Teman - teman,
Kebetulan saya baru menjalin kontrak dengan sebuah perusahaan yang membuat
"Dispenser Pembuat Air dari Udara".
Untuk itu, bilamana ada teman - teman yang tertarik untuk bekerjasama
dalam memasarkan produk ini, bisa menghubungi saya via japri
(fishparadise@...).
Lumayan buat nambah nambah penghasilan.
Hormat saya,
Budi Widjaja
bagus materi navigasinya, akan lebih bagus jika
sebelum di lempar via email cari dan gali materi yang
terbaru dari beberapa buku, karna perkembangannya ada
beberapa hal yang mungkin berubah,
wasalam
mbeng
________________________________________________________________________________\
____
Any questions? Get answers on any topic at www.Answers.yahoo.com. Try it now.
Paryanto....CSR. ( Corps Sukarela ) Cabang Kota Bandung
aku sich setuju sekali dengan kegiatan yang akan diselenggarakan ini, semoga ada guna dan manfaatnya tuk rekan2 yg lainnya.
thank u....
Pantai Hyundae di Musim Dingin
Busan Korea Selatan
john do <Madcity_071280@...> wrote:
Salam kemanusiaan
!!!
aku Akhmad, KSR Univ Nasional Jkt.
ide tuh bagus banget.....saya sebagai anggota ksr dan mahasiswa mendukung tuk diselengarakan acara ini.....
tambahan ide buat pemateri, coba hubungin PMI Pusat, dan minta dihubugin dengan orang yang bertangung jawab soal Relawan ( sory lupa namany) di bagian PSDM. selain Advokasi ke PMI, DIKTI, Pemda2x, ada baiknya advoksi juga ke TNI,Polri, BASARNAS!!!!
oke tetap semangat
lunaku_aja <lunaku_aja@yahoo.com> wrote:
salam kemanusiaan!! aku luna, KSR univ airlangga surabaya yup, ide saudara bagus sekali..ayo semangat. ntar kalo jd, kita dikirimi undangan ya.. buat pemateri, coba deh minta ke PMI pusat, mereka pasti punya data orang yg pernah ikut pelatihan manajemen bencana tingkat
nasional.. kalo boleh usul, acaranya di buat selain ada seminar, adain juga pelatihan dan praktik simulasi penanggulangan bencana. ide mahasiswa siaga asik banget tuh. coba advokasi ke PMI dan DIKTI, + pemda2..pasti didukung deh.. oke, semangat ya...
Cheap Talk? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call rates.
ide tuh bagus banget.....saya sebagai anggota ksr dan mahasiswa mendukung tuk diselengarakan acara ini.....
tambahan ide buat pemateri, coba hubungin PMI Pusat, dan minta dihubugin dengan orang yang bertangung jawab soal Relawan ( sory lupa namany) di bagian PSDM. selain Advokasi ke PMI, DIKTI, Pemda2x, ada baiknya advoksi juga ke TNI,Polri, BASARNAS!!!!
oke tetap semangat
lunaku_aja <lunaku_aja@...> wrote:
salam kemanusiaan!! aku luna, KSR univ airlangga surabaya yup, ide saudara bagus sekali..ayo semangat. ntar kalo jd, kita dikirimi undangan ya.. buat pemateri, coba deh minta ke PMI pusat, mereka pasti punya data orang yg pernah ikut pelatihan manajemen bencana tingkat nasional.. kalo boleh usul, acaranya di buat selain ada seminar, adain juga pelatihan dan praktik simulasi penanggulangan bencana. ide mahasiswa siaga asik banget tuh. coba advokasi ke PMI dan DIKTI, + pemda2..pasti didukung deh.. oke, semangat ya...
Cheap Talk? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call rates.
thx atas penelitiannya, sebenarnya PMI punya buanyak buanget program-program tentang upaya penanggulangan bencana (kesiapsiagaan dan tanggap darurat) untuk lebih jelasnya silahkan dateng aja ke PMI Cabang terdekat, PMI daerah setempat dan jika luna di jakarta silahkan dateng ke MP PMI jl Gatot Subroto kav 96 Jakarta Selatan, ke Divisi PB atau divisi Komunikasi
thx
al the best
luna amalia <lunaku_aja@...> wrote:
salam kemanusiaan
met kenal semuanya..
aku lagi mo bwt penelitian neh..tentang upaya promotif, preventif dan penanggulangan bencana oleh PMI
can u help me?
kali aja ada yg punya literatur atau informasi program PMI yg berkaitan..
thx buanget 4 atensinya..
Need a quick answer? Get one in minutes from people who know. Ask your question on Yahoo! Answers.
salam kemanusiaan!!
aku luna, KSR univ airlangga surabaya
yup, ide saudara bagus sekali..ayo semangat. ntar kalo jd, kita
dikirimi undangan ya..
buat pemateri, coba deh minta ke PMI pusat, mereka pasti punya data
orang yg pernah ikut pelatihan manajemen bencana tingkat nasional..
kalo boleh usul, acaranya di buat selain ada seminar, adain juga
pelatihan dan praktik simulasi penanggulangan bencana.
ide mahasiswa siaga asik banget tuh. coba advokasi ke PMI dan DIKTI, +
pemda2..pasti didukung deh..
oke, semangat ya...
halo... ikutan gabung ya... mo nanya nih, apa sih efek samping obat2an sitostatika bagi tenaga kesehatan? soalnya kan slama ini tiap mo ngasihin obat sitostatika ke pasien harus pake APD lengkap, begitu juga pas ngoplos obat. banyak trimakasih bwt jawabannya.
Audiometri dan Program Konservasi Pendengaran 23-24 Jan 2007
Audiometri sering dilakukan di beberapa perusahaan. Banyak petugas
kesehatan yang sudah terlatih membuat audiometri pekerja. Namun
ketika dilakukan audit ISO 9000, banyak operator audiometri itu yang
gagal. Mereka ternyata melakukan pemeriksaan tanpa mengikuti ISO
6189.
