Search the web
Sign In
New User? Sign Up
dokter_umum
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Hear how Yahoo! Groups has changed the lives of others. Take me there.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
Aspek Medis Tanda Lahir   Message List  
Reply | Forward Message #10043 of 21150 |
Aspek Medis Tanda Lahir


Semua orang pasti pernah melihat bahkan memiliki
sendiri apa yang disebut kalangan awam dengan tanda
lahir. Bagi mereka, tanda lahir merupakan bercak pada
kulit yang dibawa sejak lahir, bisa berupa tahi lalat,
bercak hitam dan sebagainya. Kalangan medis sendiri
menyebutnya sebagai birthmarks yang memang memiliki
arti sama bila diterjemahkan, namun dengan batasan
yang lebih luas berdasarkan tiap-tiap tanda yang
dijumpai. Apa yang ada dibalik tanda yang sebagian
bisa dianggap sebagai kelainan medis ini, penyebabnya,
bentuk-bentuknya, mungkin ada baiknya diketahui untuk
mengetahui tindakan yang bakal ditempuh selanjutnya
dengan tanda lahir tersebut.

Sekilas Tentang Tanda Lahir
Defenisi medis menyebutkan bahwa tanda lahir merupakan
kelainan kulit pada anak baru lahir (neonatus) dimana
satu atau lebih komponen normal kulit dijumpai dalam
jumlah berlebih per unit area ; dapat berupa pembuluh
darah, pembuluh limfa, sel pigmen, folikel rambut,
kelenjar keringat, epidermis, kolagen, elastin atau
komponen kulit lainnya. Disamping itu, istilah nevus
yang sering disinonimkan dengan tahi lalat juga sering
digolongkan sebagai tanda lahir.

Kata yang berasal dari kata Latin 'naevus' memang
berarti tanda dari ibu. Kasusnya sangat sering
dijumpai dan sangat umum, bahkan sebuah survei
menyebutkan angka insidensnya mencapai 99% pada
neonatus. Mereka membagi tanda lahir ini atas
pembagian yang berbeda-beda, namun berdasarkan
jenisnya ada banyak yang sering dijumpai, antara lain
yang disebut Mongolian spots yang sering dijumpai pada
bayi Asia dan kulit hitam, salmon patch, port-wine
stain, strawberry marks, nevus sebaseus, bercak café
au lait dan masih banyak lagi.

Secara lebih besar, penggolongan lain menggolongkannya
dalam tanda lahir sel pigmen dimana pigmen lebih
berperan, tanda lahir epidermal, tanda lahir jaringan
ikat, saluran limfa serta tanda lahir vaskuler.
Prognosisnya sendiri juga bermacam-macam, ada yang
menetap secara permanen, ada yang bisa menghilang
spontan atau malah ada yang berhubungan dengan
kelainan organ atau sistem tubuh. Karena itu tak semua
tanda lahir pada hakikatnya harus dibiarkan saja,
melainkan harus mendapat penatalaksanaan yang benar
berdasarkan jenisnya serta berdasarkan pertimbangan
estetis, fungsional serta psikologis.

Mongolian Spots
Mongolian spots merupakan bercak rata berwarna biru,
biru hitam, atau abu-abu dengan batas tegas, bisa
berukuran sangat besar dan umumnya terdapat pada sisi
punggung bawah, juga paha belakang, kaki, punggung
atas dan bahu. Bercak ini bisa muncul secara soliter
atau multipel, dan biasanya memudar pada beberapa
tahun pertama walaupun sering juga menetap hingga
dewasa. Penyebabnya sendiri adalah terdapatnya
melanosit yang mengandung melanin. Bercak ini hanya
merupakan lesi jinak dan tak berhubungan dengan
kelainan-kelainan sistemik.

Bercak café au lait
Bercak ini biasanya berwarna coklat muda sampai coklat
tua seperti kopi susu sesuai dengan nama yang
diberikan, tidak teratur dan besarnya sekitar 3-5 mm,
lokasinya juga bisa pada seluruh tubuh. Kasusnya cukup
jarang dijumpai dan tidak berpotensi menjadi ganas,
namun cenderung menetap dan bertambah besar serta
banyak seiring dengan pertambahan umur.

