewas

Batam Pos, 27 Agustus 2009

BATAM (BP) - Tanpa disadari, sejak bulan Januari hingga Juli tahun ini sudah 22 penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (Aids) di Batam tewas di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK).

Data yang diperoleh Batam Pos dari rumah sakit tersebut, angka kematian paling banyak terjadi pada bulan Mei, yakni sebanyak enam orang.
Lima bulan lainnya rata-rata sebanyak tiga orang per bulannya.

Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1696



22. Meski Disunat Homoseksual Tetap Rentan HIV

Banjarmasin Post, 27 Agustus 2009

KENDATI sunat sudah terbukti bisa mencegah penularan virus HIV pada pria di Afrika, ternyata efek serupa tidak ditemukan pada pria homoseksual.

"Sunat ternyata tidak bisa mencegah penularan HIV di antara pria gay," kata Dr Peter Kilmarx, Kepala Divisi Epidemiologi dan HIV dari Center for Disease Control and Prevention (CDC), AS. Walau begitu, CDC masih mempertimbangkan untuk merekomendasikan sunat pada kelompok lain, seperti anak laki-laki dan pria heteroseksual yang beresiko tertular.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1695



23. 3, 14 juta pelanggan PSK terinfeksi HIV/AIDS

Waspada Online, 26 Agustus 2009

MEDAN - Kasus Human Immunodeficiency Virus/Aquired Immuno Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Indonesia diibaratkan seperti fenomena gunung es. Dimana, kasus yang terdata jauh lebih kecil dibanding jumlah yang tidak terdata.

"Populasi tertinggi yang terinfeksi HIV/AIDS adalah pelanggan Pekerja Seks Komersial (PSK) dengan angka estimasi mencapai 3,14 juta orang," kata kadis kesehatan Sumut, Candra Syafei, melalui manager global fund dinas kesehatan Sumut, Andi Ilham Lubis, tadi malam.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1694



24. Stok ARV Aman, Tapi Dijatah

Harian Global, 26 Agustus 2009

Written by Yuni

Akibat penyakit menular Human Immune Virus/Acquired Immunedeviciency Syndrome (HIV/AIDS) kewajiban bagi Orang Dengan HIV /AIDS (ODHA) untuk mengonsumsi obat Anti Retro Viral sepertinya diwajibkan. Setidaknya untuk mengganti kekebalan tubuh yang habis ”disedot” virus.

Namun, obat Anti Retro Viral (ARV) yang tidak boleh putus penggunaannya justru di RSUP H Adam Malik Medan harus dijatah. Meski, stok ARV hingga akhir tahun 2009, dipastikan aman.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1693



25. Mayoritas Pengidap HIV/AIDS Enggan Ikuti Konseling

Tempo Interaktif, 26 Agustus 2009

TEMPO Interaktif, Semarang - Sekitar 74 persen dari delapan ribu pengidap HIV/AIDS di Jawa Tengah, masih belum mau memeriksakan diri melalui konseling secara sukarela di Voluntary Counseling and Testing (VCT) yang sudah disediakan di wilayah itu. “Dari perkirakan pengidap delapan ribu orang, baru 2.100 pengidap yang sudah mau memeriksakan diri di VCT,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Hartanto, Rabu (26/8).

Hartanto mengatakan, kesadaran pengidap untuk memeriksakan diri memang masih rendah. Sebagian pengidap HIV/AIDS enggan memeriksakan diri ke VCT karena menganggap pemeriksaan ini tidak terlalu penting.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1692



26. Ustadz: HIV/AIDS tak Ada Jika Pelacuran Tiada

Republika Online, 26 Agustus 2009

BANJARMASIN--Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Taman Pendidikan Alquran, ustadz H. Chairani Ideris menyatakan, penyakit atau penderita HIV/AIDS tidak akan ada, jika pelacuran dan pergaulan seks bebas tiada.

"Sebaliknya selama pelacuran dan seks bebas masih ada, maka penyakit itu tak akan pernah tiada," tandas mantan Ketua Umum Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam ceramah subuh di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Rabu (26/8).


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1691



27. Sunat Tak Lindungi Pria ''Gay'' dari HIV

Kompas.Com, 26 Agustus 2009

KOMPAS.com — Kendati sunat sudah terbukti bisa mencegah penularan virus HIV pada pria di Afrika, ternyata efek serupa tidak ditemukan pada pria homoseksual.

"Sunat ternyata tidak bisa mencegah penularan HIV di antara pria gay," kata Dr Peter Kilmarx, Kepala Divisi Epidemiologi dan HIV dari Center for Disease Control and Prevention (CDC), AS. Walau begitu, CDC masih mempertimbangkan untuk merekomendasikan sunat pada kelompok lain, seperti anak laki-laki dan pria heteroseksual yang beresiko tertular.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1690



28. Kurikulum Soal AIDS dan Narkoba

Tribun Jabar, 26 Agustus 2009

SETELAH melewati pengkajian mendalam selama beberapa waktu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung akhirnya memasukkan pelajaran tentang narkoba dan HIV/AIDS ke dalam kurikulum sekolah mulai tahun ajaran 2010/2011.