Untuk keperluan engineering control beberapa perusahaan melakukan
pemeriksaan octave band analysis. Namun data yang dihasilkan tidak
dianalisis, sehingga ada kesimpulan mesin itu mau diapakan. Juga
belum dikaitkan jenis penutup telinga apa yang dianjurkan.
Pemeriksaan dosimetri juga kurang dimanfaatkan terutama untuk
melakukan administrative control
Silakan untuk mendaftarkan diri pada Pelatihan ini dengan
menghubungi:
Naila KHAIRIYAH HP 081380158333 Telp 021 734 3651
Sri WIDIAWATI HP Nomor 0812 1025 123 Telp 021 734 3651
Yayasan IDKI di telepon Nomor 021 734 3651, Fax: 021 735 8966,
email ke yayasan_idki@....
Atas perhatian Saudara kami ucapkan banyak terima kasih.
Wasalam,
Dr Sudjoko KUSWADJI MSc(OM) PKK SpOk
Pakar Kedokteran Keluarga, Spesialis Okupasi (Kesehatan Kerja)
Yayasan IDKI - Konsultasi dan Pelatihan
Jl Puyuh Timur III EG3 No 1 Bintaro Jaya Sektor V
Jurang Manggu Timur Tangerang 15222 Indonesia
Tel: +6221 734 3651 Fax: +6221 735 8966 HP: +62 812 9290059
Email: yayasan_idki@...HTTP://www.yayasanidki.or.id/
Salam Kemanusiaan
Menyikapi Pemogokan AGD 118 Jakarta yang dimulai tanggal 4 Desember
ini, sebelumnya mohon maaf untuk rekan paramedik AGD 118 yang
tergabung di milis bahwa kami berusaha netral dan tidak ingin membuat
milis menjadi ajang perdebatan.
Pada prinsip kami di indofirstaid dan rescue.or.id mendukung
perjuangan rekan-rekan namun disisi lain kurang setuju dengan
pemogokan total yang membuat beberapa panggilan darurat tidak dilayani.
Demikian pernyataan sikap kami semoga bisa dipahami semua pihak.
Untuk warga milis bisa membaca di situs milik Pusat pengendalian
Dukungan Kesehatan Dinkes DKI Jakarta http://pusdaldukkes-dki.or.id
yang kebetulan kami bantu pengelolaannya.
Yudhistira
http://rescue.or.id (Editor in Chief)
http://medwebdesigner.com (Administrator)
Our Zero Day Billing Cycle benefits you by significantly reducing the billing cycle time. This puts your invoice at the front of the line and gets money into your account more quickly. Seamless integration with the ESO Pro ePCR Suite provides validation systems to assure information is completed accurately and completely, resulting in reduced billing errors and rejections.
Catskill, N.Y., EMS workers rally against the town board, claiming they have been without a contract for more than a year, are underpaid and are working without benefits. Full Video Visit the JEMS.com video news page
Trauma Talk
Holiday Gifts
By Will Chapleau, JEMS.com Columnist
I am sure that many of you find yourselves at this time of year thinking about the gifts you'd like to give and the gifts you'd hope to receive. Like me, I'm sure many of you are also feeling thankful for the good that has come your way. Giving Thanks
First, I'd like to say that I am thankful for the opportunities I've had throughout my career - to have worked with trauma care providers all over the U.S. and overseas. I've truly enjoyed meeting you and ... Full Story Read other JEMS.com original columns
Ohio EMS is using a Centers for Disease Control and Prevention grant to try and improve stoke recognition, triage/ transport decisions and care. The Ohio Department of Health received the CDC funding and decided to share it with the Ohio Department of Public Safety's Division of EMS after looking at state EMS data and finding it was taking more than 41 minutes after a 9-1-1 call for suspected stroke patients to reach a hospital in about ...Full Story
Globalstar Satellite Communications
When cell phones are down and radios don't work, Globalstar satellite phones keep you in contact and in control. Remote, Reliable, Ready. Are you prepared? E-Star Emergency Plan $39.99 per month.
Handheld phones $749 SRP.
Download a MP3 of this week's podcast
What county ALS system did Ron Stewart, MD, help establish? What was the "Oral Screw" used for? In this week's podcast, we'll discuss the efforts to preserve the history of emergency medical care with the National EMS Museum.
The Shield Insurance Program — Protecting Those Who Protect Us. The EMS professionals, firefighters, and police who protect our communities deserve the best protection we can offer. The Shield Insurance rewards these positions of bravery and honor with a home and auto insurance program that delivers exclusive discounts, outstanding coverage options, and benefits.
For a limited time, JEMS.com members can subscribe now to receive for free this special 5th Anniversary September 11th commemorative patch, honoring our fire and EMS colleagues who gave their lives in the line of duty. (offer available to new subscribers only)
Berikut ini Situs Sponsor dari komunitas milis indofirstaid dan
http://rescue.or.id , situs direktori webdesigner yang khusus pada
bidang design situs kedokteran dan kesehatan:
http://medwebdesigner.com
Demikian semoga menjadi perhatian.
Yudhistira
Admin
http://rescue.or.id
Ga punya acara weekend... di hari Sabtu pagi hari... ??? mungkin kalian bisa ikutan acara ini... nambah temen, nambah pengetahuan, nambah pengalaman..... so masuk lumpur? siapa takut!!!
Salam,
~Vie
Ahmad Suwandi <wandi@...> wrote:
From: "Ahmad Suwandi" <wandi@...> To: "virgina veryastuti" <virghien@...> Subject: Relawan Masuk Lumpur? Siapa Takut! Date: Wed, 6 Dec 2006 23:46:23 +0700
Jakarta Green Monster (JGM) punya gawe lagi....
GAWE APA ?
