Search the web
Sign In
New User? Sign Up
pkphi_ind · counsellorgroup
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Want your group to be featured on the Yahoo! Groups website? Add a group photo to Flickr.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
Klipping Media Masa Terbaru di www.aids-ina.org   Message List  
Reply | Forward Message #229 of 237 |
Klipping Media Masa Terbaru di www.aids-ina.org

Kumpulan Berita Media Massa
HIV-AIDS dan Narkoba
Dari Tanggal: 20 July 2009 Sampai Tanggal: 27 July 2009


 

1. GMIM Tangkal HIV/AIDS

Manado Post, 25 Juli 2009

KAPITU-Rangkaian peringatan HUT Berlian GMIM Bersinode, digelar berbagai kegiatan yang sangat bermanfaat bagi jemaat. Antara lain dengan melaksanakan penyuluhan hukum, Hak Asasi Manusia, Trafficking, dan HIV/AIDS. Penyuluhan yang digelar di GMIM Kalvari Kapitu Amurang Jumat (24/7) ini, melibatkan unsur pendeta, guru agama, penatua dan syamas di rayon XI dan XII wilayah pelayanan GMIM.

Penyuluhan diawali dengan ibadah yang dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat Kalvari Kapitu Pdt Sonny Repi STh. Dilanjutkan dengan penyuluhan yang diakhiri dengan dialog. Toar Palilingan SH selaku pembicara, menyampaikan penjelasan tentang UUD yang berkaitan dengan kehidupan umat beragama. Sedangkan Ronny Maramis, memberikan penekanan tentang bahaya trafficking. “Semua harus waspada terhadap rayuan-rayuan manis yang beselimutkan penawaran pekerjaan apalagi yang mempekerjakan manusia ke luar negeri,” kata Maramis.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1471



2. FKUB Susun Buku HIV/AIDS

Manado Post, 25 Juli 2009

FORUM Kerukunan Umat Beragama (FUB) Sulut akan menyusun buku tentang penyakit HIV/AIDS. Penyusunan akan diawali dengan perencanaan penyusunan yang digelar di Lokon Resting Tomohon pagi ini (Sabtu, 25/7) pukul 09.00 wita.

Ketua FKUB Pdt Nico Gara didampingi Wakil Ketua H Halil Domu dan Sekretaris Amien Lasena mengatakan, saat ini, enam tokoh agama di Sulut sedang menulis tentang penyakit yang sedang mewabah di setiap daerah ini. ‘’Tulisan ini berupa renungan, pembahasan dan pembinaan dari pandangan 6 agama,’’ jelas mereka.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1470



3. Banyak Warga Tak Sadar Sudah HIV

Manado Post, 25 Juli 2009

Sulut Siapkan 10 Klinik VCT

MANADO — Harus diakui, lebih mudah untuk mengetahui seseorang itu sudah mengidap Acquire Immuno Deficiency Syndrome (AIDS), ketimbang mengetahui seseorang itu sudah terinfeksi Human Immuno Deficiency Virus (HIV). Seseorang mengidap AIDS, bisa dilihat dari gejala fisik yang muncul. Tetapi, HIV tidak memunculkan gejala. “Ini yang berbahaya. Mungkin saja banyak warga yang tidak mengetahu kalau sudah mengidap virus HIV,” kata Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Sulut Dr MSJ Tangel Kairupan.

Ia menjelaskan, penyakit HIV/AIDS ini adalah penyakit istimewa. Karena, penyebaran penyakit ini berlangsung sepanjang masa, tidak terpengaruh dengan iklim dan musim, seperti kasus penyebaran virus influenza sekarang ini. Karena itu, sangat penting untuk memeriksakan kesehatan. Di Sulut sudah ada 10 lokasi Voluntary Counselling and Testing (VCT) (lihat grafis, red). “Penyakit special, karena akan diidap sepanjang hidupnya,” jelasnya.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1469



4. Korban HIV/AIDS terus bertambah

Wawasan Online, 25 Juli 2009

WONOGIRI - Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri, Jumat (24/7) mengirim pasien suspect HIV/AIDS. Itu dilakukan karena pasien yang bersangkutan kondisinya kian memburuk setelah dirawat di sebuah rumah sakit swasta di Wonogiri, sejak Sabtu (18/7) lalu.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas kesehatan Kabupaten (DKK) Wonogiri, dr Aug Djarot Budiharso Mkes, melalui dr Widodo Mkes, Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular serta Kesehatan Lingkungan (P3MKL) Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1468



