|
RE: [anakku] Bayi laki2 disunat
Dear Mba Sully,
Sebenarnya belum umum sih bayi baru lahir langsung disunat, tapi menurut
dsa anak saya dan dsog dan beberapa dokter yang pernah saya tanya,
katanya itu lebih baik, untuk menghindari terjadinya penyumbatan pada
saluran kencing bayi laki2 tersebut.
Dan bayi disunat biasanya recovery-nya tidak membutuhkan waktu lama,
karena aktifitas si bayi belum banyak (pergerakannya belum terlalu
aktif), sehingga mempercepat penyembuhan. Kalo Mba Sully muslim, ada
kok fiqih nya yang menyatakan bayi baru lahir bisa langsung disunat dan
ini tidak mengganggu pertumbuhan badannya. (Soalnya ada yang bilang
kalo disunat di usia muda/masih kecil, nanti badannya gak bisa besar)
Sunat menurut medis perlu karena daging lebih (saya kurang tau apa
istilah kedokterannya) yang ada diujung penis, menjadi tempat
bersembunyinya kotoran2 entah itu bedak, mungkin juga kotoran (ee) nya
yang gak ter-notice oleh Ibunya mengumpul disitu, dan faktor ini yang
rata2 menyebabkan si anak suka menderita penyumbatan saluran
kencing...(lagi-lagi istilah kedokterannya saya kurang tau). Dan ini
pernah terjadi pada anak teman saya dan keponakan saya.
Maka dari itu, biasanya dokter tidak menganjurkan bayi diberi bedak
didaerah alat vitalnya....dan sebaiknya bersihkan daerah ujung penis
dengan cara menarik kulit/dagingnya (membuka tutup penisnya --- maaf
agak vulgar) dan dibersihkan dengan kapas yang diberi air hangat,
perlahan2.
Kalo bayi saya kulit/daging/penutup penisnya belum bisa ditarik, jadi
kata dokter sih jangan dipaksa..yang penting ya..itu tadi, selalu
dibersihkan apabila dia pipis/BAB dengan air (hangat is better).
Maap kalo kurang membantu.... :)
-Bundanya Bilal-
|