Untuk menutup kegiatan JGM selama 1 tahun ini, kami mengundang rekan-rekan semua untuk berlumpur-lumpur
lagi. Acaranya seperti biasa, Aksi Bersih Sampah Suaka Margasatwa Muara Angke. Target peserta 200 orang. Acara ini didukung oleh Fauna & Flora International-Indonesia Programe (FFI-IP), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Kelurahan Kapuk Muara, Sudin Kebersihan Jakarta Utara, Komunitas Peduli Kali Angke (KPKA), PT. Mandara Permai.
KAPAN & DIMANA
Tanggal : 9 Desember 2006 Waktu : Pkl 07.00 - 12.00 WIB Lokasi : SMMA
BAGAIMANA (Rute ke lokasi terlampir)
# Dari terminal bis Grogol naik angkot B.01 (warna merah) jurusan Grogol - Muara angke, turun di Pojok (gerbang Pantai Indah Kapuk/PIK). Kemudian jalan kearah gerbang PIK, sampai pertigaan (putaran) belok ke arah kanan terus jalan lurus sampai gerbang SMMA (sebelah kanan). Jalan dari turun angkot ke gerbang SMMA ± 15 menit.
# Dari
stasiun kereta kota naik bis Kopami Jaya 02 (warna biru, ukuran ¾) jurusan Senen - Kota - Muara Karang, turun di M.Karang (swalayan Super Indo). Kemudian naik angkot B.01 jurusan Grogol - Muara angke, turun di Pojok (gerbang Pantai Indah Kapuk).
APA YANG DIBAWA PESERTA
1. Pakaian lengan panjang 2. Topi 3. Botol minum 4. Sepatu ket atau sandal gunung 5. Jas hujan atau payung
JADWAL ACARA
JAM KEGIATAN 07.00 - 07.30 Pendaftaran + pembagian kelompok 07.30 - 08.00 Briefing 08.00 - 10.00 Bersih kawasan 10.00 - 11.00 Istirahat + bersih diri + bagi pin + rekap data 11.00 - 12.00 Evaluasi 12.00 Selesai
APA YANG DISIAPKAN JGM
1. Karung sampah 2. Air minum dalam
galon 3. Makanan ringan 4. Sarung tangan 5. Air bersih
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi info@... atau hendra 08157988053
Relawan sebenarnya bukan hal baru di Indonesia. Kegiatan kerelawanan sudah ada jauh sebelum bencana Tsunami di Aceh dan Nias. Sosialisasi yang belum merata, membuat
pekerjaan kerelawanan belum dikenal dengan baik oleh masyarakat kita. Baru sejak bencana Tsunami di Aceh dan Nias, relawan mulai dikenal oleh masyarakat banyak.
Jakarta (5/12), bertempat di Jakarta Media Center dalam rangka memperingati Hari Relawan Sedunia ke-21, beberapa organisasi seperti Dompet Dhuafa, The National Democratic Institute (NDI), YAPPIKA, The United Nations Volunteers (UNV), Institute Studi Arus Informasi (ISAI), dan PACIVIS, menyelenggarakan serangkaian kegiatan berupa pemutaran film dokumenter dan diskusi mengenai kinerja para relawan di tahun 2006 dengan tema “Relawan Dalam Dunia Kita”. Kegiatan ini diselenggarakan untuk menumbuhkan dan meningkatkan nilai kesukarelawanan di Indonesia serta meng-highlight kerja dari para relawan selama tahun 2006.
“Hingga saat ini kita masih harus mensosialisasikan dunia kerelawanan kepada masyarakat, karena pada dasarnya relawan bukan hanya sekedar asset buat organisasi namun juga merupakan asset Negara. Hampir semua relawan yang berasal dari luar negeri dibiayai atau difasilitasi oleh negaranya. Dan ini belum terjadi di Negara kita.” Ujar Ahyudin, Direktur Eksekutif dari Aksi Cepat Tanggap (ACT), sebuah organisasi nirlaba professional yang memfokuskan pada kerja-kerja kemanusiaan pada penanggulangan bencana mulai dari fase emergency sampai dengan recovery pasca bencana.
Pada awalnya, menjadi relawan masih diasumsikan sebagai
pekerjaan amal dengan tanpa benefit apa-apa dan masyarakat masih memandang sebelah mata. Romo I SandyawanSumardi SJ dari Jaringan Relawan Kemanusiaan, menerangkan, sejak tragedi 27 Juli di Jakarta sampai dengan sekarang, situasi tanggap darurat menjadi semacam test case munculnya relawan-relawan yang tergerak oleh sebuah compassion atau sekedar mencari pekerjaan. Walaupun pada awalnya relawan-relawan yang tergerak tidak dibayar namun pada perkembangannya mereka juga mendapatkan insentif yang disesuaikan dengan keahliannya. Saat ini, kesukarelawanan dipandang dapat berperan besar dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium. Setiap harinya relawan bekerja dan hadir di tengah masyarakat, dari yang bersifat membantu sesama umat manusia sampai ke penegakan demokrasi seperti pemantauan pemilu.
Menurut Program Officer The United Nations Volunteers Indonesia, Paul Wilson,tidak ada catatan yang menerangkan mengenai perkembangan dunia kerelawanan di Indonesia, hanya saat ini terlihat semakin banyak orang-orang muda yang terlibat dalam dunia kerelawanan. Trend yang berkembang adalah relawan yang berpindah-pindah dari satu organisasi ke organisasi yang lain dalam waktu singkatdengan kata lain sulitnya mendapatkan relawan yang terus berkomitmen.
Perkembangan lain adalah pengelolaan organisasi non profit yang menerapkan manajemen yang sama dengan organisasi profit. Organisasi-organisasi non profit yang mengadopsi cara-cara organisasi profit ini
mengakibatkan perlunya evaluasi kinerja relawan. Relawan diharuskan mempunyai time sheet untuk program-program yang harus dikerjakan oleh relawan itu sendiri, karena hal ini diperlukan untuk pencarian pendanaan/sponsor baik yang berasal dari pemerintah maupun donatur.