5. Warga Jatipurno diduga idap HIV/AIDS

Solo Pos, 25 Juli 2009

Wonogiri (Espos)
Seorang warga Jatipurno, diduga terkena virus HIV/AIDS. Untuk membuktikannya, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Wonogiri mengirimkan pasien itu ke RSUD dr Moewardi, Solo, Jumat (24/7). Petugas DKK belum berani memastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan oleh RSUD. Pengidap HIV/AIDS di Wonogiri rata-rata bekerja di luar daerah dan pulang ke Wonogiri saat sakit. Namun jika pasien itu terbukti menderita virus HIV/AIDS, Pemkab menyediakan dana bantuan senilai Rp 1,5 juta untuk pengobatan pasien. Demikian disampaikan Kepala DKK Wonogiri, dr Aug Djarot melalui Kabid Pemberantasan Penyakit Menular (P2M), dr Widodo. ”Masih observasi belum suspect dan tadi pagi (Jumat-red) diperiksakan ke RSUD Dr Moewardi, Solo. Mayoritas penderita (HIV/AIDS) impor, walau memang warga Wonogiri tetapi bekerja di luar daerah dan pulang saat sakit,” ujar Widodo.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1467



6. Nah Lo..., Suka 'Jajan' Seks Enam Pelajar Kena HIV/AIDS

Tempointeraktif, 25 Juli 2009

TEMPO Interaktif, Malang - Enam pelajar di kabupaten Malang, Jawa Timur, dinyatakan pengidap HIV/AIDS. Remaja 15-18 tahun yang duduk di bangku sekolah menengah atas ini tertular virus karena hubungan seks bebas.

Inilah penelusuran Komisi Penanggulangan AIDS (KPA). Para pelajar itu diduga memakai jasa pekerja seks di sejumlah lokalisasi di Kabupaten Malang. "Kami prihatin, HIV/AIDS mulai menyerang pelajar," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Agus Wahyu Arifin kemarin.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1466



7. Makin Banyak ABG Doyan ‘Jajan’ PSK

Surya Online, 24 Juli 2009

MALANG - SURYA-Satpol PP akan Sisir Pelajar Keluyuran di Lokalisasi. Ini peringatan bagi para orangtua agar selalu waspada dengan perilaku anak-anaknya. Data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Malang menyebut, saat ini terjadi kenaikan jumlah penderita HIV dan AIDS berusia 14-18 tahun yang ditengarai karena seringnya mereka mencoba seks bebas di lokalisasi.

Kepala Dinas Kesehatan (dinkes) Kabupaten Malang, dr Agus W Arifin menuturkan, kenderungan adanya kenaikan ‘konsumsi’ pekerja seks komersial (PSK) oleh pelajar ini terdekteksi dari peningkatan jumlah korban HIV dan AIDS.
Meski relatif kecil, fakta menunjukkan demikian.

Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1465



8. Pengidap HIV/AIDS Dapat Bantuan Finansial

Pikiran Rakyat, 24 Juli 2009

BANDUNG, (PRLM).-Banyak pengidap HIV/AIDS tidak mengetahui, pemerintah melalui Dinas Sosial baik itu di tingkat provinsi maupun di Kota/Kab., menyediakan bantuan finansial untuk pengidap HIV/AIDS dan keluarga inti.

Hal itu diungkapkan konselor HIV/AIDS Hera kepada "PRLM" di Bandung, Jumat (24/7). Bantuan tersebut bertujuan untuk membantu perekonomian pengidap HIV/AIDS. Jika pengidap menikah dan memiliki anak, maka anggota keluarga tersebut juga mendapat bantuan sosial.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1464



9. KPA Jabar Kirim Delegasi ke ICAAP ke-9

Pikiran Rakyat, 24 Juli 2009

BANDUNG, (PRLM).- Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jawa Barat akan mengirimkan sejumlah delegasinya untuk mengikuti "International Congress on AIDS in Asia and the Pasific (ICAAP) ke-9 yang akan berlangsung di Bali, 3-13 Agustus 2009 mendatang.

"ICAAP memiliki makna sangat penting, KPA Jabar dapat mempelajari berbagai upaya yang dilakukan dunia internasional dalam memerangi epidemi HIV-AIDS yang kian memprihatinkan di Jabar," kata Anggota KPA Jawa Barat, Khoirul Naim seperti dikutip Antara, di Bandung, Jumat (24/7).


