Apa dampak influenza A(H1N1) pada Odha?
Oleh: Dr. Joel Gallant, 30 April 2009
Dr. Gallant adalah profesor kedokteran dan epidemiolog di Division of
Infectious Diseases di Johns Hopkins University School of Medicine. Ini
kutipan dari wawancara oleh The Body.
The Body: Coba mulai dengan dasar. Apa itu influenza A(H1N1)?
Dr. Gallant: Influenza A(H1N1) (flu babi) hanya sekadar jenis flu yang
tidak menyebar dalam populasi sebelumnya. Oleh karena itu, tidak
seorang pun kebal terhadapnya. Virus itu adalah virus influenza, sama
seperti virus influenza lain, tetapi sebuah virus yang belum dilihat
oleh manusia sebelumnya, dan oleh karena itu, sistem kekebalan tubuh
kita belum mempunyai ingatan mengenai kuman itu, sehingga kita sedikit
lebih rentan
The Body: Terkait dengan Odha, bagaimana hal ini mempengaruhinya?
Apakah Odha lebih berisiko terhadap penyakit influenza A(H1N1)?
Dr. Gallant: Sebetulnya tidak. Orang terinfeksi HIV umumnya tidak
berisiko lebih tinggi terhadap influenza dibandingkan orang lain. Dan
itu sebagian karena sistem kekebalan selular, bagian sistem kekebalan
yang terdiri dari sel CD4, tidak sebetulnya bertanggung jawab untuk
melawan influenza. Oleh karena itu, HIV tidak membuat kita lebih
rentan. Untuk kebanyakan Odha, influenza A(H1N1) adalah hampir sama
seperti untuk orang tanpa HIV.
Satu-satunya kekecualian adalah karena Odha lebih berisiko terhadap
pneumonia, dan karena flu dapat meningkatkan risiko kita terhadap
pneumonia sebagai komplikasi flu, orang dengan jumlah CD4 yang rendah
mungkin lebih berisiko terhadap komplikasi flu apabila mereka kena flu
dan komplikasi terpenting adalah pneumonia.
Jadi garis bawah adalah bila kita terinfeksi HIV, tetapi belum memakai
terapi antiretroviral (ART) dan masih sehat dan jumlah CD4-nya relatif
baik, maka tidak ada banyak yang harus dikhawatirkan. Tetapi bila
sistem kekebalan tubuh kita cukup rusak - bila jumlah CD4 kita jauh di
bawah 200 - maka ada risiko yang sedikit lebih tinggi, tetapi pasti
tidak dengan tingkat risiko yang serupa dengan penyakit lain misalnya
TB atau serupanya, yang sangat terpengaruh oleh jumlah CD4.
The Body: Tampaknya Odha mempunyai risiko lebih tinggi tidak untuk
terinfeksi influenza A(H1N1) secara khusus, tetapi menderita komplikasi
terkait bila mereka mempunyai jumlah CD4 yang rendah.
Dr. Gallant: Betul. Risiko terinfeksi flu adalah sama.
The Body: Asumsi saya, viral load tidak mempengaruhi.
Dr. Gallant: Kemungkinan hanya sedikit. Sekali lagi, viral load dapat
menambah sedikit pada risiko komplikasi, bila kita mempunyai viral load
yang tinggi. Namun, saya curiga jumlah CD4 sedikit lebih penting.
Tentu di klinik kami, kami coba vaksinasi setiap orang terhadap flu,
tetapi umumnya, bila kita mengamati kebanyakan musim flu, kami tidak
bertemu dengan banyak orang yang menjadi sangat sakit akibat flu. Kami
jarang menemukan alasan untuk rawat inap. Dan sungguh-sungguh kita
tidak mengalami banyak kematian.
Oleh karena itu, saya rasa terkait influenza A(H1N1), hal ini
kemungkinan tidak akan jauh berbeda dengan apa yang kita jauh saat ini
mengenai jenis ini. Namun, sekali lagi, ini adalah epidemi baru, dan
mungkin lambat laun kita akan mendapatkan lebih banyak informasi.
Artikel lengkap: What Does Swine Flu Mean for People With HIV/AIDS?
<http://www.thebody.com/content/treat/art51548.html>
<http://spiritia.or.id/news/bacanews.php?nwno=1379a>
--
Chris W. Green (chrisg@...)
Divisi Pelatihan dan Informasi
Yayasan Spiritia, Jakarta
Tel: (021) 422-5163 Fax: (021) 4287 1866
Situs web: <http://spiritia.or.id>