Rekomendasi yang disarankan oleh Paul Wilson agar didapatkan relawan yang berkomitmen adalah sebagai berikut:Pengawasan dan komunikasi regular dengan relawan, jaminan perlindungan untuk relawan, pengumpulan secara regular dan jadwal kerja masing-masing, perekrutan relawan yang transparan dan kebijakan serta job description yang jelas untuk relawan. Dan yang paling utama adalah pengukuran kinerja para relawan tersebut, pemberian pelatihan professional untuk relawan dan pelatihan
bagi staff-staff yang dibiayai untuk bekerja dengan relawan.
Perkembangan kerelawanan saat ini juga ditandai dengan semakin meningkatnya kegiatan-kegiatan Corporate Social Responsibilities (CSR) yang terdapat dalam perusahaan-perusahaan besar di Indonesia. Menyikapi pendapat mengenai relawan sebagai sarana promosi perusahaan, menurutChairman GE Volunteer Indonesia, N. Hasto Kristiyono,tidak semua perusahaan yang memiliki CSR, menjadikan kegiatannya sebagai sarana promosi perusahaan.Ini dapat dilihat langsung pada kegiatan-kegiatan CSR yang dilakukan oleh suatu perusahaan dan bagaimana penyebaran berita kegiatan dilakukan dan hal-hal lainnya. CSR dalam
pelaksanaannya seharusnya mengajak berbagai pihak atau komunitas untuk melakukan kegiatan sosial bersama. “ACT dalam menjalankan programnya bekerja sama dengan CSR, karena tidak dipungkiri untuk sosialisasi butuh dana yang besar” Ahyudin, menambahkan.
Hal lain yang didiskusikan dalam acara ini adalah juga mengenai perlindungan relawan. UN memiliki sistem pengamanan relawan yang ketat, dikenal dengan nama UNDSS, bagian dari UN yang menjamin keselamatan relawan-relawan UN diseluruh dunia. Pada intinya ada tiga hal yang dilakukan olehUN untuk menjamin relawannya, yakni, pertama, kesehatan, ini adalah program utama yang dilakukan UN untuk relawannya agar terhindar dari penyakit untuk daerah-daerah pasca tragedy. Kedua, pendidikan, membekali
relawannya dengan pengetahuan mengenai daerah bencana kepada relawannya, dan yang ketiga, komunikasi, membuat jalur komunikasi yang lancar agar selalu dapat diketahui keberadaannya.
Berdasarkan harkatnya, manusia adalah juga mahluk sosial yang suka membantu sesamanya, selain itu didalam agama manapun diajarkan untuk saling tolong menolong. Adalah manusia yang baik jika dia bermanfaat untuk manusia lainnya. Oleh karena itulah para relawan hadir di dunia ini. Pejuang kemanusiaan yang memberikan tenaganya untuk membantu sesamanya. Melakukan semua dengan keikhlasan atas dasar kemanusiaan.
Sayangnya, kurangnya sosialisasi mengakibatkan peringatan Hari Relawan Sedunia ini hanya dihadiri oleh sebagian relawan dari beberapa organisasi-organisasi non profit yang ada di Indonesia. Semoga harapan penyelenggara dengan diadakan acara ini dapat mempererat dan memperluas jejaring antara organisasi non-profit, swasta, instansi pemerintahan serta para individual yang pernah menjadi relawan dapat tercapai dan semakin banyak pihak yang akan terlibat pada peringatan ini ditahun-tahun mendatang. Perayaan ini paling tidak telah mampu membuat kita berpikir bahwa menjadi relawan adalah sebuah pilihan hidup yang juga patut dipikirkan. Untukmu relawan, Selamat Hari Relawan Sedunia.[v]
Navigasi darat adalah ilmu praktis. Kemampuan bernavigasi dapat terasah jika sering berlatih. Pemahaman teori dan konsep hanyalah faktor yang membantu, dan tidak menjamin jika mengetahui teorinya secara lengkap, maka kemampuan navigasinya menjadi tinggi. Bahkan seorang jago navigasi yang tidak pernah berlatih dalam jangka waktu lama, dapat mengurangi kepekaannya dalam menerjemahkan tanda-tanda di peta ke medan sebenarnya, atau menerjemahkan tanda-tanda medan ke dalam peta. Untuk itu, latihan sesering mungkin akan membantu kita untuk dapat mengasah kepekaan, dan pada akhirnya navigasi darat yang telah kita pelajari menjadi bermanfaat untuk kita, dan tanah air
Peta Peta adalah penggambaran dua dimensi (pada bidang datar) dari sebagian atau keseluruhan permukaan bumi yang dilihat dari atas, kemudian diperbesar atau diperkecil dengan perbandingan tertentu. Dalam navigasi darat digunakan peta topografi. Peta ini memetakan tempat-tempat dipermukaan bumi yang berketinggian sama dari permukaan laut menjadi bentuk garis kontur. Beberapa unsur yang bisa dilihat dalam peta : • Judul peta; biasanya terdapat di atas, menunjukkan letak peta • Nomor peta; selain sebagai nomor registrasi dari badan pembuat, kita bisa menggunakannya sebagai petunjuk jika kelak kita akan mencari sebuah peta • Koordinat peta; penjelasannya dapat dilihat dalam sub berikutnya • Kontur; adalah merupakan garis khayal yang menghubungkan titik titik yang berketinggian sama diatas permukaan laut. • Skala peta; adalah perbandingan antara jarak peta dan jarak horizontal dilapangan. Ada dua macam skala yakni skala angka (ditunjukkan dalam angka, misalkan 1: 25.000, satu senti dipeta sama dengan 25.000 cm atau 250 meter di keadaan yang sebenarnya), dan skala garis (biasanya di peta skala garis berada dibawah skala angka). • Legenda peta, adalah simbol-simbol yang dipakai dalam peta tersebut, dibuat untuk memudahkan pembaca menganalisa peta. Di Indonesia, peta yang lazim digunakan adalah peta keluaran Direktorat Geologi Bandung, lalu peta dari Jawatan Topologi, yang sering disebut sebagai peta AMS (American Map Service) dibuat oleh Amerika dan rata-rata dikeluarkan pada tahun 1960. Peta AMS biasanya berskala 1: 50.000 dengan interval kontur (jarak antar kontur) 25 m. Selain itu ada peta keluaran Bakosurtanal (Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional) yang lebih baru, dengan skala 1:50.000 atau 1:25.000 (dengan interval kontur 12,5m). Peta keluaran Bakosurtanal biasanya berwarna.
