Search the web
Sign In
New User? Sign Up
pkphi_ind · counsellorgroup
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Message search is now enhanced, find messages faster. Take it for a spin.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
Re: bergerak.,......   Message List  
Reply | Forward Message #26 of 237 |
Hi,
It's very good example, I like it a lots!, So, Let's be a winner, let's
moving, get up and do what has to be done...

bersama kita bisa, yuuuuk...

Sincerely,
Ery




henny damayanti wrote:
> BERGERAK
> Oleh: Rhenald Kasali
>
> "Sebagian besar orang yang melihat belum tentu bergerak, dan yang
> bergerak belum tentu menyelesaikan (perubahan). "
> Kalimat ini mungkin sudah pernah Anda baca dalam buku baru saya, "CHANGE".
>
> Minggu lalu, dalam sebuah seminar yang diselenggarakan Indosat,
> iseng-iseng saya mengeluarkan dua lembaran Rp 50.000. Di tengah-tengah
> ratusan orang yang tengah menyimak isi buku, saya tawarkan uang itu.
> "Silahkan, siapa yang mau boleh ambil," ujar saya. Saya menunduk ke
> bawah menghindari tatapan ke muka audiens sambil menjulurkan uang Rp
> 100.000.
>
> Seperti yang saya duga, hampir semua audiens hanya diam terkesima.
> Saya ulangi kalimat saya beberapa kali dengan mimik muka yang lebih
> serius.
>
> Beberapa orang tampak tersenyum, ada yang mulai menarik badannya dari
> sandaran kursi, yang lain lagi menendang kaki temannya. Seorang ibu
> menyuruh temannya maju, tetapi mereka semua tak bergerak.
>
> Belakangan, dua orang pria maju ke depan sambil celingak-celinguk.
> Orang yang maju dari sisi sebelah kanan mulanya bergerak cepat, tapi ia
> segera menghentikan langkahnya dan termangu, begitu melihat seseorang
> dari sisi sebelah kiri lebih cepat ke depan. Ia lalu kembali ke kursinya.
>
> Sekarang hanya tinggal satu orang saja yang sudah berada di depan saya.
> Gerakannya begitu cepat, tapi tangannya berhenti manakala uang itu
> disentuhnya. Saya dapat merasakan tarikan uang yang dilakukan dengan
> keragu-raguan.
>
> Semua audiens tertegun.
>
> Saya ulangi pesan Saya, "Silahkan ambil, silahkan ambil." Ia menatap
> wajah saya, dan saya pun menatapnya dengan wajah lucu.
> Audiens tertawa melihat keberanian anak muda itu. Saya ulangi lagi kalimat
> saya,dan Ia pun merampas uang kertas itu dari tangan saya dan kembali
> ke kursinya. Semua audiens tertawa terbahak-bahak. Seseorang lalu
> berteriak,"Kembalik an,kembalikan! "
> Saya mengatakan, "Tidak usah. Uang itu sudah menjadi miliknya."
> Setidaknya, dengan permainan itu seseorang telah menjadi lebih kaya
> Rp.100.000.
>
> Saya tanya kepada mereka, mengapa hampir semua diam, tak bergerak.
> Bukankah uang yang saya sodorkan tadi adalah sebuah kesempatan?
>
> Mereka pun menjawab dengan berbagai alasan:
> "Saya pikir Bapak cuma main-main ............ "
> "Nanti uangnya toh diambil lagi."
> "Malu-maluin aja."
> "Saya tidak mau kelihatan nafsu. Kita harus tetap terlihat cool!"
> "Saya enggak yakin bapak benar-benar akan memberikan uang itu ....."
> "Pasti ada orang lain yang lebih membutuhkannya. ..."
> "Saya harus tunggu dulu instruksi yang lebih jelas....."
> "Saya takut salah, nanti cuma jadi tertawaan doang....... .."
> "Saya, kan duduk jauh di belakang..." dan seterusnya.
>
> Saya jelaskan bahwa jawaban mereka sama persis dengan tindakan mereka
> sehari-hari.
> Hampir setiap saat kita dilewati oleh rangkaian kesempatan
> (opportunity) ,tetapi kesempatan itu dibiarkan pergi begitu saja. Yang
> gila
> itu adalah yang selalu mengharapkan perubahan, sementara itu tetap
> melakukan hal yang sama dari hari ke hari.....,"
>
> Pembaca, di dalam bisnis, gagasan, pendidikan, pemerintahan dan
> sebagainya, saya kira kita semua menghadapi masalah yang sama.
> Mungkin benar kata teman saya tadi, kita semua mengharapkan
> perubahan,tapi kita tak tahu harus mulai dari mana.
>
> Akibatnya kita semua hanya melakukan hal yang sama dari hari ke hari,
> jadi omong kosong perubahan akan datang. Perubahan hanya bisa datang
> kalau orang-orang mau bergerak bukan hanya dengan omongan saja.
>
> Seperti kata Jack Canfield,yang menulis buku Chicken Soup for the
> Soul,yang membedakan antara winners dengan losers adalah "Winners take
> action. They simply get up and do what has to be done.".
>
> Selamat bergerak!
>
> Taken from milis appreciativecommuni ty@yahoogroups. com
> <Compose?To=appreciativecommunity%40yahoogroups.com> by mas Yudi
>
> ------------------------------------------------------------------------
> Food fight?
>
<http://answers.yahoo.com/dir/index;_ylc=X3oDMTFvbGNhMGE3BF9TAzM5NjU0NTEwOARfcwM\
zOTY1NDUxMDMEc2VjA21haWxfdGFnbGluZQRzbGsDbWFpbF90YWcx?link=ask&sid=396545367
>
> Enjoy some healthy debate
> in the Yahoo! Answers Food & Drink Q&A.
>
<http://answers.yahoo.com/dir/index;_ylc=X3oDMTFvbGNhMGE3BF9TAzM5NjU0NTEwOARfcwM\
zOTY1NDUxMDMEc2VjA21haWxfdGFnbGluZQRzbGsDbWFpbF90YWcx?link=ask&sid=396545367
>





Fri Mar 2, 2007 3:25 am

eryburnet
Offline Offline
Send Email Send Email

Forward
Message #26 of 237 |
Expand Messages Author Sort by Date

Hi, It's very good example, I like it a lots!, So, Let's be a winner, let's moving, get up and do what has to be done... bersama kita bisa, yuuuuk... ...
Erijadi Sulaeman
eryburnet
Offline Send Email
Mar 2, 2007
3:26 am
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help