Dalam laporan WHO mengenai TB-MDR (lihat E-mail saya tadi pagi),
diperkirakan ada 12.142 kasus MDR-TB di Indonesia. Jadi muncul
pertanyaan: bagaimana kita akan menanganinya? Jadi teribat HATIP
berikut mungkin sangat tepat waktu...
HATIP 99: Mengobati TB-MDR di komunitas: apa tantangannya?
Program TB nasional harus menyelidiki bagaimana pengobatan TB yang
resistan terhadap obat dapat dilakukan sebaik mungkin dalam komunitas.
Hal ini menurut dokter dan aktivis pengobatan dari Afrika bagian
selatan pada pertemuan World Conference on Lung Health ke-38 di Cape
Town, Afrika Selatan, pada November 2007.
Tetapi mengalihkan pengobatan TB-MDR ke dalam komunitas merupakan
perubahan pada pendekatan yang sangat besar. Beberapa dokter dan
aktivis kurang nyaman dengan usulan ini, khawatir terhadap peningkatan
stigma dan peningkatan TB-MDR karena lemahnya pengendalian infeksi TB.
HATIP edisi ini mengamati pendapat tentang pengobatan berbasis
komunitas, dan beberapa kendala yang harus dihadapi agar pendekatan ini
menjadi aman dan efektif.
Terjemahan dari HATIP ini dapat diakses di
<http://spiritia.or.id/hatip/bacahat.php?artno=0099>
Babe
--
Chris W. Green (chrisg@...)
Divisi Pelatihan dan Informasi
Yayasan Spiritia, Jakarta
Tel: (021) 422-5163 Fax: (021) 4287 1866
Situs web: <http://spiritia.or.id>