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1463



10. Buruh Migran Rentan Dengan Penularan HIV AIDS

Harian Berita Sore, 24 Juli 2009

Jakarta (Berita): Kelompok rentan HIV/AIDS tidak hanya mencakup masyarakat Indonesia yang menghabiskan kebanyakan waktunya di suatu lingkungan saja. Tetapi kelompok masyarakat yang sering bepergian (mobile population) termasuk para buruh migran juga masuk dalam kelompok yang rentan tertular virus HIV.

Solidaritas Perempuan mencatat bahwa pada tahun 2004 mencatat, dari sekitar 296.000 orang tenaga kerja Indonesia (TKI) tujuan Timur Tengah yang diperiksa, 131 diantaranya terkena HIV. Ratusan calon TKI yang tercatat tertular HIV ini adalah hasil penelitian yang dilakukan oleh Himpunan Pemeriksa Tenaga Kerja Indonesia (HIPTEK) yang beranggotakan klinik kesehatan tempat calon TKI mencek kesehatannya sebelum pergi ke negara penempatan.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1462



11. Remaja Penderita HIV/AIDS di Malang Meningkat

Republika Online, 24 Juli 2009

MALANG – Kondisi remaja di wilayah Kabupaten Malang sangat mengkhawatirkan. Sebab, remaja yang terdeteksi terinfeksi virus HIV/AIDS sudah gawat, karena terus mengalami pengingkatan.Hingga semester pertama ini saja, remaja yang terdeteksi terinveksi virus HIV/AIDS itu ditemukan sekitar delapan anak. ''Ini luar biasa dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,'' Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, Agus W Arifin kepada wartwan, Jumat (24/7).

Menurut Agus W Arifin, sesuai data yang ada di Komisi Pemberantasan HIV/AID dan Dinkes Kabupaten Malang, tahun 2003 hanya ada satu remaja terinveksi. Sedangkan tahun 2006 sekitar dua anak dan 2008 sebanyak tiga remaja. Sedangkan pertengahan tahun 2009 ini mencapai delapan remaja.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1461



12. Sulut Perang Terhadap HIV/Aids

Manado Post, 23 Juli 2009

Sualang: Ancaman Terhadap Kehidupan Masyarakat

MANADO — Pemerintah Provinsi Sulut mengajak semua pihak menyatakan perang terhadap HIV/Aids. Ajakan perang terhadap HIV/Aids disampaikan Wakil Gubernur Sulut Fredy H Sualang, ketika membuka acara Rapat Koordinasi (Rakor) Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sulut, di ruang Mapaluse kantor Gubernur, kemarin.

Ini sangat penting, karena penyebaran penyakit tersebut dengan berbagai implikasi dan dampak negatifnya, merupakan ancaman terhadap tatanan kehidupan masyarakat Sulut. Ini secara otomatis akan menghambat roda gerak pembangunan. “Sangat penting komitmen bersama, baik pada tataran personal maupun pada tataran institusional,” ajak Sualang di hadapan peserta Rakor dari pejabat pemerintah, tokoh agama dan masyarakat, LSM dan Pers.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1460



13. Buat Berobat, Penderita AIDS Curi Tabung Elpiji

Berita Jatim, 23 Juli 2009

Reporter : Fakhrurrozi

Surabaya (beritajatim.com) - Mengaku tak punya uang untuk berobat, seorang penderita HIV/AIDS mencuri tabung elpiji.
Perbuatan itu dilakukan Charles Tampubolon (32), warga Jalan Jepara II, Surabaya.

Namun, perbuatannya dipergoki pemilik toko yang diketahui bernama Tutik Hermaningsih, (42), juga warga Jalan Jepara. Akibatnya, Charles pun gagal mengobati penyakitnya dan sebagai gantinya harus mendekam di tahanan Polsek Bubutan.

Pencurian yang dilakukan Charles ini terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di toko Aqua Fresh milik korban. Saat itu, tersangka berpura-pura hendak membeli tabung elpiji.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1459



14. Mencemaskan, Penyebaran HIV/AIDS di Belu

Pos Kupang, 23 Juli 2009

ATAMBUA, SPIRIT--Penyebaran penyakit menular HIV dan AIDS di Kabupaten Belu saat ini sangat mencemaskan bagi masyarakat setempat. Selama dua tahun terakhir, 2008-2009, teridentifikasi 203 orang tertular HIV/AIDS. Dan, diperkirakan yang tidak teridentifikasi antara 800 sampai 1.800 orang, tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Belu.

Kecemasan ini disampaikan Wakil Bupati Belu, Taolin Ludovikus, B.A, ketika mengunjungi Kecamatan Botin Leobele dan Kecamatan Malaka Timur, Sabtu (11/7/2009).