Koordinat Peta Topografi selalu dibagi dalam kotak-kotak untuk membantu menentukan posisi dipeta dalam hitungan koordinat. Koordinat adalah kedudukan suatu titik pada peta. Secara teori, koordinat merupakan titik pertemuan antara absis dan ordinat. Koordinat ditentukan dengan menggunakan sistem sumbu, yakni perpotongan antara garis-garis yang tegak lurus satu sama lain. Sistem koordinat yang resmi dipakai ada dua macam yaitu : 1. Koordinat Geografis (Geographical Coordinate) Sumbu yang digunakan adalah garis bujur (bujur barat dan bujur timur) yang tegak lurus dengan garis khatulistiwa, dan garis lintang (lintang utara dan lintang selatan) yang sejajar dengan garis khatulistiwa. Koordinat geografis dinyatakan dalam satuan derajat, menit dan detik. Pada peta Bakosurtanal, biasanya menggunakan koordinat geografis sebagai koordinat utama. Pada peta ini, satu kotak (atau sering disebut satu karvak) lebarnya adalah 3.7 cm. Pada skala 1:25.000, satu karvak sama dengan 30 detik (30), dan pada peta skala 1:50.000, satu karvak sama dengan 1 menit (60). 2. Koordinat Grid (Grid Coordinate atau UTM) Dalam koordinat grid, kedudukan suatu titik dinyatakan dalam ukuran jarak setiap titik acuan. Untuk wilayah Indonesia, titik acuan berada disebelah barat Jakarta (60 LU, 980 BT). Garis vertikal diberi nomor urut dari selatan ke utara, sedangkan horizontal dari barat ke timur. Sistem koordinat mengenal penomoran 4 angka, 6 angka dan 8 angka. Pada peta AMS, biasanya menggunakan koordinat grid. Satu karvak sebanding dengan 2 cm. Karena itu untuk penentuan koordinat koordinat grid 4 angka, dapat langsung ditentukan. Penentuan koordinat grid 6 angka, satu karvak dibagi terlebih dahulu menjadi 10 bagian (per 2 mm). Sedangkan penentuan koordinat grid 8 angka dibagi menjadi sepuluh bagian (per 1mm).
Analisa Peta Salah satu faktor yang sangat penting dalam navigasi darat adalah analisa peta. Dengan satu peta, kita diharapkan dapat memperoleh informasi sebanyak-banyaknya tentang keadaan medan sebenarnya, meskipun kita belum pernah mendatangi daerah di peta tersebut. 1. Unsur dasar peta Untuk dapat menggali informasi sebanyak-banyaknya, pertama kali kita harus cek informasi dasar di peta tersebut, seperti judul peta, tahun peta itu dibuat, legenda peta dan sebagainya. Disamping itu juga bisa dianalisa ketinggian suatu titik (berdasarkan pemahaman tentang kontur), sehingga bisa diperkirakan cuaca, dan vegetasinya. 2. Mengenal tanda medan Disamping tanda pengenal yang terdapat dalam legenda peta, kita dapat menganalisa peta topografi berdasarkan bentuk kontur. Beberapa ciri kontur yang perlu dipahami sebelum menganalisa tanda medan : • Antara garis kontur satu dengan yang lainnya tidak pernah saling berpotongan • Garis yang berketinggian lebih rendah selalu mengelilingi garis yang berketinggian lebih tinggi, kecuali diberi keterangan secara khusus, misalnya kawah • Beda ketinggian antar kontur adalah tetap meskipun kerapatan berubah-ubah Daerah datar mempunyai kontur jarang-jarang sedangkan daerah terjal mempunyai kontur rapat. Beberapa tanda medan yang dapat dikenal dalam peta topografi: a. Puncak bukit atau gunung biasanya berbentuk lingkaran kecil, tertelak ditengah-tengah lingkaran kontur lainnya. b. Punggungan terlihat sebagai rangkaian kontur berbentuk U yang ujungnya melengkung menjauhi puncak c. Lembahan terlihat sebagai rangkaian kontur berbentuk V yang ujungnya tajam menjorok kepuncak. Kontur lembahan biasanya rapat. d. Saddle, daerah rendah dan sempit diantara dua ketinggian e. Pass, merupakan celah memanjang yang membelah suatu ketinggian f. Sungai, terlihat dipeta sebagai garis yang memotong rangkaian kontur, biasanya ada di lembahan, dan namanya tertera mengikuti alur sungai. Dalam membaca alur sungai ini harap diperhatikan lembahan curam, kelokan-kelokan dan arah aliran. g. Bila peta daerah pantai, muara sungai merupakan tanda medan yang sangat jelas, begitu pula pulau-pulau kecil, tanjung dan teluk Pengertian akan tanda medan ini mutlak diperlukan, sebagai asumsi awal dalam menyusun perencanaan perjalanan.
