Untuk Bang Khresna,
Ide adanya konselor senior sebenarnya adalah sebagai
rekan konselor pendukung konselor dalam melaksanakan
pekerjaan konseling. Tujuan akhirnya sih adalah agar
klien mendapat pelayanan yang terbaik. Ceritanya khan
konselor senior kudu harus orang yang paling enggak
udah punya jam terbang melayani klien jadi dia itu
tahu kebiasaan-kebiasaan umum dari hubungan konselor
dan klien. Nah kalau konselor kagak ngerti atau kurang
paham dalam menghadapi itu klien, maka sang Senior
bisa kasih masukkan sehingga konselor tidak ragu lagi
dalam menjalankan pekerjaannya, dan klien jadi dapet
untungnya.Pekerjaan konseling apalagi dalam bidang
AIDS ini emang buat konselor rentan atau sensi dan
berdampak cepet jadi kebawa arus masalah klien, eh
bukannya dia kasih masukkan untuk memecahkan maslah
klien malah jadi ikutan bermasalah, nah kalau kayak
begini keadaannya sang senior bisa kasih dukungan dan
bantuan penyelesaiannya. Oleh karena itu sang senior
harus orang yang berlatar belakang pendidikan
psikologi atau psikiatri soalnya kalau itu konselor
bermasalah sampai terganggu jiwa nya perlu dong
penanganan yang lebih profesional malah kalau perlu
dikasih cuti semalem atau dua di RSJ. Kalo enggak
salah masih banyak konselor yang kurang tahu peranan
sang senior dan kalau tahu dikira sang senior itu
polisi galak yang patroli cari kesalahan konselor
akibbatnya pada maen kucing-kucingan deh. Untuk VCT
memang sistem dimana sang senior memainkan peran nya
melalui mekanisme supervisi masih belum banyak klinik
VCT mengembangkannya sehingga tidak jelas peran
konselor senior, malah enggak ada yang tahu tuh kalau
kalau di wilayah kerjanya ada konselor senior.
Mudah-mudahan sih perlahan-lahan kita benahi sistem
pelayanan konseling ini sehingga bisa lebih rapih dan
tentunya profesional walaupun istilah konselor
provesional VCT sekarang dah direkomendasikan untk
diganti jadi konselor VCT aja karena beban kata
profesional banyak mengundang pertanyaan dan
tanggungjawab, masih ingat khan waktu sosialisasi
PKPHI di Gran Cempaka ada orang dari WHO yang secara
keras dan lantang mempertanyakan masalah itu?
Nah segitu aja dulu mungkin ada konselor senior lain
yang baca email ini dan tertarik untuk kasih komentar
tentang status dan perannya
salam hangat
Marcel L
--- wahyu khresna <oza_khresna@...> wrote:
> Halo bu, apa kabarnya nih kayanya sibuk banget ya??
>
> Akhirnya ada juga yang mo mengeluarkan pertanyaan
> atau pendapat, walaupun sempet hampir patah semangat
> tapi gak apa2 juga. Kata orang-orang bijak segala
> sesuatu hal mulai dari yang kecil dulu dan akhirnya
> menjadi besar, mudah2an milis ini dan PKPHI nya
> dapat menjadi besar. Amin..
>
> Untuk pertanyaan2 mba ade, yang pasti untuk VCT dan
> Konselornya harus ada dibawah satu payung dulu.
> Karena berdasarkan pengalaman, aku bingung kalo ada
> pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan VCT.
> Selama ini konselor terbagi2 dalam beberapa kubu
> tergantung dari lembaga yang mendanainya, tp syukur
> banget sekarang aku denger sekarang sudah tidak
> seperti itu lagi. Yang pasti harus di kuatin dulu
> payungnya karena akan banyak PR nya, terus mulai
> mengaktifkan senior konselor yang menurut aku
> peranya kurang terlihat atau mungkin aku aja yang
> tidak merasakan atau kurang bergaul kali.
>
> Untuk mentoring bisa dilakukan oleh para senior
> konselor yang sudah berpengalaman dan tahu latar
> belakang dari klinik VCT tersebut. walaupun apa yang
> di dapat pada saat pelatihan sama tapi target atau
> klien dari setiap institusi / lembaga berbeda
> sehingga cara pendekatan dan masalah yang ada
> berbeda pula.
>
> Setelah itu harus ada kejelasan siapa2 saja yang
> bertanggung jawab dengan masalah VCT dan harus jelas
> alur2nya, jangan sampai nanti konselor bingung harus
> kemana jika ada pertanyaan2 atau masalah2 yang
> berhubungan dengan hal ini. Mungkin dalam hal ini
> PKPHI bisa menjadi jembatan antara konselor2 yang
> ada dengan para penentu kebijakan / stakeholder2
> yang ada, baik di tingkat pusat maupun wilayah. Ini
> emang tujuan dari terbentuknya PKPHI untuk
> menampung dan mengaspirasikan apa kebutuhan
> konselor2.
>
> Perbanyak pertemuan2 konselor di tiap2 daerah /
> wilayah yang ada, tujuannya adalah untuk membantu
> konselor mendapatkan tenaga dan informasi baru dalam
> menjalankan tugasnya. Refreshing training akan
> sangat membantu konselor dalam menjalankan tugasnya,
> selama ini sedikit sekali training yang ada untuk
> konselor terutama yang berlatar belakang bukan medis
> ( dokter, perawat ). Apa yang aku lihat, dengar dan
> alamin sendiri begitu seseorang mendapatkan training
> VCT berarti dia tugasnya hanya melakukan konseling.