Yang perlu diperhatikan, bila pada anak terdapat dalam
jumlah 5 atau lebih dan berdiameter lebih dari 5 mm
bercak ini biasanya berhubungan dengan suatu kelainan
sistemik yang dikenal dengan neurofibromatosis
Von-Recklinghausen. Pada usia yang lebih besar, bercak
multipel berukuran 1-4 cm pada ketiak merupakan tanda
diagnostik untuk kelainan ini. Bila dicurigai
berhubungan dengan kelainan ini, bercak ini perlu
dibuang dengan menggunakan laser dengan teknik
Q-switched selama satu hingga beberapa kali terapi.

Nevus nevoselularis
Bercak ini bisa rata maupun sedikit meninggi berupa
bintil dan bervariasi dari warna kulit coklat hingga
kehitaman. Besarnya sekitar 2-4 mm, dan bisa berlokasi
dimanapun pada tubuh. Kasusnya cukup jarang dan juga
sering meningkat dengan pertambahan usia. Nevus
nevoselularis yang dibawa dari lahir disebut nevus
kongenitalis dengan ukuran bervariasi hingga beberapa
cm serta biasanya meliputi area luas dari tubuh,
anggota gerak serta wajah.

Tak jarang pula bercak ini berambut dan sering disebut
kalangan awam sebagai tembong. Bercak yang besar
(giant) bisa berpotensi menjadi ganas dan bila
terdapat di sepanjang tulang belakang biasanya
berhubungan dengan kelainan sistemik lain dari yang
ringan hingga yang cukup serius, begitu pula yang
terdapat dalam bentuk besar di kepala atau leher. Bila
dicurigai barulah diambil tindakan berupa shaving,
eksisi atau dermabrasi (pengikisan), itupun tidak ada
jaminan untuk tidak berulang lagi.

Nevus Verukosus Epidermal
Pada neonatus tampak berwarna merah muda atau sedikit
kecoklatan dengan bentuk garis atau bercak meninggi,
berbatas tegas dengan ukuran bervariasi dan jumlah
dari satu hingga banyak. Lokasinya jarang pada kepala
dan tidak melewati garis tengah tubuh. Bercak ini pada
sebagian kasus sering bertambah gelap dan menebal,
serta berbau busuk dan basah, dan sebagian lagi bisa
berkembang menjadi tumor jinak maupun ganas.

Bercak yang luas juga bisa berhubungan dengan kelainan
organ lain yang dikenal sebagai sindroma nevus
epidermal mulai dari neurologis hingga kelainan tulang
dan kelainan lain yang lebih serius. Pengobatan dalam
kasus-kasus ini meliputi penggunaan podofilin, asam
salisilat, asam laktat atau retinoat secara kontinu,
dan pilihan terakhir secara defenitif dengan
pembedahan maupun laser, itupun tetap dengan resiko
muncul kembali atau rekurensi.

Nevus Sebaseus
Bercak ini biasanya meninggi dan cukup besar dari 1-10
cm, bisa tunggal maupun banyak. Bentuknya beragam dan
cenderung berwarna merah muda, kekuningan, jingga
hingga coklat. Lokasinya bisa di kepala, leher,
sekitar daun telinga, dahi serta bagian tengah wajah.
Kasusnya cukup jarang dan pada kulit kepala biasanya
disertai tidak tumbuhnya rambut sehingga sering
menimbulkan keluhan kosmetis.

Lesi bisa makin menebal dan meninggi dengan
pertambahan usia serta berpotensi menjadi ganas
sebagai karsinoma sel basal atau skuamosa. Bila
berhubungan dengan kelainan organ lain sering dikenal
sebagai sindroma nevus epidermal. Pengobatan yang
dianjurkan adalah dengan membuang lesi secara eksisi
dengan atau tanpa tandur kulit pada masa menjelang
dewasa untuk menghindari resiko keganasan.

Nevus Jaringan Ikat
Nevus jaringan ikat dijumpai berupa area kulit menebal
yang bisa berwarna sama, namun tak jarang berwarna
kemerahan berdiameter 2-15 cm. Mayoritas nevus
jaringan ikat ini didiagnosa sebagai kolagenoma atau
elastoma yang muncul tunggal atau multipel dengan
bentuk permukaan yang berbeda-beda.

Kelainan ini juga sering berhubungan dengan kelainan
organ lain, sedangkan elastoma sering diturunkan
secara autosomal domina. Walaupun begitu, nevus
jaringan ikat ini sendiri umumnya tidak berbahaya bila
tak dijumpai kelainan organ. Penanganannya bila
diperlukan bisa dengan cara eksisi untuk
pembuangannya.