Kompas Kompas adalah alat penunjuk arah, dan karena sifat magnetnya, jarumnya akan selalu menunjuk arah utara selatan (meskipun utara yang dimaksud disini bukan utara yang sebenarnya, tapi utara magnetis). Secara fisik, kompas terdiri dari : 1. Badan, tempat komponen lainnya berada 2. Jarum, selalu menunjuk arah utara selatan, dengan catatan tidak dekat dengan megnet lain/tidak dipengaruhi medan magnet, dan pergerakan jarum tidak terganggu/peta dalam posisi horizontal. 3. Skala penunjuk, merupakan pembagian derajat sistem mata angin. Jenis kompas yang biasa digunakan dalam navigasi darat ada dua macam yakni kompas bidik (misal kompas prisma) dan kompas orienteering (misal kompas silva, suunto dll). Untuk membidik suatu titik, kompas bidik jika digunakan secara benar lebih akurat dari kompas silva. Namun untuk pergerakan dan kemudahan ploting peta, kompas orienteering lebih handal dan efisien. Dalam memilih kompas, harus berdasarkan penggunaannya. Namun secara umum, kompas yang baik adalah kompas yang jarumnya dapat menunjukkan arah utara secara konsisten dan tidak bergoyang-goyang dalam waktu lama. Bahan dari badan kompas pun perlu diperhatikan harus dari bahan yang kuat/tahan banting mengingat kompas merupakan salah satu unsur vital dalam navigasi darat
Orientasi Peta Orientasi peta adalah menyamakan kedudukan peta dengan medan sebenarnya ( atau dengan kata lain menyamakan utara peta dengan utara sebenarnya). Sebelum anda mulai orientasi peta, usahakan untuk mengenal dulu tanda-tanda medan sekitar yang menyolok dan posisinya di peta. Hal ini dapat dilakukan dengan pencocokan nama puncakan, nama sungai, desa dll. Jadi minimal anda tahu secara kasar posisi anda dimana. Orientasi peta ini hanya berfungsi untuk meyakinkan anda bahwa perkiraan posisi anda dipeta adalah benar. Langkah-langkah orientasi peta: 1. Usahakan untuk mencari tempat yang berpemandangan terbuka agar dapat melihat tanda-tanda medan yang menyolok. 2. Siapkan kompas dan peta anda, letakkan pada bidang datar 3. Utarakan peta, dengan berpatokan pada kompas, sehingga arah peta sesuai dengan arah medan sebenarnya 4. Cari tanda-tanda medan yang paling menonjol disekitar anda, dan temukan tanda-tanda medan tersebut di peta. Lakukan hal ini untuk beberapa tanda medan 5. Ingat tanda-tanda itu, bentuknya dan tempatnya di medan yang sebenarnya. Ingat hal-hal khas dari tanda medan. Jika anda sudah lakukan itu semua, maka anda sudah mempunyai perkiraan secara kasar, dimana posisi anda di peta. Untuk memastikan posisi anda secara akurat, dipakailah metode resection.
Resection Prinsip resection adalah menentukan posisi kita dipeta dengan menggunakan dua atau lebih tanda medan yang dikenali. Teknik ini paling tidak membutuhkan dua tanda medan yang terlihat jelas dan dapat dibidik (untuk latihan resection biasanya dilakukan dimedan terbuka seperti kebon teh misalnya, agar tanda medan yang ekstrim terlihat dengan jelas). Tidak setiap tanda medan harus dibidik, minimal dua, tapi posisinya sudah pasti. Langkah-langkah melakukan resection: 1. Lakukan orientasi peta 2. Cari tanda medan yang mudah dikenali di lapangan dan di peta, minimal 2 buah 3. Dengan busur dan penggaris, buat salib sumbu pada tanda-tanda medan ersebut (untuk alat tulis paling ideal menggunakan pensil mekanik). 4. Bidik tanda-tanda medan tersebut dari posisi kita dengan menggunakan kompas bidik. Kompas orienteering dapat digunakan, namun kurang akurat. 5. Pindahkan sudut bidikan yang didapat ke peta dan hitung sudut pelurusnya. Lakukan ini pada setiap tanda medan yang dijadikan sebagai titik acuan. 6. Perpotongan garis yang ditarik dari sudut-sudut pelurus tersebut adalah posisi kita dipeta.
Intersection Prinsip intersection adalah menentukan posisi suatu titik (benda) di peta dengan menggunakan dua atau lebih tanda medan yang dikenali di lapangan. Intersection digunakan untuk mengetahui atau memastikan posisi suatu benda yang terlihat dilapangan tetapi sukar untuk dicapai. Sebelum intersection kita sudah harus yakin terlebih dahulu posisi kita dipeta. Biasanya sebelum intersection, kita sudah melakukan resection terlebih dahulu. Langkah-langkah melakukan intersection adalah: 1. Lakukan orientasi peta 2. Lakukan resection untuk memastikan posisi kita di peta. 3. Bidik obyek yang kita amati 4. Pindahkan sudut yang didapat ke dalam peta 5. Bergerak ke posisi lain dan pastikan posisi tersebut di peta. Lakukan langkah 1-3 6. Perpotongan garis perpanjangan dari dua sudut yang didapat adalah posisi obyek yang dimaksud.
