Search the web
Sign In
New User? Sign Up
TaManBinTaNG
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Want your group to be featured on the Yahoo! Groups website? Add a group photo to Flickr.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
Tingkatan Nafs Dalam Diri Kita   Message List  
Reply | Forward Message #8573 of 9340 |
Tingkatan Nafs Dalam Diri Kita

By: agussyafii

Kemaren sore saya berjumpa dengan seorang teman. Kami berdiskusi tentang Nafs
atau jiwa. teman itu bertanya, 'apakah nafs diseseorang itu konsisten?' Saya
katakan padanya, 'Tidak, bergantung bagaimana kita menjaga kesucian nafs atau
jiwa.'

Nafs itu diciptkan Allah SWT secara sempurna, tetapi ia harus tetap dijaga
kesuciannya, sebab ia bisa rusak jika dikotori dengan perbuatan maksiat.
Kualitas nafs tiap orang bereda-beda berkaitan dengan bagaimana usaha menjaganya
dari hawa (Q.,s.al-Na-zi'at/79:40), yakni dari kecendrungannya kepada syahwat,
karena menuruti dorongan syahwat itu, seperti yang dikatakan oleh al-Maraghi,
merupakan tingkah laku hewan yang dengan itu manusia telah menyia-nyiakan
potensi akal yang menandai keistimewaannya.

Dalam bahasa Indonesia, syahwat yang menggoda manusia sering disebut dengan
istilah hawa nafsu, yakni dorongan nafsu yang cenderung bersifat rendah.

Al-Qur'an membagi tingkatan nafs pada dua kelompok besar, yaitu nafs martabat
tinggi dan nafs martabat rendah. Nafs  martabat tinggi memiliki oleh orang-orang
takwa, yang takut kepada Allah dan berpegang teguh kepada petunjuk-Nya serta
menjauhi larangan-Nya. Sedangkan nafs martabat rendah memiliki oeh orang-orang
yang menentang perintah Allah dan yang mengabaikan ketentuan-ketentuan-Nya,
serta orang-orang yang sesat, yang cenderung berperilaku menyimpang dan
melakukan kekejian serta kemungkaran.

Secara ekplisit al-Qur'an menyebut tiga jenis nafs, yaitu

1. (al-nafs al-muthma'innah),
2. (al-nafs al-lawwamah), dan
3. (al-nafs al-ammarah bi al-su)

Ketiga jenis nafs tersebut merupakan tingkatan kualitas, dari yang terendah
hingga yang tertinggi. Ayat-ayat yang secara ekplisit menyebut ketuga jenis nafs
itu adalah sebagai berikut:

Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi
diridlai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-Ku, dan masuklah kedalam
surga-Ku (Q,. s. al-Fajr / 89-27-30).

Aku besumpah dengan hari kiamat, dn aku bersumpah dengan jiwa amat
menyesali(dirinya senderi) (Q,. s. al-Qiyamah / 75:1-2).

Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu
selalu menyuruh kapada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku.
Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha penyayang (Q., s. Yusuf / 12:53).

Di samping tiga penggolongan tersebut, al-Qur'an juga menyebut term pada anak
yang belum dewasa, seperti tersebut dalam surat al-Kahf / 18:73:

Maka berjalanlah keduanya, hingga ketika keduanya berjumpa dengan seorang anak,
maka khidir membunuhnya. Musa berkata: mengapa kamu bunuh jiwa yang suci, bukan
dia membunuh orang lain? Sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang mungkar
(Q,. s. al-Kahf / 18-74).
    
Maka empat tingkatan itu dapat digambarkan bahwa pada mulanya, yamni ketika
seorang manusia belum mukallaf, jiwamya masih suci (zakiyah). Ketika sudah
mencapai mukallaf  dan berinteraksi dengan lingkungan kehidupan yang menggoda,
jika ia merespons secara positif terhadap lingkungan hidupnya maka nafs itu
dapat meningkat menjadi nafs muthma'innah setelah terlebih dahulu memproses di
dalam tingkatan nafs lawwamah telah mencapai tingkat muthma'innah pastilah ia
menyandang predikat zakiyah pula.Akan tetapi jika nafs itu merespon lingkungan
secara negative, maka ia dapat menurun manjadi nafs ammarah dengan segala
karaterristik buruknya.


Wassalam,
agussyafii
--
jangan lupa program 'Amalia Cinta Bumi (ACIBU) Minggu, tanggal 17 Mei 2009, di
Rumah Amalia, Jl. Subagyo Blok ii 1, no.23 Komplek Peruri, RT 001 RW 09,
Sudimara Timur, Ciledug. TNG. Program 'Amalia Cinta Bumi (ACIBU)' mengajak.
'Mari, hindari penggunaan kantong plastik berlebihan, bawalah kantong belanja
sendiri. Sebab Kantong plastik jenis polimer sintetik sulit terurai- Bila
dibakar, menimbulkan senyawa dioksin yang membahayakan- Proses produksinya
menimbulkan efek berbahaya bagi lingkungan.' Mari kirimkan dukungan anda pada
program 'Amalia Cinta Bumi' (ACIBU) melalui http://agussyafii.blogspot.com,
http://id-id.facebook.com/people/Agus-Syafii-Muhamad/861635703  atau sms 087
8777 12431
 






[Non-text portions of this message have been removed]




Fri May 15, 2009 4:24 am

agussyafii
Offline Offline
Send Email Send Email

Forward
Message #8573 of 9340 |
Expand Messages Author Sort by Date

Tingkatan Nafs Dalam Diri Kita By: agussyafii Kemaren sore saya berjumpa dengan seorang teman. Kami berdiskusi tentang Nafs atau jiwa. teman itu bertanya,...
muhamad agus syafii
agussyafii
Offline Send Email
May 15, 2009
4:33 am
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help