>
> Ok deh mungkin segini aja dulu. Mudah2an apa yang
> aku tulis disin ada manfaatnya. Aku minta maaf klo
> ada kata2 yang tidak berkenan. Terima kasih banya
> untuk kesempatannya.
>
> Peace
>
> khresna
>
>
>
> adhe zamzam Prasasti <zp_adhe@...> wrote:
>
> Dear Khresna... dan semua teman2 konselor...
>
> Senang akhirnya PKPHI bersuara lagi karena tanpa
> bersuara kita jadi terhambat mengekspresikan
> sesuatu...
>
> Info buat temen2 konselor, kita di tingkat Nasional
> lagi coba mikirin bentuk supervisi/monitoring atau
> pun mentoring untuk pelayanan VCT dan melihat
> perkembangan kinerja temen2 konselor...
>
> Please banget, kalo ada yang mau berbagi soal ini
> ataupun punya ide berkaitan dengan
> supervisi/monitoring ataupun mentoring, share dong
> ke kita2.
>
> Kalau temen2 setuju, harusnya udah saatnya kita
> punya sistem untuk 3 hal tersebut diatas, baik yang
> bisa dilakukan ditingkat propinsi maupun dari
> tingkat Pusat.
>
> Terus satu hal lagi, ada ga yang bisa cerita gimana
> caranya temen2 cari info terbaru, merefresh
> knowledge nya temen2 selama ini.
>
> Mungkin dari cerita ini bisa kita kembangin lagi
> dalam sebuah program yang bisa kita jalanin dari
> kita dan buat kita
>
> Ok... have a nice work... and always have spirit to
> support each others.....
>
>
> Big Hugs
>
>
> Adhe. Z.P /
> National Technical Officer/NTO CST
> Care, Support and Treatment Indonesia HIV/AIDS
> Prevention and Care Project - Phase II Kantor
> Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat
> Republik Indonesia Jl. Merdeka Barat No. 3 Jakarta
> Pusat
> Tel: +62-21-3505561
> Fax: +62-21-3505564
> Mobile:Adhe : +62-815-74370374/ Retha :
> +62-816-1692274
> Email: aprasasti@...
>
>
>
>
> ----- Original Message ----
> From: wahyu khresna <oza_khresna@...>
> To: pkphi_ind@yahoogroups.com
> Sent: Monday, July 16, 2007 6:53:47 PM
> Subject: Re: [pkphi_ind] hallo
>
> Halo om Marcel,
>
> Apa kabarnya nih??
>
> Terima kasih banyak ya untuk info nya,aku akan coba
> untuk mencari tahu tentang informasi
> training-training VCT yang akan dilaksanakan dan
> mendata nama-nama konselor yang ada. Aku akan tanya
> dengan Mba-mba di P2PL soal ini,mungkin Bang Marcel
> bisa bantu aku jika lagi kasih pelatihan untuk
> menginformasikan soal PKPHI ke teman-teman konselor
> yang lainnya, bukan hanya untuk Bang Marcel aja tapi
> untuk temen-temen konselor yang lain yang
> mendapatkan milis ini.
>
> Aku sendiri setiap ada kesempatan coba untuk
> mensosialisasikan PKPHI ke orang lain.
>
> Aku tunggu kabar dari teman-teman yang lain tentang
> segala sesuatu hal yang berhubungan dengan konselor
> atau mungkin ada yang mau memunculkan ide tentang
> apa yang mo dibahas dalam milis ini juga boleh kok.
>
> Ok deh segini aja dulu kabar dari aku.
>
> Untuk Bang Marcel terima kasih banyak untuk
> supportnya dan aku tunggu info-info terbaru soal VCT
> dan yang lainnya.
>
>
> Peace
>
> Khresna
>
> Marcel Lukas <marcel_lukas@ yahoo.com> wrote:
> Halo bung Krisna,
>
> Saya juga tidak begitu aktif dengan milils ini
> karena
> saat ini lebih disibukkan dengan millis MTVCT (milis
> untuk para master trainer VCT). Sekedar informasi,
> saat ini modul dan kurikulum pelatihan VCT sedang di
> review dan tidak lama lagi akan keluar modul dan
> kurikulum yang baru. Rencananya dengan modul dan
> kurik
> yang baru ini para konselor akan mendapatkan
> sertifikat yang terakreditasi dari diklat depkes,
> ini
> berarti nantinya akan ada konselor VCT yang
> bersertifikat. Saya punya usul bagi tim inti atau
> formatur PKPHI agar aktif mencari informasi tentang
> siapa-siapa saja konselor yang baru saja
> menyelesaikan
> pelatihan. Mungkin bisa ditanyakan kepada P2M mbak
> Endang atau Nurjana. Dengan demikian paling tidak
> PKPHI sudah dapat mendaftarkan nama-nama konselor
> baru
> dan memulai pembinaan dengan menghubungi mereka.
> Saya
> yakin para konselor baru akan tertarik untuk
> bergabung
> dalam milis ini. Oh ya setahu saya minggu depan
> akan
> ada pelatihan konseling di wilayah Papua, coba
> hubungi
> FHI (Kekek) untuk informasi lebih rinci.
>
> Salam hangat
>
> Marcel L
> --- wahyu khresna <oza_khresna@ yahoo.com> wrote:
>
> > Hallo temen-temen konselor apa kabarnya nih ??
> >
> > Nama saya khresna konselor dari Jakarta, sudah
> lama
> > juga tidak aktif dalam milis ini. Teman-teman
>
=== message truncated ===
________________________________________________________________________________\
____
Boardwalk for $500? In 2007? Ha! Play Monopoly Here and Now (it's updated for
today's economy) at Yahoo! Games.
http://get.games.yahoo.com/proddesc?gamekey=monopolyherenow