Dalam arahannya sebagai Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Belu, Taolin menyampaikan kepada masyarakat yang hadir apabila terdapat anggota keluarga atau sanak saudara yang teridentifikasi mengidap HIV/AIDS agar dibawa untuk berobat secara teratur.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1458



15. Bandung Kota Tertinggi Kasus HIV-AIDS

Berita Bandoeng, 23 Juli 2009

BANDUNG: Sejak 1989 hingga Maret 2009 lalu, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mencatat secara kumulatif terdapat 4.520 kasus HIV-AIDS di Jabar, 1.838 diantaranya HIV positif dan 2.682 diantaranya AIDS.

Jumlah kasus HIV-AIDS terbanyak dilaporkan dari Kota Bandung mencapai 1763 kasus, disusul Kota Bekasi 589 kasus, Kota Sukabumi 392 kasus, Kota Bogor 217 kasus dan Kab.
Bandung 150 kasus.

Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1457



16. KPA Jabar Kirim Delegasi Ke ICAAP

Berita Bandoeng, 23 Juli 2009

BANDUNG: Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Jawa Barat akan mengirimkan delegasnya untuk mengikuti kegiatan International Congress on AIDS in Asia and the Pacific (ICAAP) ke-9, yang akan berlangsung di Bali, pada 9 – 13 Agustus 2009 mendatang.

Anggota KPA Provinsi Jabar, Khoirul Naim, SKM., MEpid, mengatakan ICAAP sangat penting karena dalam ajang tersebut peserta dapat mempelajari berbagai upaya yang dilakukan dunia internasional dalam memerangi epidemi HIV-AIDS yang kian memprihatinkan di Jawa Barat.

“Kita dapat menimba ilmu, sharing pengalaman, dan yang terpenting mempelajari success story dari berbagai negara dalam menekan laju kasus HIV-AIDS.," ujarnya.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1456



17. Suamiku Memberi Hadiah Aku Virus Laknat

Suara Merdeka, 23 Juli 2009

Sepenggal Kisah ODHA (2-Habis)

KUCERITAKAN kisahku ini, tidak lain agar bisa menjadi inspirasi buat teman-teman sesama ODHA (Orang yang hidup dengan HIV). Namaku Mawar, sebut saja demikian juga manusia biasa yang bisa putus asa ketika dokter memvonisku mengindap virus mematikan itu.

Setelah kelahiran anak pertamaku, Sony di tahun 2004, hubunganku dengan keluarga di Wonogiri membaik. Satu setengah tahun kemudian, Edo anak ke duaku lahir.

Aku melahirkan tanpa didampingi suami, karena Mas Joko sedang ada pekerjaan di luar kota. Saat itu, suamiku bekerja pada perusahaan event organizer (EO) yang berkantor megah di Pondok Indah, sebagai guitar technical sebuah grup band papan atas di Tanah Air. Syukurlah anak ke duaku lahir dengan selamat. Badannya montok dan mengemaskan.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1455



18. DPRD Sulut Tolak Lokalisasi

Manado Post, 21 Juli 2009

MANADO—Pengesahan Perda HIV/AIDS akhir pekan lalu ikut menunjukkan sikap DPRD Sulut terhadap usulan lokalisasi.
Semua fraksi di Gedung Cengkih Sario menolak tempat yang akan menjadi areal prostitusi di daerah ini.

FPG, FPDIP, FDS, FPD dan PFK menyatakan setuju rancangan peraturan daerah (Ranperda) HIV/AIDS untuk di-perda-kan, termasuk menolak adanya lokalisasi pekerja seks komersil (PSK) di daerah ini. “Kami menyatakan menerima Ranperda HIV/AIDS diperdakan, dengan tegas menolak lokalisasi,” kata pembaca pemandangan umum FPG Pdt Manuel Mantiri.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1454



19. Kugendong HIV ke Mana-mana

Suara Merdeka, 22 Juli 2009

Sepenggal Kisah ODHA (1)

Tertular HIV/AIDS, tentu bukan menjadi keinginan setiap orang. Namun apalah daya ketika penyakit yang menyerang kekebalan tubuh seseorang itu telanjur hinggap. Bukan hanya jiwanya yang terancam, tetapi juga dijauhkan dari pergaulan sosial. Seperti apa kisah orang dengan HIV/AIDS (ODHA), berikut penuturan nyata Mawar, perempuan muda yang tinggal di Wonogiri.

MESKI suara itu disampaikan begitu lirih, tapi bagiku terdengar seperti halilintar. Dada ini rasanya mau meledak, begitu dokter memvonisku sebagai pengidap HIV, Oktober 2006.