Rencananya, mata pelajaran Narkoba dan HIV/AIDS ini akan ditangani langsung para guru Bimbingan dan Penyuluhan (BK) yang sebelumnya telah dibekali pengetahuan khusus. Setiap siswa akan mengikutinya selama satu jam paling tidak sepekan satu kali.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1689



29. Wah... Bandung Masukkan Narkoba dan HIV/AIDS sebagai Kurikulum!

Kompas.Com, 26 Agustus 2009

BANDUNG, KOMPAS.com — Setelah melewati pengkajian mendalam selama beberapa waktu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung akhirnya memasukkan materi pelajaran tentang narkoba dan HIV/AIDS ke dalam kurikulum sekolah mulai tahun ajaran 2010/2011.

Rencananya, mata pelajaran narkoba dan HIV/AIDS itu akan ditangani langsung oleh para guru Bimbingan dan Penyuluhan (BK) yang sebelumnya telah dibekali pengetahuan khusus. Setiap siswa akan mengikutinya selama satu jam, paling tidak satu kali dalam sepekan.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1688



30. Narkoba dan HIV/AIDS Masuk dalam Kurikulum

Banjarmasin Post, 26 Agustus 2009

BANDUNG, RABU - Setelah melewati pengkajian mendalam selama beberapa waktu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung akhirnya memasukkan materi pelajaran tentang narkoba dan HIV/AIDS ke dalam kurikulum sekolah mulai tahun ajaran 2010/2011.

Rencananya, mata pelajaran Narkoba dan HIV/AIDS itu akan ditangani langsung oleh para guru Bimbingan dan Penyuluhan (BK) yang sebelumnya telah dibekali pengetahuan khusus. Setiap siswa akan mengikutinya selama satu jam, paling tidak satu kali dalam sepekan.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1687

 -----------------------------------------------

Pengelola aids-ina.org

A better way in strengthening strategic information to guide a more effective

Dukung dan kunjungi terus www.aids-ina.org

 



Mon Aug 31, 2009 1:38 am

komunitasaid...
Offline Offline
Send Email Send Email

Forward
Message #179 of 195 |
Expand Messages Author Sort by Date

Kumpulan Berita Media Massa HIV-AIDS dan Narkoba Dari Tanggal: 11 May 2009 Sampai Tanggal: 18 May 2009 _____ 1. 73% Penularan HIV di Subang Akibat Seks Bebas ...
Pengelola www.aids-in...
komunitasaid...
Offline Send Email
May 18, 2009
7:38 am

Kumpulan Berita Media Massa HIV-AIDS dan Narkoba Dari Tanggal: 25 May 2009 Sampai Tanggal: 1 June 2009 _____ 1. Malam renungan AIDS Nusantara 2009 Waspada...
Pengelola www.aids-in...
komunitasaid...
Offline Send Email
Jun 1, 2009
1:34 am

Kumpulan Berita Media Massa HIV-AIDS dan Narkoba Dari Tanggal: 1 June 2009 Sampai Tanggal: 8 June 2009 _____ 1. Mulai Takut Modif Alat Kelamin Manado Post, 06...
Pengelola www.aids-in...
komunitasaid...
Offline Send Email
Jun 8, 2009
1:11 am

Kumpulan Berita Media Massa HIV-AIDS dan Narkoba Dari Tanggal: 15 June 2009 Sampai Tanggal: 22 June 2009 _____ 1. Anak jalanan rentan terinfeksi HIV/AIDS ...
Pengelola www.aids-in...
komunitasaid...
Offline Send Email
Jun 22, 2009
12:00 am

Kumpulan Berita Media Massa HIV-AIDS dan Narkoba Dari Tanggal: 20 July 2009 Sampai Tanggal: 27 July 2009 _____ 1. GMIM Tangkal HIV/AIDS Manado Post, 25 Juli...
Pengelola www.aids-in...
komunitasaid...
Offline Send Email
Jul 27, 2009
1:48 am

Kumpulan Berita Media Massa HIV-AIDS dan Narkoba Dari Tanggal: 24 August 2009 Sampai Tanggal: 31 August 2009 _____ 1. Tiga Pelayan Pub di Lembata Mengidap HIV ...
Pengelola www.aids-in...
komunitasaid...
Offline Send Email
Aug 31, 2009
1:37 am

Kumpulan Berita Media Massa HIV-AIDS dan Narkoba Dari Tanggal: 5 October 2009 Sampai Tanggal: 12 October 2009 _____ 1. 103 Warga Tewas karena AIDS Kaltim Post...
Pengelola www.aids-in...
komunitasaid...
Offline Send Email
Oct 12, 2009
12:37 am

Kumpulan Berita Media Massa HIV-AIDS dan Narkoba Dari Tanggal: 12 October 2009 Sampai Tanggal: 19 October 2009 _____ 1. KELEMBAGAAN: BNP akan Optimalkan...
Pengelola www.aids-in...
komunitasaid...
Offline Send Email
Oct 19, 2009
1:45 am
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help