salam kenal, aku mo menanggapi apa yang ditulis oleh mba lestari klo tidak salah...memang berat menjadi konselor karena harus bertanggung jawab terhadap seseorang bukannya barang dan itu seringkali membuat konselor menjadi burn out.
untuk masalah yang dihadapi mba lestari mungkin mba bisa menyikapinya dengan membicarakan hal ini dengan atasan mba langsung atau orang yang bertanggung jawab ttg hal ini atau klo mba bisa melakukan apa yang telah didapat oleh mba dalam pelatihan VCT kemarin walaupun kegiatan ini diluar kegiatan lembaga mba.
memang masalah CTKI dan TNI masih menjadi pro dan kontra untuk melakukan VCT karena kesannya tidak ada Voulentary/sukarela nya, tapi seperti yang Mba Henny bilang klo masalah ini sudah dibicarakan dengan pihak Depkes, para MT dan lembaga2 terkait yang akan melaksanakan ini seperti PJTKI dan TNI dan tadi mba Henny bilang akan ada buku pedomannya dan mudah2an undang2 yang dapat melindungi konselor baik dari klien maupun lembaga tempat konselor tersebut bekerja, karena saya bisa membayangkan klo seperti ini konselor merasa terjepit dan sewrba salah.
mungkin segini aja dulu dari saya, kita dukung Depkes dan ahli2 VCT dalam membuat buku pedoman yang dapat membantu kerja konselor.
peace
khresna
henny damayanti <esafia2000@...> wrote:
halo (mbak lestari?). salam kenal juga...saya sangat memahami apa yang mbak rasakan...saya pikir hampir semua konselor pernah mengalami hal tersebut.Mengenai pelaksanaan konseling di Medical Centre untuk CTKI, memang dilapangan banyak hambatan sehingga seringkali proses konseling tidak dapat dilakukan.Departemen kesehatan saat ini sedang menyusun Pedoman Penatalaksanaan Testing HIV bagi CTKI. Dalam pedoman tersebut diatur mengenai tanggung Jawab Sarana Kesehatan dan PJTKI dalam memberian pelayanan terkait HIV-AIDS. Dalam pedoman juga tercantum mengenai tanggung jawab PJTKI dalam memberikan edukasi mengenai HIV/AIDS kepada CTKI, sehingga tanggung jawab ini bukan hanya milik Sarana Kesehatan saja.Mengenai kegiata konseling, dapat diberikan konseling kelompok, dimana dalam 1 kelompok bisa sampai 10 orang. Dalam konseling kelompok ini lebih kepada pemberian informasi terkait HIV/AIDS, perawatan, dukungan dll. Namun untuk hal yang menyangkut pribadi, seperti perilaku seks, faktor resiko, tetap perlu dilakukan konseling individual.pedoman saat ini dalam proses penyusunan SK menteri, sehingga belum dapat diterbitkan. Insya Allah dalam tahun ini proses penyusunan pedoman tersebut dapat diselesaikan untuk segera didistribusikan ke PJTKI dan sarana kesehatan yang memberikan pemeriksaan kesehatan pada TKI.sementara ini dulu informasi yang dapat saya berikan. Selamat bertugas mbak..salamhenny----- Original Message ----
From: le5t4r1e_77 <le5t4r1e_77@yahoo.com>
To: pkphi_ind@yahoogroups.com
Sent: Thursday, November 29, 2007 8:28:18 PM
Subject: [pkphi_ind] Salam Kenal untuk Semua
Terlebih dahulu saya ingin memperkenalkan diri...saya seorang analis
yang bekerja di sebuah medical centre di Jaktim...
Kebetulan di bulan September 2006 saya mendapatkan pelatihan konselor
hiv aids selama satu minggu di hotel Paragon yang diselenggarakan oleh
KPA bekerjasama dengan Hiptek.(mungkin ada yang pernah dengar??)
Sertifikat konselor sudah diterima...namun jadi milik instansi tempat
kerja.
Sepulang dari pelatihan saya mencoba untuk menerapkan apa yang sudah
menjadi kesepakatan dari seluruh peserta yang semuanya adalah di bawah
Hiptek. Pada kenyataannya sangat susah sekali untuk melakukan
konselling pada seluruh pasien yang kesemuanya adalah calon TKI yang
akan ke luar negeri. Untuk melakukan Informasi Edukasi tentang HIV pun
sulit di lakukan..dikarenaka n adanya hambatan2 yang sangat tidak
mungkin saya lalui. ini terjadi tidak hanya pada tempat saya
bekerja..rata2 seluruh medical centre menyatakan demikian..
Ketika saya menjumpai ada yang positif HIV...saya bingung..saya merasa
bersalah karena sebelumnya tidak melakukan konseling... saya merasa
sangat dilematis sekali..
Bagaimana ya seharusnya yang saya lakukan..mohon bantuan rekan2
konselor yang lebih profesional
Terimakasih.
Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See how.
Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile. Try it now.