Virus laknat itu bukan saja menulariku, tapi juga telah merenggut suamiku, Joko (sebut saja demikian) dan anak keduaku, Edo (juga bukan nama sebenarnya).
Beruntung Sony (juga nama samaran), anak pertamaku, lolos dari HIV. Keberadaan Sony yang membuatku tetap bertahan, meski HIV selalu kugendong ke mana-mana.

Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1453



20. Narkoba dan Miras Picu HIV-AIDS

Cenderawasih Pos, 22 Juli 2009

Koordinator Umum Yayasan Pengembangan Kesehatan Masyarakat (YPKM) Papua wilayah Pegunungan Tengah, Jhon Suebu, SH mengatakan, penyebaran virus mematikan HIV-AIDS dipicu oleh Minuman Keras (Miras) dan Narkoba.

Hal itu dikatakannya saat melakukan sosialisasi tentang bahaya Narkoba dan Miras yang berdampak pada HIV-AIDS di Jemaat GKI Oraet Labora Potikelek Wamena, Selasa (21/7)."Kasus HIV-AIDS meningkat akibat hubungan seksual yang berganti-ganti dan ini terjadi setelah mabuk sehingga fungsi kontrolnya hilang,"ungkapnya.


Selengkapnya: http://www.aids-ina.org/modules.php?name=&file=article&sid=1452


 -----------------------------------------------

Pengelola aids-ina.org

A better way in strengthening strategic information to guide a more effective

Dukung dan kunjungi terus www.aids-ina.org

 



Mon Jul 27, 2009 1:46 am

komunitasaid...
Offline Offline
Send Email Send Email

Forward
Message #229 of 237 |
Expand Messages Author Sort by Date

Kumpulan Berita Media Massa HIV-AIDS dan Narkoba Dari Tanggal: 11 May 2009 Sampai Tanggal: 18 May 2009 _____ 1. 73% Penularan HIV di Subang Akibat Seks Bebas ...
Pengelola www.aids-in...
komunitasaid...
Offline Send Email
May 18, 2009
7:38 am

Kumpulan Berita Media Massa HIV-AIDS dan Narkoba Dari Tanggal: 25 May 2009 Sampai Tanggal: 1 June 2009 _____ 1. Malam renungan AIDS Nusantara 2009 Waspada...
Pengelola www.aids-in...
komunitasaid...
Offline Send Email
Jun 1, 2009
1:34 am

Kumpulan Berita Media Massa HIV-AIDS dan Narkoba Dari Tanggal: 1 June 2009 Sampai Tanggal: 8 June 2009 _____ 1. Mulai Takut Modif Alat Kelamin Manado Post, 06...
Pengelola www.aids-in...
komunitasaid...
Offline Send Email
Jun 8, 2009
1:11 am

Kumpulan Berita Media Massa HIV-AIDS dan Narkoba Dari Tanggal: 15 June 2009 Sampai Tanggal: 22 June 2009 _____ 1. Anak jalanan rentan terinfeksi HIV/AIDS ...
Pengelola www.aids-in...
komunitasaid...
Offline Send Email
Jun 22, 2009
12:00 am

Kumpulan Berita Media Massa HIV-AIDS dan Narkoba Dari Tanggal: 20 July 2009 Sampai Tanggal: 27 July 2009 _____ 1. GMIM Tangkal HIV/AIDS Manado Post, 25 Juli...
Pengelola www.aids-in...
komunitasaid...
Offline Send Email
Jul 27, 2009
1:48 am

Kumpulan Berita Media Massa HIV-AIDS dan Narkoba Dari Tanggal: 24 August 2009 Sampai Tanggal: 31 August 2009 _____ 1. Tiga Pelayan Pub di Lembata Mengidap HIV ...
Pengelola www.aids-in...
komunitasaid...
Offline Send Email
Aug 31, 2009
1:37 am

Kumpulan Berita Media Massa HIV-AIDS dan Narkoba Dari Tanggal: 5 October 2009 Sampai Tanggal: 12 October 2009 _____ 1. 103 Warga Tewas karena AIDS Kaltim Post...
Pengelola www.aids-in...
komunitasaid...
Offline Send Email
Oct 12, 2009
12:37 am

Kumpulan Berita Media Massa HIV-AIDS dan Narkoba Dari Tanggal: 12 October 2009 Sampai Tanggal: 19 October 2009 _____ 1. KELEMBAGAAN: BNP akan Optimalkan...
Pengelola www.aids-in...
komunitasaid...
Offline Send Email
Oct 19, 2009
1:45 am
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help