Limfangioma
Limfangioma dikenal juga sebagai tanda lahir saluran
limfa yang bisa ditemukan dimana saja termasuk membran
mukosa. Bentuknya merupakan bintil tembus pandang
berukuran kecil sekitar 2-4 mm. Jika terkena trauma
bisa berwarna merah gelap karena ada perdarahan. Jika
ada keluhan kosmetis penanganan yang dianjurkan adalah
eksisi, laser atau krioterapi.

Salmon patch
Salmon patch yang termasuk dalam tanda lahir vaskuler
dalam penggolongan besarnya ini bisa digolongkan
sebagai malformasi vaskuler dan tampak berupa bercak
berwarna merah muda, tidak teratur dan sering dijumpai
di tengkuk, kelopak mata atas, kening dan bibir atas.
Lesi di wajah bisa memudar dengan cepat dalam waktu
sekitar 1 tahun sedangkan di tengkuk biasanya menetap.
Tidak ada penanganan yang dianjurkan karena tidak ada
kecenderungan keganasan dan bercak di tengkuk juga
bisa ditutupi oleh rambut.

Port-wine Stain
Sesuai dengan namanya, kelainan yang juga tergolong
dalam malformasi vaskuler ini berwarna merah anggur
atau keunguan dan bisa bertambah gelap dengan
pertambhan umur. Bentuknya tidak teratur dengan ukuran
bervariasi dari beberapa milimeter hingga benar-benar
luas. Lokasi tersering adalah wajah dimana survei
mendapati sisi kanan lebih sering dari kiri tanpa
penyebab yang pasti, maupun anggota gerak. Banyak
sindrom yang dihubungkan dengan tanda lahir ini dan
sering berupa sindroma yang berhubungan dengan
kelainan saraf dan beberapa bentuk malformasi organ.
Penanganannya dilakukan dengan laser bermetode
Flashlamp Pulsed Dye Laser, dan cukup aman bagi
anak-anak maupun dewasa.

Hemangioma
Hemangioma yang tergolong dalam tanda lahir vaskuler
merupakan tumor jinak dari bagian endotel pembuluh
darah. Bercak yang dijumpai berwarna putih, kebiruan,
seperti benang-benang halus (telangiektasi) atau
bintil merah. Setelah dijumpai waktu lahir, hemangioma
sering menunjukkan perkembangan cepat pada usia 3-9
bulan, diikuti dengan 6-9 bulan fase stabilisasi dan
involusi pada usia 2-9 tahun dengan perubahan
progresif memudarnya warna dan penyusutan komponen
subkutan.

Sekitar usia 10 tahun, proses involusi ini biasanya
selesai. Kebanyakan hemangioma akan mengalami regresi
pada usia 9 tahun dan sebagian lagi pada usia 5 tahun.
Kulit bisa menjadi normal kembali atau meninggalkan
cacat berupa bercak keputihan atau parut. Bila tidak
ada penyulit atau komplikasi yang dijumpai khususnya
bagi hemangioma yang berlokasi di wajah atau kelamin
serta bentuk lain yang mengganggu struktur dan fungsi,
hemangioma sebaiknya diterapi sebelum masa pertumbuhan
cepat.

Obat-obat steroid oral bisa menjadi pilihan dengan
dosis diturunkan bertahap, atau penyuntikan steroid
intralesi yang harus dilakukan berhati-hati pada
organ-organ sensitif seperti sekitar mata. Terapi yang
tergolong baru adalah dengan inetrferon alfa-2-a atau
pulsed dye laser.

Dari sebagian jenis-jenis tanda lahir yang disebutkan
diatas, memang tak semuanya berpotensi menjadi ganas.
Karena itu tetap perlu adanya observasi pada kelainan
bentuk yang terjadi meskipun pada kenyataannya tak
banyak tanda lahir yang atau terlambat mendapat
penanganan tepat. Dengan mencermati kelainan yang
muncul sejak pemeriksaan rutin bayi, maka beberapa
bentuk tanda lahir yang berbahaya tadi diharapkan bisa
dicegah dengan penanganan yang benar.





------------------------------------------





Wed Jun 8, 2005 11:17 pm

mudadankaya
Offline Offline
Send Email Send Email

Forward
Message #10043 of 21150 |
Expand Messages Author Sort by Date

Aspek Medis Tanda Lahir Semua orang pasti pernah melihat bahkan memiliki sendiri apa yang disebut kalangan awam dengan tanda lahir. Bagi mereka, tanda lahir...
Ario Haris
mudadankaya
Offline Send Email
Jun 9, 2005
4:32 am
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help