Azimuth - Back Azimuth Azimuth adalah sudut antara satu titik dengan arah utara dari seorang pengamat. Azimuth disebut juga sudut kompas. Jika anda membidik sebuah tanda medan, dan memperolah sudutnya, maka sudut itu juga bisa dinamakan sebagai azimuth. Kebalikannya adalah back azimuth. Dalam resection back azimuth diperoleh dengan cara: a. Jika azimuth yang kita peroleh lebih dari 180º maka back azimuth sama dengan azimuth dikurangi 180º. Misal anda membidik tanda medan, diperoleh azimuth 200º. Back azimuthnya adalah 200º- 180º = 20º b. Jika azimuth yang kita peroleh kurang dari 180º, maka back azimuthnya dama dengan 180º ditambah azimuth. Misalkan, dari bidikan terhadap sebuah puncak, seiperoleh azimuth 160º, maka back azimuthnya adalah 180º+160º = 340º Dengan mengetahui azimuth dan back azimuth ini, memudahkan kita untuk dapat melakukan ploting peta (penarikan garis lurus di peta berdasarkan sudut bidikan). Selain itu sudut kompas dan back azimuth ini dipakai dalam metode pergerakan sudut kompas (lurus/ man to man). Prinsipnya membuat lintasan berada pada satu garis lurus dengan cara membidikaan kompas ke depan dan ke belakang pada jarak tertentu. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: • Titik awal dan titik akhir perjalanan di plot di peta, tarik garis lurus dan hitung sudut yang menjadi arah perjalanan (sudut kompas). Hitung pula sudut dari titik akhir ke titik awal. Sudut ini dinamakan back azimuth. • Perhatikan tanda medan yang menyolok pada titik awal perjalanan. Perhatikan tanda medan lain pada lintasan yang dilalui. • Bidikkan kompas seusai dengan arah perjalanan kita, dan tentukan tanda medan lain di ujung lintasan/titik bidik. Sudut bidikan ini dinamakan azimuth. • Pergi ke tanda medan di ujung lintasan, dan bidik kembali ke titik pertama tadi, untuk mengecek apakah arah perjalanan sudah sesuai dengan sudut kompas (back azimuth). • Sering terjadi tidak ada benda/tanda medan tertentu yang dapat dijadikan sebagai sasaran. Untuk itu dapat dibantu oleh seorang rekan sebagai tanda. Sistem pergerakan semacam ini sering disebut sebagai sistem man to man.
Merencanakan Jalur Lintasan Dalam navigasi darat tingkat lanjut, kita diharapkan dapat menyusun perencanaan jalur lintasan dalam sebuah medan perjalanan. Sebagai contoh anda misalnya ingin pergi ke gunung Semeru, tapi dengan menggunakan jalur sendiri. Penyusunan jalur ini dibutuhkan kepekaan yang tinggi, dalam menafsirkan sebuah peta topografi, mengumpulkan data dan informasi dan mengolahnya sehingga anda dapat menyusun sebuah perencanaan perjalanan yang matang. Dalam proses perjalanan secara keseluruhan, mulai dari transportasi sampai pembiayaan, disini kita akan membahas khusus tentang perencanaan pembuatan medan lintasan. Ada beberapa hal yang dapat dijadikan bahan pertimbangan sebelum anda memplot jalur lintasan. Pertama, anda harus membekali dulu kemampuan untuk membaca peta, kemampuan untuk menafsirkan tanda-tanda medan yang tertera di peta, dan kemampuan dasar navigasi darat lain seperti resection, intersection, azimuth back azimuth, pengetahuan tentang peta kompas, dan sebagainya, minimal sebagaimana yang tercantum dalam bagian sebelum ini. Kedua, selain informasi yang tertera dipeta, akan lebih membantu dalam perencanaan jika anda punya informasi tambahan lain tentang medan lintasan yang akan anda plot. Misalnya keterangan rekan yang pernah melewati medan tersebut, kondisi medan, vegetasi dan airnya. Semakin banyak informasi awal yang anda dapat, semakin matang rencana anda. Tentang jalurnya sendiri, ada beberapa macam jalur lintasan yang akan kita buat. Pertama adalah tipe garis lurus, yakni jalur lintasan berupa garis yang ditarik lurus antara titik awal dan titik akhir. Kedua, tipe garis lurus dengan titik belok, yakni jalur lintasan masih berupa garis lurus, tapi lebih fleksibel karena pada titik-titik tertentu kita berbelok dengan menyesuaian kondisi medan. Yang ketiga dengan guide/patokan tanda medan tertentu, misalnya guide punggungan/guide lembahan/guide sungai. Jalur ini lebih fleksibel karena tidak lurus benar, tapi menyesuaikan kondisi medan, dengan tetap berpatokan tanda medan tertentu sebagai petokan pergerakannya. Untuk membuat jalur lintasan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. 1. Usahakan titik awal dan titik akhir adalah tanda medan yang ekstrim, dan memungkinkan untuk resection dari titik-titik tersebut. 2. Titik awal harus mudah dicapai/gampang aksesnya 3. Disepanjang jalur lintasan harus ada tanda medan yang memadai untuk dijadikan sebagai patokan, sehingga dalam perjalanan nanti anda dapat menentukan posisi anda di peta sesering mungkin. 4. Dalam menentukan jalur lintasan, perhatikan kebutuhan air, kecepatan pergerakan vegetasi yang berada dijalur lintasan, serta kondisi medan lintasan. Anda harus bisa memperkirakan hari ke berapa akan menemukan air, hari ke berapa medannya berupa tanjakan terjal dan sebagainya. 5. Mengingat banyaknya faktor yang perlu diperhatikan, usahakan untuk selalu berdiskusi dengan regu atau dengan orang yang sudah pernah melewati jalur tersebut sehingga resiko bisa diminimalkan.
