WHO melaporkan angka TB resistan terhadap obat yang tertinggi sampai
sekarang
TB yang resistan terhadap berbagai obat (TB-MDR) pernah dicatat dengan
angka tertinggi. Hal ini menurut laporan baru dari WHO yang mengkaji
penemuan dari survei terbesar mengenai skala resistansi TB terhadap obat.
Laporan, Anti-Tuberculosis Drug Resistance in the World, berdasarkan
informasi dikumpulkan antara 2002 dan 2006 dari 90.000 pasien TB di 81
negara. Survei ini juga menemukan TB yang sangat resistan terhadap obat
(TB-XDR), jenis TB yang hampir tidak dapat diobati, dicatat di 45 negara.
Hanya ada sedikit informasi dari Indonesia. Berikut adalah kutipan dari
halaman 103:
"Data tersedia dari kabupaten Mimika di provinsi Papua di Indonesia*
menunjukkan tingkat resistansi yang menengah; namun sampel dalam survei
ini adalah kecil dan mewakili sebagian populasi yang sangat kecil. Data
yang akan tersedia sebentar lagi dari survei resistansi obat di Jawa
Tengah akan menyediakan estimasi yang lebih baik tentang resistansi
terhadap obat di Indonesia. Sebuah survei sedang dilakukan terhadap kasus
kegagalan terapi untuk menentukan luasnya resistansi terhadap rejimen lini
kedua di populasi ini. Penemuan kasus di negera ini sedikit di bawah
target 70% dan angka kesembuhan sangat tinggi. Indonesia...bersusah-susah
dengan peningkatan, peluasan dan pengendalian mutu dalam jaringan
laboratorium. Aplikasi GLC [lembaga WHO yang membantu penyediaan obat TB
lini kedua] disetujui, tetapi pasien belum didaftarkan."
* Kelly, P.M., et al., A community-based TB drug susceptibility study in
Mimika District, Papua Province, Indonesia. Int J Tuberc Lung Dis, 2006.
10(2): p. 167-71.
Berikut adalah kutipan dari tabel di laporan ini (Annex 1, halaman 123):
Indonesia, kabupaten Mimika, provinsi Papua
Survei pada 2004 terhadap 101 pasien TB
Tingkat resistansi:
Terhadap obat apa pun: 13,9%
MDR: 2,0%
XDR: 0,0%
Laporan ini dapat didownload (versi PDF, 2,36MB) dari
http://www.who.int/tb/features_archive/drsreport_launch_26feb08/en/index.ht
ml
--
Chris W. Green (chrisg@...)
Divisi Pelatihan dan Informasi
Yayasan Spiritia, Jakarta
Tel: (021) 422-5163 Fax: (021) 4287 1866
Situs web: <http://spiritia.or.id>