Search the web
Sign In
New User? Sign Up
tb-hiv_indonesia · TB-HIV Indonesia
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Want your group to be featured on the Yahoo! Groups website? Add a group photo to Flickr.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
HATIP 134: Terapi lini kedua   Message List  
Reply | Forward Message #144 of 195 |
HATIP 134, yang berjudul 'Terapi lini kedua', baru disediakan di situs
web Spiritia, dengan titik kunci yang berikut:

* Kebutuhan akan terapi lini kedua masih rendah tetapi mungkin keadaan
ini akan berubah selama beberapa tahun ke depan.

* Kelangkaan sarana tes viral load berarti banyak orang dengan terapi
yang mulai gagal tidak terdeteksi selama jangka waktu yang lama; hal
ini menghasilkan tingkat resistansi terhadap obat yang tinggi,
terutama terhadap golongan analog nukleosida (NRTI).

* Tingkat resistansi terhadap NRTI yang tinggi dapat menyulitkan
terbentuk kombinasi ARV lini kedua.

* Konsultasi ahli WHO mengusulkan dua dasar NRTI untuk dipakai dalam
terapi lini kedua: tenofovir + 3TC atau FTC, atau abacavir + ddI.

* Konsultasi itu mengusulkan penggunaan protease inhibitor (PI) yang
dikuatkan agar dipakai dalam terapi lini kedua, yaitu
lopinavir/ritonavir atau atazanavir/ritonavir.

* Bila PI yang dikuatkan dipakai, penting memastikan produk yang
dipakai sudah menerima persetujuan sementara oleh FDA AS untuk
penggunaan oleh PEPFAR, atau prakualifikasi WHO. Ada keraguan
mengenai mutu beberapa versi lopinavir/ritonavir yang belum disetujui
oleh lembaga ini.

* Tanggapan terhadap rejimen lini kedua ternyata baik dalam kohort
pasien yang kecil dilaporkan sampai sekarang, tetapi hanya ada sangat
sedikit informasi mengenai dampak rejimen yang diusulkan di
konsultasi ahli WHO. Beberapa uji coba yang besar direncanakan di
Afrika sub-Sahara untuk menguji kemanjurannya.

* Penelitian juga menyelidiki beberapa pendekatan yang lain untuk
terapi lini kedua. Pendekatan ini termasuk pemberian PI yang
dikuatkan sebagai terapi tunggal (monoterapi) atau penggunaan dua
obat dari golongan baru (satu PI dan satu integrase inhibitor).

* Semua obat lini kedua tetap jauh lebih mahal dibandingkan obat lini
pertama. Oleh karena itu, mencegah kegagalan pada terapi lini pertama
adalah sangat penting.

Untuk baca artikel HATIP ini, klik
<http://spiritia.or.id/hatip/bacahat.php?artno=0134>

Babe
--
Chris W. Green (chrisg@...)
Divisi Pelatihan dan Informasi
Yayasan Spiritia, Jakarta
Tel: (021) 422-5163 Fax: (021) 4287 1866
Situs web: <http://spiritia.or.id>






Fri Apr 24, 2009 4:06 am

wartaaids
Offline Offline
Send Email Send Email

Forward
Message #144 of 195 |
Expand Messages Author Sort by Date

HATIP 134, yang berjudul 'Terapi lini kedua', baru disediakan di situs web Spiritia, dengan titik kunci yang berikut: * Kebutuhan akan terapi lini kedua masih...
Chris W. Green
wartaaids
Offline Send Email
Apr 24, 2009
4:07 am
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help