Penampang Lintasan Penampang lintasan adalah penggambaran secara proporsional bentuk jalur lintasan jika dilihat dari samping, dengan menggunakan garis kontur sebagai acuan.. Sebagaimana kita ketahui bahwa peta topografi yang dua dimensi, dan sudut pendangnya dari atas, agak sulit bagi kita untuk membayangkan bagaimana bentuk medan lintasan yang sebenarnya, terutama menyangkut ketinggian. Dalam kontur yang kerapatannya sedemikian rupa, bagaimana kira-kira bentuk di medan sebenarnya. Untuk memudahkan kita menggambarkan bentuk medan dari peta topografi yang ada, maka dibuatlah penampang lintasan. Beberapa manfaat penampang lintasan : 1. Sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun perencanaan perjalanan 2. Memudahkan kita untuk menggambarkan kondisi keterjalan dan kecuraman medan 3. Dapat mengetahui titik-titik ketinggian dan jarak dari tanda medan tertentu Untuk menyusun penampang lintasan biasanya menggunakan kertas milimeter block, guna menambah akurasi penerjemahan dari peta topografi ke penampang. Langkah-langkah membuat penampang lintasan: a. Siapkan peta yang sudah diplot, kertas milimeter blok, pensil mekanik/pensil biasa yang runcing, penggaris dan penghapus b. Buatlah sumbu x, dan y. sumbu x mewakili jarak, dengan satuan rata-rata jarak dari lintasan yang anda buat. Misal meter atau kilometer. Sumbu y mewakili ketinggian, dengan satuan mdpl (meter diatas permukaan laut). Angkanya bisa dimulai dari titik terendah atau dibawahnya dan diakhiri titik tertinggi atau diatasnya. c. Tempatkan titik awal di sumbu x=0 dan sumbu y sesuai dengan ketinggian titik tersebut. Lalu peda perubahan kontur berikutnya, buatlah satu titik lagi, dengan jarak dan ketinggian sesuai dengan perubahan kontur pada jalur yang sudah anda buat. Demikian seterusnya hingga titik akhir. d. Perubahan satu kontur diwakili oleh satu titik. Titik-titik tersebut dihubungkan sat sama lainnya hingga membentuk penampang berupa garis menanjak, turun dan mendatar. e. Tembahkan keterangan pada tanda-tanda medan tertentu, misalkan nama-nama sungai, puncakan dan titik-titik aktivitas anda (biasanya berupa titik bivak dan titik istirahat), ataupun tanda medan lainnya. Tambahan informasi tentang vegetasi pada setiap lintasan, dan skala penampang akan lebih membantu pembaca dalam menggunakan penampang yang telah dibuat.
This e-mail was sent to you by Moore Medical - The Supply Experts® since 1947.
To order by phone call, 1-888-224-8290. Provide Key Code: N861 and Key Letter: 7QM3
Catalog in effect 12/4/2006 - 12/15/2006.
Get FREE GROUND SHIPPING to the lower 48 states on orders of $100 or more.
LIVE ONLINE HELP is available Monday-Friday, 8am-8pm ET. In-stock orders placed
by 4pm your time SHIP SAME DAY. We gladly accept Mastercard, Visa, American Express and SmartPay.
Your privacy is important to us. Click here to view our privacy policy.
Fundamentals of Search and Rescue ada di review buku
http://rescue.or.id buku teks bagi organisasi nasional sar seluruh dunia.
kalo ada yang punya coba di bantu rekan kita...
--- In indofirstaid@yahoogroups.com, kemalaz yapas <kemalaz@...> wrote:
>
> Waduh , kok namanya serem amat ya?
> Jangan pakai nama atau ID yang seram gitu dong , ntar teman-teman
pada takut atau sekurangnya pada ragu2 tuk bantuin.
>
>
> salam
>
> kemala
>
> setan cabul <setancabul@...> wrote:
Halo.
>
> Ada yang punya buku Fundamentals of Search and Rescue
> (Donald c. Cooper)? Mungkin saya bakal butuh buku itu,
> beli, pinjem, kopi, scan, foto, atau begimana aja yang
> bisa. Ada yang punya?
>
> Makasih.
>
> setan
>
> __________________________________________________________
> Yahoo! Music Unlimited
> Access over 1 million songs.
> http://music.yahoo.com/unlimited
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.
>
Waduh , kok namanya serem amat ya? Jangan pakai nama atau ID yang seram gitu dong , ntar teman-teman pada takut atau sekurangnya pada ragu2 tuk bantuin.
salam
kemala
setan cabul <setancabul@...> wrote:
Halo.
Ada yang punya buku Fundamentals of Search and Rescue (Donald c. Cooper)? Mungkin saya bakal butuh buku itu, beli, pinjem, kopi, scan, foto, atau begimana aja yang bisa. Ada yang punya?
Makasih.
setan
__________________________________________________________ Yahoo! Music Unlimited Access over 1 million songs. http://music.yahoo.com/unlimited
Halo.
Ada yang punya buku Fundamentals of Search and Rescue
(Donald c. Cooper)? Mungkin saya bakal butuh buku itu,
beli, pinjem, kopi, scan, foto, atau begimana aja yang
bisa. Ada yang punya?
Makasih.
setan
________________________________________________________________________________\
____
Yahoo! Music Unlimited
Access over 1 million songs.
http://music.yahoo.com/unlimited
----- Original Message ---- From: anton wibowo <anton_ramadhani@...> To: indofirstaid@yahoogroups.com Sent: Saturday, December 2, 2006 12:55:54 PM Subject: Re: [indofirstaid.com]: Cari materi2 SAR
mas aku punya file tapi masalah IMPK aja itupun gak banyak2 amat,mau ga...
itu kemaren file buat pendidikan juga seh
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! mempunyai perlindungan terbaik terhadap spam. http://id.mail. yahoo.com/
Cheap Talk? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call rates.
salam.
Saya juga mau file-nya dong. Saya juga sedang nyari
bahan-bahan dan segalanya tentang Search and Rescue
untuk keperluan tugas akhir (bidang arsitektur).
Terimakasih :)
setan
--- anton wibowo <anton_ramadhani@...> wrote:
> mas aku punya file tapi masalah IMPK aja itupun gak
> banyak2 amat,mau ga...
> itu kemaren file buat pendidikan juga seh\
________________________________________________________________________________\
____
Do you Yahoo!?
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.
http://new.mail.yahoo.com
Dear teman sejawat, saya membutuhkan informasi ttg jadwal atls tahun 2007 di seluruh indonesia. Apakah ada teman sejawat yang bisa membantu saya? Atas informasinya saya ucapkan terimakasih.